Problematika Travellers / Mountainers

Assalamualaikum. Wr. Wb
Halloo sahabat travellers jumpa lagi dengan saya travellers yang belum dapat gelar sejati alias travellers awam... hihihi... :D tidak masalah karna memang problematika yang saya hadapi belum kunjung selesai untuk mencari gelar sebagai seorang traveslers sejati seperti kalian yang sudah keliling kemana mana..hehehe
ngomong-ngomong soal problematika travellers berikut saya akan ulas tentang problematika travellers yang sedang saya hadapi dan mungkin bukan hanya saya.

1. Fase Pertama (Waktu ada, energi ada, uang tak ada)
Fase pertama ini saya mulai waktu masih kecil saat masih duduk di bangku SD, saat waktu dimana tak pernah mengenal lelah dalam bermain, waktu masih kecil saya sudah mempunyai jiwa petualang meskipun cuman main main di sawah.. ckck karna di samping saya hidup disebuah pedesaan saya juga tidak punya banyak budget untuk melakukan bepergian yang jauh... ckckck paling paling cuman bisa ikut kemah sekolahan waktu masih SD dan pas perpisahan sekolahan, setiap punya liburan panjang juga gak pernah diajak kemana mana sama keluarga karna memang saya terlahir dari keluarga yang tidak miskin dan tidak kaya, tidak seperti yang lain yang setiap liburan selalu pergi berwisata.

2. Fase Kedua (Waktu ada, energi ada, uang tak ada)
Fase kedua saat mulai beranjak dewasa dengan status anak SMP setelah lulus SD problematika saya sebagai seorang travellers masih sama kaya jaman waktu masih SD, cuman bedanya waktu SMP sudah mulai berani pergi ke kota yang jaraknya lumayan jauh dari desa, lumayan modal baju seragam biar bayarnya murah,selain itu juga sudah bisa mandiri dengan mengadakan perjalanan kecil semacam lintas alam dan ngecam di bukit xixixixi

3. Fase Keempat (Waktu ada, energi ada, uang tak ada)
Fase keempat saat waktu kuliah, waktu kuliah sebenernya waktu yang pas untuk menyalurkan hobi menjadi seorang traveler karna di kampus ada sebuah ukm mapala yang kegiatanya bepergian mendaki gunung yang jelas itu saya banget.. namun bodohnya  diriku saya tidak ikut tergabung dalam komunitas tersebut, lagi lagi masalah dana yang menjadi hambatan, padahal waktu itu sudah sempet isi formulir cuman karna saat itu disuruh nyiapin perlengkapan yang harganya mahal-mahal saya jadi mundur karna selain itu juga karna denger dari gosip mahasiswa lain kalau ikut komunitas mapala itu nanti lulus kuliahnya lama :( dan saya gak mau hal itu menimpa pada diri saya meskipun kenyataanya sama aja saya lulus dengan semester 10 :'( namun meskipun saya tidak mengikuti komunitas tersebut saya masih suka bepergian dengan teman teman meskipun dengan jarak yang tidak jauh...

3. Fase Kelima (energi ada, uang ada, waktu tak ada)
setelah lulus kuliah berharap bisa mendapatkan pekerjaan yang baik dengan gaji yang besar agar bisa ngetrip kemana mana, namun ikatan pekerjaanlah yang menghambat, setiap tahun hanya memandangi kalendar berharap ada tanggal merah yang panjang.. heuu heuu...

4. Fase Kelima ( waktu ada, uang ada energi tak ada)
Saya berdoa buat sobat travellers semua jangan sampai ditahap ini, dimana hobi anda tidak tersalurkan karna tidak bisa bergerak untuk membangun sebuah usaha sendiri. terpaku dengan nyamanya pekerjaan yang jelas tidak bisa membuat kita bebas kemana mana.

oke jadi pelajaran yang harus diambil dari dari tulisan saya yang di atas bahwa menjadi seorang travellers itu harus pintar, pintar nyari kerjaan yang pas, pintar berwirausaha, supaya waktu kita tidak dibatasi oleh ikatan pekerjaan, jadi untuk kalian yang mungkin masih ditahap tiga manfaatkan kesempatan itu.

Note : Fase Problematika di atas tidak semuanya benar itu hanya kisah pribadi saja. dan saya juga sebenernya blunder sendiri menulis artikel ini... hiks hiks..

4 komentar

Silahkan tinggalkan jejajak dengan berkomentar
- Jangan lupa Check Notif Me.

Jangan Lupa Share, Follow Tweet dan IG : @mas_adventure

For business inquiries
zainalmutakin.pml@gmail.com