Tentang Pendaki Kekinian dan Kelamaan

This is my Opinion

Karena akhir akhir ini banyak yang membahas tentang pendaki kekinian saya jadi pengen ikut ikutan beropini, bukanya sok pinter atau apalah apalah tapi cuman sedikit meluapkan keresahan keresahan yang selama ini menggaggu hidupku :( oke... hehehe
Kegiatan mendaki gunung akhir akhir ini memang lagi banyak di gemari, selain karena hobi hal ini juga dipengaruhi dari film film tentang pendakian dan para pendaki  gunung yang seringkali menerbitkan fotonya di media sosial, sehingga memicu para pemuda yang awalnya tidak suka menjadi penasaran dan ingin mencobanya.

Ngomong ngomong soal mendaki gunung  ada beberapa  tipe pendaki gunung di jaman sekarang yaitu pendaki kekinian dan kelamaan  yang katanya:

Berdasarkan yang saya kutip dari liburmulu.com pendaki kekinian ialah pendaki gunung yang memeiliki tipe tipe sebagai berikut :
1.    Pendaki kertas
       -    Pendaki yang naik gunung hanya bermodalkan kertas sama spidol
2.    Pendaki pemetik bunga
       -    Pendaki yang gatel banget metik edelweis
3.    Pendaki sok nasionalis
       -    Pendaki yang naik gunung bawa bendera terus mereka coret coret tu bendera (Miris)
4.    Pendaki karbitan
       -    Katanya pendaki yang meremehkan gunung tanpa persiapan yang mumpuni
5.    Pendaki 5CM
       -    Pendaki yang mendadak ngebet banget naik gunung setelah nonton 5CM

Well itulah lima tipe tipe pendaki kekinian yang saya kutip dari liburmulu.com yang katanya akhir akhir ini merusak citra pendaki gunung.
Ya ya saya mengerti apa yang mereka maksud itu karena apa yang pendaki kekinian lakukan memang ya seperti itulah?? tapi mungkin tidak semua pendaki kekinian seperti itu??

Acen trisusanto dalam jalanpendaki.com juga menuturkan tentang pendaki kekinian yang katanya :
-    Mereka yang baru mulai mendaki saat – saat ini.
-    Mereka anak anak gaul yang latah sama kegiatan mendaki
-    Para hipster yang tiba tiba memualai kegiatan mendaki

Sedangkan pendaki kelamaan sepertinya meraka yang sudah lama mendaki dan tahu semua tentang gunung bukan seperti pendaki kikinian yang sok gaul tapi tidak tahu apa apa, tapi apa benar pendaki kelamaan tidak melakukan sedikit apa yang pendaki kekinian lakukan seperti nulis di kertas gituu :D yakin sama sekali gak pernah????

Dan saya ingin coba meluruskan satu persatu tentang yang mereka sebut pendaki kekinian
-    Pendaki kertas
Yakin  pendaki kelamaan tidak bawa kertas saat naik gunung di zaman  sekarang??? Menurut saya ini sah sah aja asal sampah di bawa pulang kembali, mungkin memang kelihatan agak alay si corat coret kertas di gunung.

-    Pendaki pemetik bunga
Yakin juga pendaki kelamaan tidak ada yang pernah metik edelweis??? Mudah mudahan tidak ada karena ini jelas tidak boleh alias dilarang.

-    Pendaki sok nasionalis
Yakin pendaki kelamaan tidak bawa bendera merah putih saat naik gunung? Terus salah gitu?? Saya tidak tahu kalian mau bilang norak atau apah tapi ini sah sah saja, namanya juga manusia dan gak munafik meskipun belum pernah saya juga pengen bawa tu bendera merah putih, yang salah itu kalau benderanya di corat coret kaya foto di atas :(

-    Pendaki karbitan dan pendaki 5CM saya kurang tahu pasti apa yang dimaksud pendaki karbitan dan pendaki 5CM

Dan sebenernya yang salah dari pendaki kekeinian itu apa sih? Mungkin ada benernya apa yang ditulis oleh kang acen dari jalanpendaki.com yaitu :
-    Kurangnya informasi dan malesnya cari informasi soal kegiatan mendaki membuat kebanyakan pendaki kekinian naik gunung  pake open trip.
-    Kurangnya kegiatan tentang kegiatan mendaki gunung dan asal naik gunung sehingga banyak yang meninggal di gunung.
-    Karena mereka yang buag sampah sembarangan.

Mendaki gunung di jaman sekarang memang sudah menjadi style bagi para pendaki gunung baik kekinian atau kelamaan, seperti dari cara berpakaian dan lain lain. . . .
Sebenernya menurut saya itu sah sah aja dilakukan oleh para pendaki meski bepetualang di gunung tapi tetap menjaga kekeceanya supaya keren, yang menurut saya salah ialah ketika pendaki sudah tidak menggunakan kode etik para pecinta alam, baik itu kekinian atau kelamaan ketika sudah menyalahi aturan itulah yang perlu sama sama kita sadarkan. :)

Begitu juga dengan style mendaki saya yakin kebanyakan dari para pendaki pasti pengen punya style yang keren dan kece, termasuk saya... hihihi
Meskipun kita sadari secara together gether bahawasanya kalau pengen merubah penampilan mendaki kita, kita harus merogok kocek yang sangat dalam butuh waktu berbulan bulan untuk itu :D semua sudah pada tahulah harga tas careel merek eiger berapa merek coozmed berapa ciaaaa..... bikin sakit hati pokoknya :D 
Tapi mungkin yang menjadi bahan bulian di kalangan pendaki kelamaan ke pendaki kekinian ketika melihat pendaki kekinian naik gunung tapi style main ke Mall, yess saya mengerti dan sebenernya merasa sakit juga si karena saya juga pernah naik gunung dengan style seperti kaya mau ke mall =)) tapi ya itulah keterbatasan saya, saya cuman punya clana itu itu saja dan belum mampu beli clana gunung yang keren :( jadi menurut saya mungkin para pendaki kekinian juga belum punya kali clana gunung dan saya yakin mereka juga punya keniatan untuk punya style naik gunung kalau mereka bener bener memang suka naik gunung untuk next timenya

Begitu juga dengan foto foto di gunung, menurut saya itu juga sah sah saja dan malah menurut saya itu sesuatu yang harus dilakukan, bukan niat untuk pamer atau sombong tapi mengambil kenang kenangan di moment yang keren itu memang harus di abadikan dan ini menurut saya malah luar biasa kok dari pada yang selfie selfie gak jelas di tempat yang mainstream

Ngomong ngomong sola pendaki kekinian dan kelamaan terus saya sendiri di posisi yang mana ya?? Yang mau tahu baca metamorfosis maszal adveture disini ya.. :D

Ya kurang lebih seperti itulah semoga bisa sedikit meluruskan hehehe kalau ada yang salah mohon koreksinya di komentar.

Dan yang terakhir saya pengen bilang, sesama pendaki jangan saling membuly baik yang kekinian maupun yang kelamaan, dan sama sama mari belajar menjadi pendaki yang baik dan budiman bersatu menjaga alam kita tercinta :) ciaaaa... ciaaaa.. sok banget ya gue hiks hiks

dan yang paling terakhir ini dia style saya pas naik gunung gan hehe, saya pake clana levis, tolong jangan hakimi saya ya gan karena mendaki dengan menggunakan clana levis :'(  Tapi jujur gan itu clana satu satunya yang udah saya bawa mendaki kemana mana ke Slamet, bongkok, papandayan, mendelem Dll
*mendadakcurhat*

Dan ini real karena saya tidak punya celana gan, gak enak dong minjem clana buat naik gunung ntar yang ada malah rusak :( , tapi next trip buat ke ciremai saya tidak mau pake clana itu lagi karena diam diam saya nabung buat beli celana :D hehehe

Sumber Referensi :
jalanpendaki.com
liburmulu.com

7 komentar

  1. Replies
    1. kayaknya iya gan.. soalnya saya malah lebih aktif di blog, naik gunung dan nongkrong sama temen temenya jarang... hihihihi :D

      Delete
  2. Kayaknya asik nih menikmati suasana natural..jauh dari sumpeknya kantor dan perkotaan..
    Back to satriyoku thx

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul sekali gan... dan katanya orang yang gemar berlibur hidupnya bahagia... hahaha thx kang sudah mampir

      Delete
  3. yupss pendaki kekinian cuma taunya bawa buku gambar + spidol doang tanpa tau arti mendaki yang sebenarnya, pendaki kekinian juga lebih sering merusak alam daripada memelihara alam :)

    ReplyDelete
  4. Celana buat mendaki itu ga perlu mahal gan.. yg penting bukan jins.. knpa jins dlarang? Karna yg nmnya naik gunung pasti suhunya bkal dingin.. dan bahan jins itu kalau di tmpat dingin dia juga akan dingin.. kalau dtmpat panas dia juga akan jadi panas.. beda kalau yg dari bahan kain yg bkn jins (memang diutamakan katun/ bahan kaos) .. kalau disuhu dingin.. celana yg dari bhan kaus atau katun bisa membuat hangat dan kalau saat pnas dia tidak akan bkin gerah bisa menyerap keringat dengan baik. Dan itu sangat membantu gan kalau untuk pndaki. Lebih aman.. bergerak juga lebih leluasa gan. Disamping itu sangat membantu skali saat malam yg dingin diatas gunung.. tubuh kita tidak akan cepat kena hipotermia kalau pakaian kita tdak dari jins gan. Itu sih menurut ilmu yg saya dpat selama di mapala gan. Ini cuman share aja gan.. berbagi pengetahuan krna sama sma pendaki.

    ReplyDelete

Silahkan tinggalkan jejajak dengan berkomentar
- Jangan lupa Check Notif Me.

Jangan Lupa Share, Follow Tweet dan IG : @mas_adventure

For business inquiries
zainalmutakin.pml@gmail.com