Mampir ke Sam Poo Kong, Gedung Batu Semarang

Setelah selesai mengunjungi beberpa wisata dan kuliner di Jogja, kami kembali pulang ke Jakarta melalui Jalur Selatan yaitu lewat semarang, dan yang memang sudah dirutekan sama panaita Family gathering, kami akan menyempatkan diri untuk berwisata lagi di klenteng Saam Po Kong Semarang yang beralamatkan di daerah Simongan, sebelah barat daya Kota Semarang

Saya merasa sangat senang sekali, karena tempat yang akan kami kunjungi di Semarang adalah tempat yang merupakan sejarah kebudayaan yang dibawa Oleh seorang Laksamana pembawa kedamaian yang juga menyebarkan agama Islam.

Patung Zheng He
Klenteng Sam Poo Kong adalah sebuah petilasan, yaitu bekas tempat persinggahan dan pendaratan pertama seorang Laksamana Tiongkok beragama Islam yang bernama Zheng He / Ceng Ho, tanda tanda yang menunjukan bekas petilasan yang mencirikan agama Islam adalah dengan ditemukanya tulisan yang berbunyi 

“Marilah Kita mengheningkan Cipta sebentar untuk mendengarkan Al-Qur’an”.

Sedangkan Gedung Batu merupakan sebuah gua batu besar yang terletak di bukit batu, keturunan Cina menganggap ini adalah sebuah klenteng karna bentuk arsitekturnya yang memang mirip dengan sebuah klenteng, dan tempat tersebut sekarang dijadikan sebagai tempat sembahyang atau pemujaan padahal Laksamanan Ceng Ho adalah seorang yang muslim, namun mereka yang melakukan pemujaan menganggapnya sebagai dewa, hal ini karena agama Kong Hu Cu menganggap bahwa orang yang sudah meninggal dapat memberikan pertolongan kepadanya.

Sebenarnya ini sangat disayangkan sekali karena Laksamana  Zheng He adalah seorang muslim yang membawa perdamaian yang menybarkan agama Islam.

Bangunan inti dari klenteng Sam Poo Kong adalah sebuah gua yang dulunya tempat pertama kalinya Laksamana Ceng Ho mendarat dipulai Jawa pada tahun 1400an, dan goa aslinya tertutup longsor  pada tahun 1700an, namun sbagai wujud penghormatan kepada Cheng Ho penduduk setepat membangunya kembali.

Buat kalian kalau pengen melihat bangunan seperti china tidak perlu jauh jauh pergi ke china karena bangunan Klenteng Ceng Ho Saam Po Kong hampir keseluruhan berwarna merah dengan hiasan hiasan lampu lampion yang khas dengan bangunan China

Legenda Laksamana Ceng Ho
Menurut cerita Laksamana Cheng Ho sedang berlayar melewati pulau jawa, namun saat itu banyak awak kapalnya yang mengalami sakit, oleh karena itu kemudian beliau memerintahkan untuk membuang sauh dan merapat ke pantai sisi utara untuk berlindung dalam sebuah gua, dalam gua tersebut Laksamana membuat sebuah masjid di tepi pantai, namun keberadaan masjid tersebut sekarang sudah beralih fungsi menjadi sebuah klenteng.

Setelah lakasamana Ceng Ho / Zheng He meninggalkan tempat tersebut, laksamanan banyak meninggalkan awak kapalnya, yang kemudian mereka menikah dengan  dan tinggal di desa simongon, mereka bersawah dan berladang dengan pelajaran yang sudah diberikan oleh Laksamana Zheng He, Laksamanan Zheng He Juga Menyebarkan agama Islam di tempat tersebut.
Tulisan Sejarah Zheng He
Klenteng Ceng Ho sekarang menjadi tempat wisata budaya yang banyak dikunjungi oleh para wisatawan, dan untuk kalian yang ingin foto dengan menggunakan kostum pakaian china disitu juga terdapat jasa sewa kostum dan foto dengan menggnakan kostum china.
Foto Kostum China & Korea
Area Parkir Depan Pintu Masuk
 

Sumber Referensi : 
https://id.wikipedia.org/wiki/Klenteng_Sam_Po_Kong
http://seputarsemarang.com/klenteng-sam-po-kong-1356/

0 komentar

Silahkan tinggalkan jejajak dengan berkomentar
- Jangan lupa Check Notif Me.

Jangan Lupa Share, Follow Tweet dan IG : @mas_adventure

For business inquiries
zainalmutakin.pml@gmail.com