Gunung Kapur dan Misteri Gua AC Ciampea Bogor Jawa Barat

Semangat pagi gaes, tidak berasa Bulan Januari sudah berakhir padahal rasanya baru kemaren kita merayakan pesta tahun baru 2016, dan tidak berasa juga sebentar lagi tanggal 14 Februari atau yang biasa disebut hari kasih sayang... huhuhu.. namun karena saya lagi jones, saya tidak akan membahas tanggal 14 februari disini, tapi saya mau membahas soal jalan jalan saya dan team Maszal Pemalang Adventure di Gunung Kapur kemaren. Ok Cekidot...
Puncak Gunung Kapur
Gunung kapur adalah merupakan gunung batu berkapur yang terletak di Desa Cibadak, Ciampea Kabupaten Bogor Jawa Barat dengan ketinggian masih dibawah 500Mdpl, sebenernya masih belum bisa dikatakan gunung namun orang orang lebih terbiasa menyebutnya dengan sebutan gunung, mungkin karena sebutan gunung lebih gagah dari pada bukit.

Perjalanan kami mulai dari Jakarta dengan menggunakan commuter line dari stasiun Pasar Minggu menuju stasiun Bogor berangkat pagi pukul 08:15 WIB dengan biaya perjalanan 4000 ditambah jaminan  10.000, tidak sampai satu jam kami sampai di Stasiun Bogor yang kemudian kami lanjut dengan menggunakan angkot nomor 03 warna hijau jurusan  terminal Laladon (Rp. 5000/Orang).

saya sarankan disini kalian jangan asal naik nomor 03 karena ada beberapa angkot 03 yang serupa namun tidak keterminal  Laladon tapi bertanyalah dulu sebelum naik .
03 St. Bogor - Laladon
Pukul 10. 00 WIB kami sampai di terminal Laladon, dan menjalutkanya lagi dengan angkot menuju Lewiliang karena angkot jurusan lewiliang lebih dekat dari pada naik angkot jurusan ciampea yang katanya lebih jauh, saya tidak tau pasti angkot nomernya berapa, tapi kami sarankan agar tanya dulu angkot jurusan lewiliang yang kemudian kamu turun di perumahan cibadak. Karena berdasarkan pengalaman kami di terminal laladon banyak calo calo yang menyesatkan, jadi kamu juga harus kekeuh dan memastikan mana angkot jurusan lewiliang (Rp. 5000/Orang).
Terminal Laladon - Lewiliang
Kurang lebih satu jam kami sampai di perumahan cibadak (Dramaga Pratama), disini disebalah kanan jalan ada sebuah gang menuju SMA 1 Ciampea, namun sebelum kami melewati jalan tersebut kami sempatkan makan siang dirumah padang dulu sembari mengisi batrai hanphone yang hampir habis dan menunggu waktu dhuhur datang karena kami merasa tanggung jika langsung naik ke gunung kapur.

Setelah selesai makan tepat pukul 12:00 WIB kami kembali melanjutkan perjalanan kami  melewati jalan ke SMA 1 Ciampea, tak lupa kami sempatkan untuk sholat duhur terlebuh dulu di masjid ciampea “Alhamdulilah” setelah selesai kami kembali berjalan terus sampai bertemu dengan SMA 1 Ciampea dan disinilah titik awal jalur pendakian gunung kapur dimulai.
SMA N 1 Ciampea
Menurut saya Gunung kapur juga memiliki keindahan dan  kerimbunan tersendiri,  dimana  ketika saya dan team Maszal  Adventure memasuki kawasan  Gunung kapur,  kami  Langsung  dikejukan dengan rimbun dan hijaunya hutan jati yang indah nan  rapi, dan tanpa komando dari siapapun kami langsung saja mengabadikan keindahan tersebut dengan bergai foto ala ala cekrek cekrek cekrek... 
Kawasan Gunung Kapur
Kami terus berjalan sambil riang gembira terlihat juga ramai para pecinta alam lain yang sedang melakukan camping ground, ternyata Gunung kapur  ini sudah ramai banyak dikunjungi, tak Lama kami berjalan kami berjumpai dengan sebuah pertigaan, disinilah post pendaftaran simaksi gunung kapur, menurut saya simaksi gunung kapur tergolong mahal dengan tarif 10.000 orang, mungkin karena wisata gunung kapur belum dibuka secara resmi oleh pemerintah setempat. 
Pos Simaksi
Setelah mendapat simaksi, kami disarankan untuk mengambil jalur sebelah kanan, menurut saya track gunung kapur lumayan asik dan  enak untuk nanjak, namun sayang ketinggian yang hanya kurang dari  500 Meter membuat kami tidak merasa puas, lagi asik asiknya ngetrack... ehh.. udah sampai puncak.. hhhh..
di puncak Gunung kapur  juga masih terdapat  warung kecil yang nyediain air, so buat kamu tak perlu takut kehabisan air, sesampainya di atas, kami tidak langsung menuju ke puncak utama gunung kapur, karena masih terlihat segrombolan dedek dedek gemes yang lagi pada selfih selfih disana membuat kami enggan untuk mendekatinya, selain itu  hujan juga mendadak turun dengan derasnya, dan terpaksa kami ikut ngiup  di  warung  tersebut sambil memesan segelas kopai :)

Hampir satu jam hujan turun, tanpa menunggu hujan sampai reda banget kami langsung bergegas menuju gua, yes gan di gunung kapur juga terdapat sebuah gua, dan untuk menuju ke  gua tersebut kira kira memakan waktu sekitar setengah jam, dan jalan untuk menuju ke gua menurut saya sangat asik dan hutan banget, bisa mengobati ketidakpuasan saya terhadap track awal tadi yang lagi asik asiknya jalan eh...udah sampai. 

Setelah sampai di gua, ada beberapa hal yang membuat saya bertanya tanya tentang seperti apa dan bagaimana history dari gua AC tersebut, gua AC memang terlihat menyeramkan, dan kalau mau menyusurinya sepertinya harus orang yang sudah profesional, sebelum kami ke gua memang kami sempat ngobrol sama mas mas penjaga warung, yang dia bilang katanya kalau pengen tahu tentang gua tersebut boleh boleh saja asal jangan sampai salah orang, yang artinya jangan sampai kami dapat informasi yang salah mengenai gua tersebut karena berdasarkan mas mas tadi banyak orang yang sok tau soal gua tersebut. 
Gua AC
Team Maszal Adventure
Disekitaran gua tersebut juga masih terdapat jejak jejak seperti ada sebuah bangunan, seperti adaanya bak pemandian, namun yang kembali menjadi pertanyaan adalah bak mandi tersebut adalah bak mandi kekinian atau modern yang logikanya berati kalaupun ada bangunan harusnya bangunan itu belum lama, dan harusnya jejaknya juga masih harus jelas, tidak rimbun seperti yang sekarang.

Selain itu suasana yang adem juga hening juga membuat saya semakin penasaran, apakah disini ada sebuah makam?? Terlihat bunga bungaan yang biasa saya lihat dipemakaman meyakinkanku kalau sebenernya ini adalah pemakaman, apalagi setelah melihat seperti batu panjang yang berdiri seperti batu nisan, memang jujur kurasakan ada energi positif yang sangat kental disekitar gua batu AC tersebut, karena katanya juga setiap malam jumat ada yang berkunjung kesitu untuk tujuan lain. 
Bukti Pernah ada Pembangunan
Batu Seperti Batu Nisan
Hujan kembali turun, spontan kami merasa kebingungan takut kebasyahan hehe.. tapi untungnya kita mendapi sebuah batu yang bisa untuk tempat berteduh namun lama lama kami kebasyahan juga, dan segera mengenakan mantel meskipun sudah basyah... dan lanjut kembali menuju puncak gunung kapur, cucuran hujan dari langit membuat kami tak merasakan lelah justru malah menyegarkan tubuh kami yang sedikit kelelahan, tapi jujur gua memang kangen hjan hujanan seperti ini 
Kehujanan Itu Asik
Saya seneng banget setelah hampir sampai di gunung kapur ternyata sebagian dedek dedek gemesnya sudah pada pergi karena hujan, dan pengunjungnya juga jadi tidak banyak banget, yes... jujur saya tidak suka gunung yang banyak pengnjungnya karena saya naik gunung untuk mencari kesunyian... hehehe
Tips buat kamu yang mau ke gunung kapur jangan lupa bawa sarung tangan karena batu kapur ini sangat tajam tajam sekali.



Gunung kapur menawarkan keindahan kota bogor dan gagahnya gunung pangrango, yang bisa kamu lihat dari atasnya, selain itu yang saya suka dari gunung kapur selain hutanya masih rimbun juga masih terdapat banyak monyet monyetnya yang berkeliaran lohh... tapi monyet monyet itu bakalan keluar kalau sudah sore hari ya dimana para pengnjung sudah mulai tidak ada, mereka semua pada mendekat seperti minta makan, namun jangan sekali kali kamu kasih mereka makan, karena sekali kamu ngasih dia makan kamu akan di kejar kejar terus sama banyak monyet monyet... hehehe
Monyet Gunung Kapur
Hari sudah semakin sore, kami segera mendirikan tenda untuk bermalam  menikmati gemerlapnya kota Bogor diatas gunung kapur, namun pembekalan air kami ternyata hampir habis, aqua di warung juga sudah habis, namun emang dasar rejekinya anak ganteng kami dikasih sedrigen air sama ibu ibu pemilik warung tersebut, wahh kami beruntung banget, sempat kami ingin membayarnya saja tapi si ibu tetep kekeuh tidak mau.... baiklah terima kasih banyak bu.... ^_^
God Night
Gunung Kapur Malam Hari
Dingin pagi membangunkanku, segera tanpa cuci muka karena memang sudah tidak ada air saya langsung bergegas berburu sunset di gunung kapur, namun karena hanphone yang tersisa tingggal hanphone gua yang kameranya blur alhasil jadinya seperti ini... :(
Sunset Gunung Kapur
Kami mengahiri perjalanan kami sekitar pukul 08:00 WIB See U Gunung Kapur, tak lupa kami pamitan dan berucap terima kasih sama ibu yang sudah memberikan drigen airnya ke kita,
OTW Pulang
Setelah sampai di singapure (sisi gunung kapur) saya berenti disebuah pondokan sambil bergantian dari kita bersih bersih kaki yang kotor karena tanah, disini saya bertemu sama seorang bapak bapak yang kemudian saya ajak ngobrol soal gua AC, dan katanya berdasarkan informasi yang saya dapat di area gua AC dulunya memang seperti mau di buat sebuah bangunan, dan dulunya juga terdapat beberapa patung di situ, sebenernya saya pengen tahu banyak soal gua AC namun hanya segitu si bapak memberikan kami informasi dan akhirnya kami pamit dan berlalu menuju Jakarta Again... dan
Wawancara Dengan Penduduk Singapur
See U Next Trip Gaes... Jangan lupa di tunggu komentarnya yah... semoga bermanfaat dan menjadi bahan referensi trip kalian. Oh iya jangan lupa cek video blognya juga disini


Peta Lokasi


Nb.  Sebenernya kami waktu itu rencana turun dipertigaan warung borong berdasarkan info yang kami dapet namun, setelah bertanya langsung saat di terminal laladon katanya lebih dekat dan mudah kalau turun di perumahan cibadak.
Oya buat kalian barang kali ada yang butuh contact person penjaga post gunung kapur ni saya bawakan buat kalian di catet ya 0857 7406 8071 (Pak Ace), 0857 7159 6866 (Pak Muse)

Salam
Maszal Pemalang Adventure

23 komentar

  1. Wah, ini sepertinya sisi yang berbeda dengan sisi yang saya daki mas Zal ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ohhh begitu ya mas... tapi bukan bukit galau gunung kapur kan yang agan daki... hehehe

      Delete
  2. wuih mantab euy pengen kesana. cuma jauh T.T

    ReplyDelete
  3. wahhh mantabb gan, seruuu kyknya tuu,, klo dekat pasti ane ikutan ..

    ReplyDelete
  4. wah, keren sob gunungnya. ditempat saya juga punya bukit namanya watujlempar.

    ReplyDelete
  5. Kapan yak Gan bisa menapakan kaki di Hutan..dah lama ga naik gunung nih.. nice inpo.

    ReplyDelete
  6. Seru cerita petualangan akang. Nanti saya selanjutnya nyusul :D

    ReplyDelete
  7. wah lumayan buat nambah pengalaman...siapa tau saya bisa kesana :v

    ReplyDelete
  8. wah ane org situ tapi gapernah denger ehehg

    ReplyDelete
  9. Lihat kayak gini, jadi pingin mendaki lagi nih

    ReplyDelete
  10. ane iri dah sama traveler - traveler kayak ente gan huhuhu

    ReplyDelete
  11. seru juga ya gan , hahaa jadi pengen kesana

    ReplyDelete
  12. Jd pengen menelusuri lebih dalam ttg gua ini...

    ReplyDelete
  13. JAdi pengen daki ke gunung kapur nih

    ReplyDelete

Silahkan tinggalkan jejajak dengan berkomentar
- Jangan lupa Check Notif Me.

Jangan Lupa Share, Follow Tweet dan IG : @mas_adventure

For business inquiries
zainalmutakin.pml@gmail.com