PR Pendaki Syari'ah

Assalamualaikum. Wr. Wb.

Pagi gengs... salam sejahtera, semoga semuanya selalu dalam  lindungan Tuhan Yang Maha Esa, sebelumnya gue minta maaf karena hari ini mungkin agak sedikit berbeda dengan tulisan tulisan gue sebelumnya, karena hari ini gue  mau  bercerita atau mungkin bisa dibilang curcol tentang keresahan keresahan gue selama mendaki atau segala sesuatu yang berbau dengan jalan jalan yang kaitanya dengan kebesaran Tuhan Yang Maha Esa.
Foto By. Bang Ijal Japen
Jadi begini ceritanya, selama gue mendaki, gue selalu mempunyai misi agar gue bisa mengagumi ciptaan Tuhan diatas ketinggian, dan diantara keindahan keindahanya yang Dia perlihatkan, gue berharap setelah melihat itu semua gue bisa lebih mendekatkan diri pada sang pencipta Tuhan Yang Maha Esa, dan ternyata hal ini jugalah yang digembar gemborkan oleh sebagaian para pecinta alam atau para pendaki Gunung.

Tak sedikit dari mereka menuai komentar dari beberapa netizen, yang katanya Jauh jauh gunung kau daki demi melihat kebesaran Tuhan, tapi masjid yang dekat tak pernah kau singgahi, jujur saja merasa sangat tertampar dengan kata kata tersebut, maka dari itu gue sekarang menjadi resah, malu dan lain lain ketika gue bisa mencapai puncak ketinggian, berjalan beratus ratus meter tapi masjid yang jaraknya dekat gue lewatin.

selama gue melakukan perjalanan pendakian, jujur gue selalu merasa kesulitan untuk mendirikan ibadah lima waktu, dikarenakan beberapa alasan yang sebenernya bukan   alasan untuk melaksanakan sebuah kewajiban, dan alasan alasan yang biasanya sering menimpa gue ketika sedang berada di Gunung  adalah, kehujanan, pakaian kotor, lelah, capek dan sebagainya, sebagaian pendaki mungkin pernah ada yang merasakan sama kaya gue, dimana gua sudah niat banget dari rumah  saat mendaki untuk tidak meninggalkan sholat, namun ternyata niat itu dilemahkan oleh beberapa alasan klasik gue.

Iman gue memang masih sangat rendah sekali, jangankan di gunung, di rumah saja kadang subuh selalu dilewatkan.... dan ke mesjidpun jarang, dan apa inikah faktanya, ketika gue yang pernah bilang ke emak gue saat gue pamitan mau naik Gunung dengan alasan ingin beersatu dengan alam, mengagumi ciptaan Tuhan, tapi malah apa, gue malah menjauhinya dengan meninggalkan kewajibanku.

sidang jum'at yang berbahagia.... #waduhh.. 

gengs intinya kadang gue merasa keblinger,  pergi mendaki dengan alasan selain hobi juga biar bisa mengagumi ciptaan Tuhan, dan mendekatkan diri dengan berseteru dengan alam, harusnya mungkin mendaki ya mendaki saja kali ya, tidak usah bawa bawa esensi itu, karena malah gak ada gunanya ketika gue malah meninggalkan kewajiban, apalagi kalau buang sampahnya juga sembarangan... 

Gengss.. sebenernya gua malu ngomong seperti ini, tapi memang inilah keresahan keresahan yang gua alami, so gue mempersilahkan buat kalian yang mau ngejudge tulisan tulisan sampah gue. 

0 komentar

Silahkan tinggalkan jejajak dengan berkomentar
- Jangan lupa Check Notif Me.

Jangan Lupa Share, Follow Tweet dan IG : @mas_adventure

For business inquiries
zainalmutakin.pml@gmail.com