Kawah Ratu, Bukit, Curug Panorama dan Curug Cigamea Gunung Salak

Mau ke kawah ratu ya mas??
Iya Pak?
Sini dulu mas registrasi?
Berapa Pak?
Sebelumnya sudah pernah kesini belum?
Belum pak?

Jadi begini mas, peraturan disini buat pengunjung yang belum pernah ke kawah ratu di wajibkan buat pakai jasa poter dengan biaya 200.000, terkecuali kalau misalkan mas sudah pernah kesini tidak juga tidak apa apa tapi mas harus mengisi surat pernyataan seperti ini.

Mendengar 200.000 gua bawaanya pengen langsung pingsan aja.... #glek



Oemji Helloooooooooooooowwww..........
Dalam hati kok mahal banget sih....
Tanpa banyak bicara akhirnya gua urungkan saja niat untuk ke kawah ratu, sedih memang, karena apa yang mereka lakukan ke saya itu JAHAT..... *Korban AADC2

Gua gak tau alasan jelasnya apa kenapa sampai di patok harga sedemikian mahalnya, sedangkan perjalanan ke kawah ratu hanya cukup memakan waktu satu jam, karena kawah ratu berada di ketinggian 800Mdpl di punggung gunung salak.
Dan setau saya kalau pakai jasa poter untuk naik gunung saja yang sampai memakan waktu satu hari satu malam mahal mahalnya 175.000, di Semeru contohnya, Lah ini cuman 800mdpl...?
Dan kenapa di wajibkan? Apakah ada resiko vatal ketika kami tidak dampingi dengan poter??

yang jelas saat ini kami belum bisa menerima alasan tersebut, dan 200.000 bukan nominal yang kecil, apalagi kita juga sudah mengeluarkan uang masuk kawasan wisata senilai 25.000 tanpa tiket...


Karena sudah nggak mood dengan kawah ratu, (ya meskipun dalam hati menangis sihh... )
Gua langsung aja cabut ke parkiran, ambil motor dan cari destinasi lain di sekitar kawasan gunung salak, tapi pas di parkiran ibu ibu tukang parkir bilang, kenapa harus pakai poter, katanya...karena banyak cabang jalan untuk menuju kawah ratu, dan biar pengunjung tidak tersesat bikinlah peraturan tersebut...
Lahhh emang gak bisa bikin papan penunjuk arahhhh...???
Sama itu juga mungkin di perjelas papan tulisan kawah ratunya, biar kelihatan sama pengunjung, jadi gak kebablasan deh kaya gua kemaren... #nyasarjauh






***
Bukit dan Curug Panorama
Ada satu wisata yang menarik perhatian gua waktu mau ke kawah ratu, yaitu bukit dan curug panorama, dari namanya sudah terbayangkan keindahanya, gua langsung saja memutuskan buat kesitu...
Dan lagi lagi gua di kecewakan, karena bukit panorama yang dalam bayangan gua Exotic banget, cuman kaya gini doang....
Bukit Panorama
Masih penasaran dengan curug panorama setelah dikecewakan dengan bukitnya, gua terus berjalan menuju curug panorama, dengan kembali membayar tiket masuk seharga 5.000/orang, jarak dari bukit panorama ke curug panorama sekitar 200 meteran, dengan berjalan kaki menuruni anak tangga yang baru di buat, katanya sih baru di buka habis lebaran.
Udah berjalan sampai ke bawah kok gak ada curug, cuman menemukan aliran sungai kecil saja.
Kemudian temen gua teriak
Broo... ini curugnya...
Gua langsung lari bahagia berharap bisa mandi di curug panorama tersebut, namun apa yang terjadi, lagi lagi Tuhan berkehendak lain... ini dia yang disebut curug panorama, hanya sebuah aliran air kecil dengan ketinggian sekiar 4 meter. Oh emji

Sakit memang... sakitnya tuh disini... ketika lelah yang kami alami tak terbayarkan....
Gua masih belum percaya kalau yang barusan gua lihat adalah curug panorama, saya mencoba mencari jalan lagi dan hanya jalan buntu yang kami dapati...

Masih dengan dibumbui rasa tidak percaya, tidak ada salahnya gua bertanya sama mba mba yang jaga karcis.

Mba Curugnya yang kecil itu yah...
Enggak tau mas...
#Tali mana tali...... tali manaaa...

Rasaya gua pengen gantung diri aja, mana bisa orang yang jaga pintu masuk kawasan wisata tidak tahu mana curugnya... Oh My Goooooodd........lagi lagi gua harus mengelus dada...

Ok fix perjalanan hari ini cukup mengecewakan, namun kami tak ingin sia sia berada disini dengan membawa kekecewaan...


Dek curug yang paling bagus disini apa ya??
Cigamea bang.
Ok kita ke cigamea, ajak temen gua dengan nada yang kesal....

***
Curug Cigamea

Cigamea...cigamea...cigamea....
Busyett ...udah kaya orang jualan di pasar aja... hahaha
"Suara tukang parkir menawarkan curug cigamea..."

Berapa bang.
5000 mas
Sudah sekalian masuk
Enggak bang, masuknya ada lagi 10.000/orang
#Nelen ludah

Karena waktu sudah menunjukan jam satu, sebagai pendaki muslim kami menunaikan ibadah sholat Ashar dahulu dan berdoa semoga curug cigamea tidak mengecewakan seperti curug Panorama.

Perjalanan dari pintu masuk menuju curug cigamea lumayan jauh, tapi tenang karena tracknya landai dan rapih, tapi sayang kebersihanya kurang dijaga oleh para pengelola curug tersebut, kali ini gua gak mau terlalu nyalahin pengunjung yang datang kesitu, karena pengunjung membayar retribusi kebersihan, meskipun harus sadar diri juga untuk sama sama menjaga kebersihan, dan beberapa tempat sampah juga tidak kami temui, padahal terdapat banyak warung di sekitar curug cigamea.

Dan setelah berjalan sekitar 20 menitan inilah dia Curug Cigamea, yang katanya curug terbaik di kawasan gunung salak....
Wuiihhh... Rame Binggaw... gimana gua bisa mandi.........
Bodo amat dah sudah sampai sini. . . . . Bhay
Berikut biarkan gambar yang berbicara :







#Note :
Mohon maaf dengan tulisan yang mungkin banyak orang tidak suka ini, tapi sebagai orang lokal yang ingin menikmati keindahan alam di negrinya sendiri menurut kami terlalu mahal, mohon maaf juga barangkali salah bisa diklarifikasi masalah yang saya tulis agar tidak ada dusta di antara kita, maaf maksudnya klarifikasi agar kami bisa menerima peraturan tersebut.

Selain itu sebelum masuk ke kawasan wisata di kawah ratu kami dikenakan biaya 25.000/ motor tanpa karcis.

Buat temen temen yang mau kesini bisa dipersiapkan untuk estimasi biayanya biar tidak kecewa seperti gua yang minim budget hehehehe


#Komentar para Facebooker


#Lokasi
Oh Iya buat kalian yang mau ke kawah ratu lokasinya di bawah gunung salak,
Ada dua jalur resmi yang bisa kalian lewati yaitu jalur cidahu dan pasir rengit (G. Bunder)
dengan menggunakan kendaraan bermotor gue lewat jalur pasir rengit dengan melewati Ciampea, Lewiliang, Pamijahan dan sampilah di kawasan gunung salak endah, dengan di bantu GPS
Tiket Masuk kawasan Wisata 25.000/Motor Tanpa Karcis
Biaya Parkir Rp. 5.000
Curug Cigamea Rp. 10.000
Curug Panorama : Rp. 5.000

4 komentar

  1. Anjayyy, capek-capek ke situ curugnya cuman 4 meterr...


    Itulah mas, kebanyakan tempat wisata di Indonesia itu gak dikelola dengan baik. Kalo diserahin ke warga jadinya ya gitu. Apa-apa bayar. Bikin biayanya jadi mahal. Ini harusnya jadi tanggungjawab pemerintah buat mengelola tempat wisata, jadi gak banyak pungutan-pungutan gitu.

    ReplyDelete
  2. Tapi curugnya siipp kok mas..
    ane malah sukanya yang gini-gini. Hehehe

    ReplyDelete
  3. Jokowi harus tahu nih, banyak pungli di gunung salak

    ReplyDelete

Silahkan tinggalkan jejajak dengan berkomentar
- Jangan lupa Check Notif Me.

Jangan Lupa Share, Follow Tweet dan IG : @mas_adventure

For business inquiries
zainalmutakin.pml@gmail.com