Drama Mengejar Sunrise Di Pantai Widuri Pemalang

Sudah kali kedua ini saya di bikin kesal sama paket pengiriman JNE yang selalu telat, yang selalu tidak pernah konfirmasi kalau kantor tidak ada orang, padahal paket harus sampai sesuai dengan jadwal yang ditentukan, tapi malah tidak di sampaikan kepada yang berhak menerimanya, seakan kedatangan paket tersebut tidak penting untuk penerimanya.

Hari ini saya kembali menghubungi kantor pusat JNE mengenai status paket yang harus saya terima hari ini juga, meskipun hanya sebuah triod murahan yang harganya seberapa namun akan sangat bermanfaat buat perjalanan mudik saya nanti malam, untuk  bisa mendapatkan panorama sunrise pantai widuri yang katanya indah.

***

Dengan JNE selamat pagi
Pagi
Dengan siapa saya berbicara?
Zainal mutakin
Ada yang  ias kami bantu
Saya mau cek paket Pak?
Bisa dibsebutkan no resinya pak?
…....
Terima kasih bapak, mohon ketersediaanya untuk menunggu, kami akan mengeceknya pada  ias m kami.
Ok
Bapak zainal berdasarkan laporan pada system kami, paket sudah di kirim pada tanggal sekian dan rumah dalam keadaan kosong.
Kenapa kurir tidak menghubungi saya pak, padahal seb3lumnya saya sudah berpesan untuk menghubungi saya?
Mohon maaf bapak atas ketidaknyamananya
Ada yang  bisa kami bantu lagi?
Kapan paket saya akan dikirim kembali pak?
Mohon maaf bapak untuk paket tersebut belum kembali masuk dalam jadual pengiriman hari ini.
Kalau misalkan dikirim sekarang bisa pak?
Baik bapak, akan kami akan bantu pemprosesannya agar bisa dikirim hari ini.
Baik pak terima kasih
Baik bapak ada lagi yang bisa kami bantu,
Tidak Pak
Oke bapak terima kasih telah menghubungi jne selamat pagi.
Tuut...tuut...

Lima jam kemudian saya kembali menghubungi customer sevice JNE untuk mastikan paket saya dikirim hari ini, namun jawaban yang sama dia katakan... 

"Baik bapak, akan kami bantu pemprosesannya agar bisa dikirim hari ini"

dalah hati saya berfikir dari tadi proses proses melulu, namun saya masih punya kesabaran untuk menunggu, berharap paket saya sedang di kirim ulang hari ini.

Namun waktu sudah menujukan pukul 16:00 paket belum juga datang, hal ini sudah di pastikan kalau paket yang saya tunggu tidak dikirim ulang hari ini.
Kembali saya menghubungi  customer JNE, seperti biasa saya berlagak menanyakan status paket saya, dan kali ini dia bilang kalau paket saya tidak dikirim hari ini, dan saya kembali menanyakan keberadaan posisi paket saya berada di cabang mana,? Dan apakah saya bisa mengambilnya hari ini.
Dan ternyata bisa, dari pihak jne akan menyiapkan barang saya jika memang saya mau mengambilnya hari ini, dan setelah paket di siapkan pihak jne akan kembali menghubungi saya ,

Jam 16:40 saya dapet telfon dari jne pusat kalau barang saya sudah bisa di ambil di kantor JNE warehouse JL DI Panjaitan no 26 Jatinegara Jakarta Timur,
Wahh dalam hati lumayan jauh juga saya harus mengambil barangnya... apalagi setelah saya cek tarif gojek dari kos ke sana menunjukan angka 19.000, namun mau tidak mau saya harus mengambilnya hari ini juga, karena hari ini tepatnya pukul 23:00 saya harus mudik ke pemalang untuk mendapatkan sunrise di pantai widuri

Kantor JNE tutup sampai jam 21:00 sekitar pukul 19:20 setelah semua barang barang yang akan saya bawa pulang selesai di packing, saya langsung memesan ojek online untuk mengantar saya ke kantor JNE, karena saya berfikir barang sudah tinggal ngambil saja, saya berpesan pada tukang ojek untuk menunggu saya dan langsung mengantar saya ke stasiun senen.

Setelah saya sampai di kantor JNE, saya kangsung ke post security dan mengatakan maksud dan tujuan saya, yang kemudian dia menanyakan no resi saya, setelah saya kasih, saya disuruh menunggu.

Ada beberapa orang yang sepertinya sedang menunggu juga, saya duduk di sampingnya, saya masih cuek, namun setelah 10 menit berlalu, saya mulai gelisah,

Mas... mau ngambil paket juga ya??  (Tanya saya)
Iya mas
Udah lama?
Hampir satu jam mas

Omegoot... karena firasat saya sudah buruk bakalan nunggu lama, akhirnya saya kembali menemui mas ojek yang menunggu saya, dan bilang kalau saya sepertinya bakalan lama, sambil bayar ongkos ojek yang barusan, dan mempersilahkan barangkali ada penumpang lain yang mau ngojek.

Saya kembali duduk dan menunggu, ternyata selain saya, banyak yang di kecewakan oleh JNE, salah satunya adalah orang yang ternyata sama sama dari komplek DKI pondok kelapa, yang katanya sudah dua hari stay nungguin kurir JNE, namun kurir tak kunjung datang, namun ketika di cek malah dapet keterangan kalau rumah atau kantor kosong,
Bagaimana bisa mereka bertindak seperti itu, mungkin dari pihak JNE perlu adanya perbaikan system biar kurir tidak bertindak seperti itu. Demi kepuasan pelanggan, karena jelas dengan adanya kejadian seperti ini, saya juga trauma menggunakan jasa JNE lagi.
Waktu hampir jam 21:00 malam, paket saya belum juga di temukan, saya cuman bisa geleng geleng kepala, menyaksikan system yang berantakan ini.

Pak kok lama si (tanya saya ke satpam) 
Iya mas yang nyari sedikit solanya, ini juga minta bantuan karyawan malam.
Ohh gituu..
Pak kok kurirnya tidak sms aja si kalau misalkan kantor atau rumah tidak ada orang.
Iya mas, soalnya mungkin tidak ada jatah pulsa lagi jadi kurirnya malas buat sms.
Ohh gituu...
Waktu hampir jam 21:20 perasaan sudah semakin gelisah, dan seandainya barang saya tidak di temukan mungkin bakalan saya tinggal saja,
Pak bagaimana ni, kereta saya berangkat jam 23:00
Sabar ya mas, duduk saja dulu .. lihatin saja orang itu, dia yang lagi nyariin (jawab pak satpam sambil nunjuk ke arah cctv)


Saya sudah gelisah pakai banget, dari beberapa temen yang mengambil barang, cuman tinggal saya dan satu orang lagi yang ternyata sama sama tinggal di DKI Pondok Kelapa.
Dalam hati saya berjanji, kalau sampai jam 22:00 tidak ketemu saya bakal tinggal saja, dan saya bakalan lebih kecewa lagi... tapi repat pukul 21: 30 akhirnya barang saya berhasil di temukan, yaitu berupa tripod yang bakal dijadikan senjata untuk mengambil sunrise di pantai widuri....hehehe

Sekilas informasi saja buat temen temen yang mau ngambil barang langsung ke gudangnya JNE, jangan lupa konfirmasi dulu dan bawa ktp, dan tidak bisa diwakilkan kecuali pakai surat kuasa.
Setelah barang saya terima, saya langsung buru buru pesan ojek and go to stasiun senen.

Mas tau stasiun senenkan? (tanya mas ojeknya)
Arahnya kemana ya mas?
Aduuuuhhh ni ojek gak tau jalan lagi (dalam hati)
Kayaknya si kesana mas, saya juga tidak tahu...
Pakai GPS ya mas... terserah deh yang penting sampai...

Sebenernya kesel si kalau dapet tukang ojek yang tidak tahu jalan, apalagi kalau kita sedang buru buru, mau cancel juga kasian... 
Yaudah jalan saja mas, nanti saya bantu pakai GPS.
Karena munkin si tukang ojek gak tau jalan, jadi dia sering sesekali melihat GPS di hape yang di gantungnya, sedikit kesel si karena terlihat dia jadi tidak konsen mengendarai motornya..

Mas saya saja yang lihat GPS, mas tinggal nurut aja, saya mulai kesal karena takut kecelakaan

Dan akhirnya alhamdulillah dengan selamat sampailah saya di stasiun senen tepat jam 22:00 dalam hati masih banyak waktu untuk menunggu kereta datang.


Terlihat stasiun senen malam ini sangat ramai sekali, mungkin karena libur panjang, saya langsung menuju ke cetak tiket mandiri untuk mencetak tiket perjalanan saya, alhmadulillah tidak begitu antri seperti biasanya karena yernyata ada perubahan sistem baru yang diterapkan, namun yang membuat saya sedikit shock waktu itu, ternyata ada perubahan kalau cetak tiket pemberangkatan menuju stasiun senen tidak bisa di cetak di stasiun senen, dan sebaliknya... sedangkat waku itu, tiket yang mau saya cetak duluan adalah tiket untuk pulang kembali ke jakarta, saya kaget ketika notif yang keluar tiket tidak bisa dicetak, silahkan hubungi colustomer sevice, naum setelah saya mencoba mencetak tiket pemberangkatan dari pasar senen ke pemalang tiket berhasil di cetak.

***
Tepat pukul 04:00 kereta tiba di stasiun pemalang, awalnya saya tidak berharap bakalan d jemput sama temen saya jam segitu, dan berencana bakalan naik becak atau ojek saja untuk menuju ke pantai widuri, namun tak disangka setelah melewati beberapa drama drama di atas tepat puku 04 : 30 saya di jemput temen saya and go to pantai widuriiii.......

Berikut beberapa sunrise pantai widuri yang berhasil saya dapatkan, memang kurang bagus kalau sunrisenya karena letak posisi pantai yang menyerong ke kanan sebelah timur membuat matahari tertutup, tapi lain halnya dengan sunsitenya , dengan posisi seperti itu makan sunsite akan terlihat lebih indah







Disclaimer :
Cerita di atas merupakan kisah nyata yang saya ambil dari cerita perjalanan sendiri, segala sesuatu yang bersifat tidak enak bukan semata mata menjatuhkan pihak terkait, melainkan sebuah masukan agar pihak terkait bisa lebih bagus lagi dalam melayani customernya.

2 komentar

  1. Iya kadang pihak Jne suka seenaknya dalam melakukan pengiriman banrang entah disengaja atau emang traffic kiriman lagi tinggi

    salam kenal dr blogger ala2

    ReplyDelete
    Replies
    1. Trafik tinggi tapi gak ada tunjangan kai gan, jadi kurirnya pada males... hehehe
      salam kenal balik gan

      Delete

Silahkan tinggalkan jejajak dengan berkomentar
- Jangan lupa Check Notif Me.

Jangan Lupa Share, Follow Tweet dan IG : @mas_adventure

For business inquiries
zainalmutakin.pml@gmail.com