Jalan Jalan Ke Bukit Tangkeban Desa Nyalembeng Pemalang

Kalau kalian pernah jalan jalan ke Guci dari arah Pemalang, biasanya kalian akan melihat di sebelah kiri jalan ada sebuah pemandangan bukit yang di atasnya ada sebuah Masjid, nah itulah yang disebut dengan bukit tangkeban.

Bukit Tangkeban terletak di Desa Nyalembeng Kecamatan Pulosari Kabupaten Pemalang, atau sebelah utara gunung slamet.

Bukit Tangkeban desa nyalembeng

Bukit Tangkeban mempunyai ketinggian sekitar 1.250 Mdpl, namun perjalanan menuju bukit tangkeban hanya memakan waktu sekitar 10-15 menit saja dari lokasi parkir, karena untuk mencapai lokasi parkir sudah bisa di tempuh dengan kendaraan bermotor, yang kemudian dilanjut dengan berjalan kaki dengan jalur tracking yang sangat mudah.

Bukit nyalembeng  mempunyai pemandangan yang indah, sangat cocok buat kalian yang suka menikmati keindahan alam dan ingin bermalam di sana, karena bukit tangkeban mempunyai dataran yang luas yang cukup untuk bercamping.

Baca : Bukit Samoan : Perjalanan Penuh Drama dan Kegalauan

Sebelum mulai naik ke bukit tangkeban kalian akan menjumpai sebuah pohon beringin besar yang konon katanya sudah ada sekitar ratusan tahun yang lalu, dan para pengunjungpun di sarankan untuk mengucapkan Assalamualaikum Wr. Wb. sebelum memasuki kawasan Bukit Tangkeban.

Assalamualaikum sebelum masuk kawasan

Selamat datang di wisata bukit tangkeban desa nyalembeng

Seperti yang sudah sedikit saya ceritakan di atas, di puncak bukit tangkeban terdapat sebuah surau, atau Masjid yang dinamakan Surau Aqidah namun Surau tersebut sudah tidak di fungsikan lagi, bahkan sama sekali sudah tidak terawat dan penuh dengan coret coretan norak.

Kami sangat menyayangkan sekali melihat aksi vandalisme para pengunjung yang tidak bertanggung jawab yang dengan tangan jahilnya mencorat coret Masjid tersebut, saya tidak habis pikir dengan apa yang mereka lakukan, karena ini adalah sebuah Masjid yang harusnya kita jaga kebersihanya, tapi mereka malah mengotorinya dengan tulisan tulisan sampah.

Surau Aqidah Bukit Tangkeban

Vandalisme di  Surau tangkeban

Awalnya saya mau mendirikan sholat dhuhur di situ, namun betapa sedihnya karena tempat ibadah tersebut sudah sama sekali tidak bisa digunakan.

Selain itu di atas bukit tangkeban juga terdapat sebuah makam yang konon katanya makam seorang ulama besar, namun saya tidak tahu nama ulama serta sejarahnya, kami tidak bisa menggali informasi lebih detail mengenai sesuatu yang perlu di jawab di bukit tangkeban, karena kami tidak menemukan orang yang pas untuk kami wawancarai.
Makam di puncak bukit tangkeban

Bukit Tangkeban Indah

Pose ala ala di bukit tangkeban

Pandangan hampa tanpa kamu disisihku
Akses ke bukit nyalembeng kalian bisa tempuh dari arah Moga menuju jalur Guci, sampai ketemu dengan pertigaan pasar pulosari atau arah ke Purbalingga, kalian bisa ambil kiri, dan ikuti terus sampai ketemu dengan gapura selamat datang di desa Nyalembeng, lurus terus sampai melewati sebuah mushola (lupa nama musholanya) dan ambil kiri, atau kalau kalian bingung kalian bisa tanyakan sama warga sekitar.
Menurut Kurnaedi Kepala Desa Nyalembeng Masyarakat sekitar sangat berharap ada sentuhan dari pemerintah untuk menjadikan Bukit Tangkeban sebagai salah satu Wisata Alam yang ada di Pemalang.
Hal ini juga ditegaskan kembali oleh Camat Pulosari bahwa beliau juga  mempunyai gagasan kalau Kecamatan Pulosari akan menjadi Kecamatan Wisata karena mempunyai banyak sekali potensi wisata yang belum dilirik oleh pihak-pihak terkait. (Sumber : http://pulosari.pemalangkab.go.id/?p=475)

Update :
Di Bukit Tangkeban Desa Nyalembeng sekarang sudah di bangun sebuah Gardu Pandang yang bisa di jadikan tempat untuk bisa memandang lebih luas lagi keindahan dari Bukit Tangkeban, yang lokasinya di sebelah Selatan, berikut beberapa foto yang di unggah oleh Hikam Maulana Al-Munawwar di Grup Wisata Kabupaten Pemalang.



Terima Kasih, Semoga menjadi tambah minat Anda untuk berkunjung ke Bukit Tangkeban, jangan lupa comment dan share jika bermanfaat.
#ExplorePemalang #WisataPemalang

5 komentar

  1. Padahal potensial ya mas, semoga pemerintah mau melirik lokasi wisata ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya , kalau di daerah sini bukit soalnya udah mainstream, coba kalau di Jakarta yang gak punya bukit hehehe

      Delete
  2. wuihhh asik deh sama adenya maen barengg.. gede bakal jadi adventure sejati nih :D

    ReplyDelete
  3. Masjinya benar di puncak ya kk?
    Keren banget.

    ReplyDelete

Hi... terima kasih sudah berkomentar
- Jangan lupa Check Notif Me.


For business inquiries
zainalmutakin.pml@gmail.com