Curug Sejajar Belik Pemalang

Curug Sejajar atau Curug Jajar terletak di Desa Badak, Kecamatan Belik Kabupaten Pemalang, kenapa dinamakan curug sejajar karena memang ada dua buah curug yang berdampingan, iya curug aja berdampingan masa kamu enggak... #Ea..

Curug Sejajar Belik Pemalang

Curug sejajar merupakan curug yang paling banyak di kunjungi di antara curug curug lain yang berada di Desa Badak, karena curug sejajar mempunyai pemandangan yang sangat mempesona, dimana dua curug yang di apit oleh sebuah bukit di sekelilingnya, serta diantara pematang sawah yang luas, sehingga menjadikan curug sejajar menjadi curug yang tampak mempesona,  dan selain curug Sejajar, ternyata masih banyak juga curug curug lain di sekitarnya, dan kalau boleh saya bilang, curug sejajar seperti sebuah gerbang untuk menuju ke banyak curug, nanti akan saya bahas di akhir postingan.

Rute menuju curug sejajar kalau kalian dari arah Randudongkal atau Purbalingga, kalian bisa menuju ke pasar belik dan ambil ke arah watukumpul, luruuuus terus saja sekitar 40 Menitan sampai melewati desa gunung tiga dan desa kuta, dan menemukan SD atau SMP 3 Badak, setelah SD atau SMP 3 tepat di sampingnya ada sebuah pertigaan, kalian bisa ambil kanan, sampai ketemu sebuah pertigaan lagi kalian ambil kanan lagi, luruuus terus sekitar 500M sampai ketemu perempatan kecil dan ada tulisan Desa Badak Central Gula Merah, kalian lurus terus lagi saja melewati jalan yang lumayan rusak dan naik turun, sampai mentok, nanti ketemulah dengan tempat parkir Curug Sejajar, atau kalau kalian ragu kalian bisa tanya setiap ketemu pertigaan.


Parkir curug jajar

Setelah sampai di lokasi parkir, kami langsung menuju ke curug jajar dengan melewati persawahan dengan sepoy angin dan hijaunya pemandangan sawah yang membuat perjalanan semakin asik, kurang lebih sekitar 200M, dan sampailah di curug Sejajar, kalau menurut saya sih perjalanan dari tempat parkir menuju ke curugnya hampir mirip seperti rute menuju ke Curug Dhuwur Wanarata, cuman kalau ini lebih dekat.

Melewati Sawah

Curug Sejajar bukanlah aliran air yang langsung jatuh ke tanah, melainkan aliran air yang mengalir melalui bebatuan di perbukitan, sehingga tidak menimbulkan cekungan di bawahnya, dan sangat amat aman untuk mandi mandi manja di bawah aliran airnya.

Keindahan Curug Sejajar Belik Pemalang

Setelah mengambil view curug sejajar dari beberapa spot ala ala fotographer amatiran, kami berniat melanjutkan ke destinasi selanjutnya, yaitu curug pitu, yang lokasinya di Desa Badak juga, namun setelah kami kembali ke parkiran dan coba bertanya keberadaan curug pitu tersebut, ternyata untuk menuju curug pitu, dari curug sejajar kita tinggal naik lagi saja ke atas, dan nanti bukan hanya curug pitu saja yang bisa di temui, melainkan ada banyak curug... yang antara lain :

1. Curug Sered
2. Curug Prau
3. Curug Bawang
4. Curug Rukiah
5. Curug Dawa
6. Curug Payung
7. Curug Ambal Pitu DLL

Mendengar banyknya destinasi curug yang bisa di jumpai dalam satu perjalanan gua langsung excited banget untuk melihat keberadaan curug curug tersebut, namun untuk melihat curug curug tersebut kita harus tracking ke bukit dengan ketinggian sekitar 700mdpl . (Perkiraan saya)

Waktu menunjukan sekitar pukul 13:30 meskipun sudah mepet sekali waktunya, tapi rasa penasaran membuat kami kembali lagi untuk menyusuri keberadaan curug curug tersebut.

Berdasarkan jalur yang di arahkan untuk mencapai lokasi tersebut, adalah dengan mengambil jalur kanan sebelum curug sejajar, sehingga posisi kita nanti akan berada di atas curug jajar, dan kemudian kita ambil jalur ke kanan lagi ketika menemukan pertigaan.

Di sini ada dua pertigaan, karena bingung kami belok kanan saat pertigaan yang pertama, setelah kami telusuri ternyata buntu, dan akhirnya kita kembali lagi.

Di pertigaan yang ke dua, kita ketemu sama bapak bapak, kami bertanya arah menuju curug pitu kemana? Namun dia jawab lurus saja mas,... padahal kita di sarankan untuk belok kanan, kami sempet bingung sihhh
Cuman setelah saya kembali menanyakan jalur yang belok kanan tersebut, katanya itu jalur menuju sebuah candi tempat pemujaan, denger hal tersebut gue semakin tertarik untuk lebih tau lagi, namun karena ada dua cewe di antara kami, akhirnya kami memilih untuk lewat jalur yang lurus, takut terjadi apa apa.

Saya percaya di tempat ini banyak mengandung cerita mistis dan sejarah kalau di lihat dari nama nama curugnya, dan juga di katakan tadi di bawah bahwa di atas juga ada makam mbah mangkunegoro juga, namun hanya orang orang tertentu saja yang tahu...

Di sepanjang jalan kami juga sempat berpapasan dengan petani penduduk sekitar, dan kami selalu memastikan apakah ini benar ke curug pitu, dan katanya benar, setelah sampai di pertengahan jalan, memang kami menemukan curug, tapi hati saya berkata kalau itu bukan curug pitu karena berbeda dengan apa yang saya lihat di foto, kami terus berjalan namun medan yang kami lalui semakin tidak jelas dan buntu, sampai akhirinya terpaksa kami membuat jalur sendiri untuk sampai di puncak.

Ada curug lagi

Mencari Curug Pitu

Setelah bersusah susah payah, akhirnya kami menemukan jalur lagi, kami mengikutinya ke arah kiri menuju selatan, hingga sampailah kita ketemu di sebuah pertigaan, disitu juga ada sebuah aliran sungai yang indah, seperti bak taman,


Hujan mulai turun waktu hampir menunjukan pukul 15:00, dari pertigaan tersebut, kami mencoba mengambil arah kanan, karna kalau ke kiri perjalanan sepertinya akan semakin menjauh....
Baru beberapa langkah kami berjalan, hujan deras mengguyur kami, sedangkan kami mulai memasuki hutan pinus dan pandangan semakin gelap, rasa takut semakin terasa, karena takut terjadi apa apa, akhirnya kami memutuskan untuk kembali saja, karena waktu memang sudah cukup sore,

Kami kembali dengan melewati jalur yang berbeda, karena kalau melewati jalur yang sama, kami sudah tidak tahu lagi, karena kami tidak memasang tanda saat membuat jalur baru tersebut, selain itu sangat beresiko buat perempuan.

Dari jalan pulang yang kami lalui, ternyata sampailah kami di pertigaan yang kedua, yang kata bapak bapak tadi adalah jalur menuju ke candi pemujaan..
Di jalan tersebut juga kami menemukan pemandangan curug, tapi kami tak bisa memotretnya karena hujan, kami semakin bingung sebenernya keberadaan dari curug yang banyak tersebut dimana, dan yang jadi pertanyaan kami,

Apakah kami salah jalan atau bagaimana??? Sehingga keberadaan curug curug tersebut tidak bisa kami temui, sehingga masih menjadi misteri buat kami.

Selain informasi banyaknya curug yang terdapat di Desa Badak tersebut, informasi lain juga kami dapatkan tentang sebenarnya betapa banyak potensi wisata alam yang ada di Kabupaten Pemalang, selain curug curug yang ada di desa Badak, katanya terdapat juga  sebuah sumber mata air panas mirip guci, yang katanya masih dalam proses pengajuan perencanaan pembangunan kepada Pemerintah Kabupaten, saya si berharap sekali Pemerintah Kabupaten Pemalang bisa memanfaatkan potensi wisatanya agar bisa menjadi sumber pendapatan buat masyarakat sekitarnya, karena tetangga sebelah juga menginginkan wisata tersebut karena memang lokasi yang sangat Potensial.




NB :

Parkir 3000/Motor

#ExplorePemalang

13 komentar

  1. akhirnya sampai juga ya kang... ngecurug bareng yukkk ahh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo Bang, saya juga masih penasaran sama ke tujuh curug lainya lagi...

      Delete
  2. udaranya segar ya mas, dan jadi tempat refresing yang baik ya :)

    ReplyDelete
    Replies

    1. Iya jauh dari perkampungan...apalagi kalau ada inovasi, di bikin tempat buat nyantainya hehe

      Delete
    2. betul mas, minimal dibuat jalan setapak yang bisa dilalui motor. kayaknya sampai kesana kecapekan banget mas nya

      Delete
  3. Kalau saya ketemu foto air terjun kayak gini, jadi pingin nyeburrrrrr

    ReplyDelete
    Replies
    1. Huum... ane gak nyebur karena masih ada destinasi curug lagi... eh malah gak ketemu dan kehujanan... jadinya mandi air hujan 😃

      Delete
    2. Huum... ane gak nyebur karena masih ada destinasi curug lagi... eh malah gak ketemu dan kehujanan... jadinya mandi air hujan 😃

      Delete
  4. pemandangan pas trekkingnya mantep kayanya, kak :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Huum mantep banget, bisa buat Obat Galau #eh

      Delete
  5. Andai saya ada di Purbalingga lebih lama, saya mau menjelajah Purbalingga dan sekitarnya. Banyak air terjun yang cantik cantik, kayak yang satu ini. Pengin main main ke Pemalang nih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Main saja mas, di Pemalang juga banyak curug sama kaya di PBG, saya juga blm explore Pbg. Padahal deket

      Delete

Hi... terima kasih sudah berkomentar
- Jangan lupa Check Notif Me.


For business inquiries
zainalmutakin.pml@gmail.com