Pengalaman Kena Denda KRL

Dimana mana dan apapun jenisnya yang namanya kena denda pasti bikin kesal dan bete, apalagi kalau kena denda tilang, hehehe 

Nah pada kesempatan kali ini saya mau berbagi cerita kepada pembaca setia blog ini hehe tetang pengalaman kenapa saya bisa kena denda KRL, biar tidak terjadi kepada kalian semua, karena dendanya lumayan bisa buat makan dua hari.
Kena denda KRL
Sumur : irfan-rhinoarashi.blogspot.com
Ceritanya pas saya lagi balik lagi ke Jakarta dengan menggunakan kreta api, seperti biasa saya turun di stasiun Bekasi, karena kejauhan kalau berhenti di stasiun senin (stasiun terakhir) Setelah di Stasiun Bekasi saya harus naik KRL menuju stasun Klender Baru.

Dulu sebelum ada peraturan terbaru yang saya gak tau, kalau habis naik kreta jarak jauh itu di perbolehkan langsung naik KRL tanpa harus membeli tiket KRL, hanya dengan memberikan bukti tiket kreta yang barusan kita naiki saja kita di perbolehkan keluar stasiun,

Sedangkan pada peraturan terbaru ini, ternyata sudah tidak di perbolehkan lagi untuk melakukan hal seperti di atas, melainkan harus keluar stasiun dulu dan membeli tiket KRL,

Karena waktu itu saya gak tau, saya langsung aja naik KRL menuju stasiun Klender Baru, dan pas saya minta keluar kepada security, teryata tidak di perbolehkan dan saya langsung di seret di bawa ke sebuah ruangan.

Saya di tanya kenapa melakukan kesalahan ini, belum sempat saya menjawab, dan karena kesalahan ini kamu harus bayar denda senilai 50.000
Dalam hati sayang banget kalau harus ngeluarin uang segitu, mungkin bagi kamu gak seberapa tapi buat saya yang masih merintis sebuah karir ya berasa sayang aja.

Dengan sedikit basa basi saya coba iseng dan menawar agar di turunkan atau diberi kebijakan karena ketidaktahuan saya, tapi katanya ini sudah menjadi peraturan dan konsistensi perusahaan bahwa setiap tindak kesalahan harus di kenakan sanksi, seperti hal hal lainya yang menjadi kebaikan dan kemajuan PT kereta api.

Namun akhirnya gue di kasih kebijakan dengan dua pilihan, yang pertama membayar denda 50.000 atau harus membeli tiket tiga sekaligus karena saya melewati tiga stasiun beserta hitungan tarif standar dari jarak saya naik, yang berarti kalau di uangkan menjadi 36.000 

Gue masih sempet nawar lagi agar dendanya di ganti jangan pakai uang, tapi pakai push up atau apa gitu hahaha, karena memang saya baru pulang kampung dan harus irit di Jakarta sampai gajian,
Namun tidak bisa, agak lama saya terdiam, sengaja seperti orang kebingungan, dan berharap mendapat ampunan, dan mencoba pasrah saja apa yang akan dilakukan para petugas itu ketika saya tidak membayar hehehe, namun karena lelah pengin buru buru sampai kos, akhirnya saya bayar denda tersebut. Hmmm..

Itulah dia sedikit pengalaman saya kena denda KRL, semoga tidak terjadi pada kalian ya ...

10 komentar

  1. peraturan baru ya mas di untuk pindah kereta ya mas

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya gan, KAI sering banget update peraturan hahaha

      Delete
    2. tapi pelayanannya baguskan mas :)

      Delete
  2. Tesek banget dong mas...emang nya penumpang gelap apa sampai diinterogasi segala

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe ya secara tidak langsung memang penumpang gelap gan, kan saya tidak ada tiket.

      Delete
  3. Wah emang lumayan tuh dendanya, bisa dapet 1 buku baru haha. Saya bukan pengguna aktif KRL, jadi info ini bermanfaat buat saya..biar gak kena denda :D

    ReplyDelete
  4. coba ketauan nya di stasiun pertama, jadi ga harus bayar denda lewatin 3 stasiun yah

    ReplyDelete
  5. Pelajaran apa yang bisa anda petik dari kejadian itu gan!

    ReplyDelete
    Replies
    1. pelajaran yang gue ambil, jangan sok tau dan update informasi hihihihi

      Delete

Silahkan tinggalkan jejajak dengan berkomentar
- Jangan lupa Check Notif Me.

Jangan Lupa Share, Follow Tweet dan IG : @mas_adventure

For business inquiries
zainalmutakin.pml@gmail.com