Bukit Alesano : Bukit Gemes Dan Kekinian Di Bogor Yang Bikin Nagih

Aduuhh kenapa si terkenalnya Bukit Alesano padahalkan nama aslinya Alisano sodaranya Aliando 😁😁 tapi Up to Youlah apalah arti sebuah nama, yang jelas Bukit Alesano merupakan spot kece baru di Bogor Yang Nggemesin dan bikin nagih buat datang kesini lagi, bagaimana tidak ketagihan, pemandangan malam yang di suguhkan bener bener bikin suasana camping menjadi romantis, dan gak cuman pemandangan malam, pemandangan Gunung Pangrangopun menjadi daya tarik tersendiri untuk Bukit Alesano, pokoknya buat kalian yang masih ragu buat datang kesini tidak perlu ragu lagi, Ok. πŸ‘Œ


Bukit Alesano terletak di Desa Cijeruk Bogor Jawa Barat yang lokasinya berdekatan dengan Balai Embrio Ternak (BET), Bukit Alesano sangat recomended banget buat kalian yang sedang mencari tempat camping di sekitar Jakarta, 
Saat ini Bukit Alesano masih di kelola masyarakat sekitar sehingga tidak ada tarif resmi, dan saat ini Bukit Alesano juga masih dalam proses pembenahan fasilitas, seperti akan di buatkanya tempat untuk beribadah dan MCK.

Kunjungan kami ke Bukit Alesano sebenernya tidak di sengaja karena kami yang tidak jadi Camping di Gunung Pancar akhirnya melampiaskannya ke Bukit Alesano.
Baca : Gunung Pancar : Rute, Tiket, dan Reservasi Camping

Rute atau Jalur Ke Bukit AlesanoπŸ›΅
Untuk menuju Bukit Alesano bisa kalian tempuh dengan menggunakan kendaraan pribadi, baik motor atau mobil, namun untuk kendaraan roda empat disarankan jangan mobil yang terlalu tinggi karena jalan menuju kesana terdapat portal yang di khusukan hanya untuk kendaraan tertentu saja.

Perjalanan menuju Bukit Alesano kami tempuh dengan menuju ke arah Stasiun Kreta Api Batu Tulis Bogor dengan bantuan GPS, yang kemudian di lanjut dengan menuju Argowisata Warso Farm, masih terus  lurus  saja mengikuti petunjuk jalan yang di kasih GPS sampai menemukan pertigaan dengan papan petunjuk Balai Embrio Ternak (BET), kemudian kami belok kanan, masih lurus terus lagi saja sampai kembali menemukan pertigaan, belok kiri lagi mengikuti arah ke Balai Embrio Ternak (BET) sampai menemukan pintu gerbang Balai Embrio Ternak dan kalian bisa ambil kiri untuk menuju ke Bukit Alesano. 


Kurang lebih sekitar 100M kamu kembali akan menemukan pertigaan lagi untuk menuju Bukit Alesano dan disini  kamu akan dikenakan biaya masuk 10.000/ Motor dan tak jauh dari situ sampailah kami di Bukit Alisano, Jalan sebelum ke Bukit Alisano belum beraspal dengan rata, sangat nanjak  dan licin kalau hujan, yang membuat kami kesusahan dalam mengendarai motor dan sempat terjatuh, bahkan saat pulang turunpun kami minta bantuan temen disitu.

Pemandangan di Bukit Alesano cukup mengobati kekecawaan kami pada Gunung Pancar, kami yang mendadak bahagia langsung menuju basecamp dan melakukan registrasi dengan biaya 15.000/ Orang dan 10.000 untuk parkir motor sekalian titip helm, jadi total biaya yang kami keluarkan 35.000.


Saat kami sampai di sana Bukit Alisano Sudah ramai pengunjung dan tempat tempat untuk mendirikan tendapun sudah hampir penuh di isi oleh meraka yang datang duluan, kami terus berjalan ke atas mencari tempat lagi untuk mendirikan tenda, karena habis hujan, kami lebih memilih lokasi yang masih terdapat banyak rumput hijaunya agar tidak terlalu becek.

Gue gak nyangka pemandangan di bukit Alesano bisa sebagus ini, karena dari beberapa video yang gue lihat pada berkabut semua dan terdapat sebuah rumah di bukit Alesano, yang membuat saya berfikir kalau bukit Alesano sangat berdekatan dengan rumah penduduk, namun ternyata dugaan gue salah :D Bukit Alesano ternyata indah dan nggemesin banget....udaranya dingin dan kalau lagi beruntung bisa melihat pemandangan Gunung Pangrango yang indah dari Bukit Alesano.



Beruntungnya kami sampai di sana tidak terlalu sore sehingga bisa menikmati sore yang yang Indah di Bukit Alesano dengan ngopi ngopi ganteng, gila gilaan dan membuat beberapa video dokumentasi, “Ditonton ya kakak videonya kalau sudah jadi :D”

Waktu mulai malam, kabut tebal mulai berdatangan, kami yang kehabisan bateraipun akhirnya mencoba mencari colokan buat ngecarger.




Sekilas info di Bukit Alesano selain bisa di lewati dengan kendaraan bermotor juga sudah terdapat aliran listrik jadi buat kamu yang lemes karena hapenya lowbet bisa numpang ngecarger di Basecamp atau di warung, namun jangan mikir kamu bakalan gampang dapet colokan ya karena banyaknya temen temen yang lain  juga yang pada ikut ngecarger :D so tipsnya bawa terminal sendiri dari rumah πŸ˜‹πŸ˜‹

Gue lebih memilih ngecarger di warung, selain mencari beberapa Informasi mengenai Bukit Alesano pada pemilik warung juga biar bisa sambil ngopi dan makan pisang goreng 😁 bete jugakan kalau cuman nungguin hape penuh gak sambil ngapa ngapain, menariknya meskipun di bukit, warung di bukit Alesano tidak semena mena dalam menjual makananya lo, pisang nggoreng saja cuman seribuan, duuhhh samakan harganya kaya di bawah, gue doain mudah mudahan berkah deh buat si pemilik warung tersebut.

Pemandangan malam di Bukit Alesano malam ini di penuhi kabut kabut tebal jarak pandangpun hanya beberapa meter, membuat kami memutuskan untuk masuk ke dalam tenda saja, namun setelah kabut menghilang betapa terkejutnya kami ketika pemandangan kota yang di penuhi dengan lampu lampu bisa terlihat dari atas sini :D membuat pemandangan malam jadi romantis. 






Kami menghabiskan malam dengan ngobrol ngalor ngidul bercanda cekikikan mengingat kejadian tadi sore ketika kami kehujanan di jalan dan di usir saat numpang berteduh di salah satu toko, sampai satu persatu dari kami terlelap dalam dinginya Bukit Alesano.

Hujan gerimis kembali turun, aku yang masih asikpun terpaksa harus masuk ke tenda dan segera melelapkan diri, irama rintikan hujan yang terdengar dari dalam tenda seakan berbisik  melantunkan syair syairnya agar aku segera terlelap. #sokpuitis banget yakπŸ˜…πŸ˜…

Namun karena mupeng banget pengin dapet pemandangan Gunung Pangrango di pagi hari, tidurpun jadi sering ke bangun padahal masih gelapπŸ˜ͺ

Pagi datang, tapi mendung masih menyelimuti hari, dan kabut kabutpun enggan untuk pergi membuat gagahnya gunung Pangrango tidak terlihat, tapi tidak apa mungkin nasib belum perpihak pada kita :D dan inilah pemandangan pagi di Bukit Alesano yang dipenuhi dengan kabut.



09:30 Kabut juga belum pergi, padahal pengin banget foto dengan bacground Gunung Pangrango di belakangnya, sampai akhirnya kami harus rela meninggalkan Bukit Alesano karena sudah waktunya kami pulang.
Jangan lupa tonton videonya kakak :D



Itulah Gengs πŸ˜ sekilas perjalanan kami kemaren ke Bukit Alesano yang tidak sengaja, semoga bisa menjadi referensi buat perjalanan kalian, jangan lupa komeng ya, share juga kalau suka πŸ˜πŸ˜

23 komentar

  1. weew, dingin pasti daerah perbukitan. jaga kebersihan mas disana. :)

    ReplyDelete
  2. Dingin... Minum kopi panas sambil ngobrol dan di depan mata terhampar pemandangan epik. Surgaaaaa!!!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bikin lupa kalau ternyata punya hutang Banyak πŸ˜‡

      Delete
  3. saya baru denger mas, tapi kelihatan nya menarik banget buat di kunjungi :) di tunggu kunbal nya mas :)

    ReplyDelete
  4. Kacang2 murah 2 ribu per bungkus. Mari beli, diskon 0,1%. Beli 2 gratis 0. Mari beli-mari beli.

    ReplyDelete
  5. infonya maknyus bener nih... lengkap... oke lah... masuk ceklist... :D

    ReplyDelete
  6. Mantap nih mas,, nanti kalau bogor berarti destinasi wisatanya ke bogor dan bukit ini ya.. Tq mas informasinyaa yaa

    ReplyDelete
  7. wih mantap. dingin banget ga disini pas malem?

    -M.
    http://www.inklocita.com/2017/04/7-kota-dalam-9-hari-di-jepang.html

    ReplyDelete
  8. Keren ya pemandangannya, yang malam lebih joss. Jadi pengen kemping disana juga. Tapi jalannya kok serem ya kayaknya mas.

    ReplyDelete
  9. Wah bagus nih, mirip bukit bintang dago pakar ya kalo malem :D

    ReplyDelete
  10. lokasinya mirip banget sama di gunung andong ya :D

    ReplyDelete
  11. Mas, kalo toilet ada ga ya? bisa numpang diwarung ya? saya pengen ngajak anak euy.. nuhun infonya

    ReplyDelete
  12. Mas toiletnya gimana? saya pengen ngajak anak euy agak rempong soalnya kalo ga ada toilet. nuhun infonyaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada kak, cuman ya biasanya kalau lagi rame pasti antri... hehehe

      Delete
  13. Misi Gan . bukit alesano udh ditutup belum sebenernya ? atau masih di buka . denger isu yg ada ktanya di tutup secara permanen apa benar ?

    ReplyDelete
  14. Misi gan denger2 bukit alesano ditutup secara permanen. itu bener apa nggak gan ? Terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gosipnya si Iya gan, tapi kebenaranya saya kurang tahu..... tapi kemaren sihh ada temen facebook yang camp disana gan.

      Delete
  15. Kak punya kontak org basecamp sana nya ngga?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tidak punya gan, tapi kemaren temen saya habis kesana, dan sudah di tutup untuk camping, karena beberapa alasan yang salah satunya karena ulah para wisatawan yang datang juga, dan lain lain,

      Delete
  16. ini masih dibuka gak ya ? karna info terakhir katanya ditutup?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya gan di tutup karena berbagai alasan.

      Delete

Silahkan tinggalkan jejajak dengan berkomentar
- Jangan lupa Check Notif Me.

Jangan Lupa Share, Follow Tweet dan IG : @mas_adventure

For business inquiries
zainalmutakin.pml@gmail.com