Thursday, May 16, 2019

Nyobain Staycation di Antero Hotel by Prasanthi Jababeka

Buat saya liburan tidak melulu pergi jauh, hunting makanan dan nginep di hotelpun merupakan kegiatan liburan yang menyenangkan bagi saya untuk menetralisir pikiran setelah capek bekerja bagai Quda πŸ˜€, karena makanan dan hotel juga merupakan bagian dari catataan perjalanan yang perlu kita bagikan.

Nah pada kesempatan kali ini saya mau cerita pengalaman saya nyobain nginep di Antero Hotel by Prasanthi yang lokasinya di Jl. Benyamin Sueb Jl. Blk. I No.Blok, Mekarmukti, Kec. Cikarang Utara, Bekasi, Jawa Barat 17530

Views Antero Hotel
Pemandangan dari dlm Kamar

Dulunya nama Hotel ini adalah Hotel Horison, setelah ganti manajemen berubahlah menjadi Antero Hotel by Prasanthi, pengalaman saya nginep disini adalah karena malas pulang sehabis kuliah, karena tidak memungkinkan untuk pulang ke Jakarta Utara sayapun memutuskan untuk menginap saja sambil liburan.

Jauh amat kuliahnya dari Jakarta Utara ke Cikarang?
Ya jadi sebelumnya saya kerja di Cikarang dan Pindah ke Jakata Utara dan pada waktu itu kuliahku belum selesai. 

Jaman sekarang pesan hotel sudah tidak jamanya lagi on the spot, selain lebih mahal alih-alih tidak tersedianya kamarpun sangat memungkinkan, gak maukan sudah jauh-jauh kelokasi tapi tapi kamar sudah full, tentunya tidak efisien dan sangat menyita waktu. Namun tidak juga dengan menelfon bagian hotel tentang ketersediaan kamar, melainkan dengan menggunakan aplikasi booking hotel online, dan biasanya harga akan jauh lebih murah dan banyak diskon juga.

Banyak aplikasi booking hotel yang bisa kalian gunakan sesuai selera anda, kalau saya sendiri kebetulan pakai pegipegi karena menurut saya lebih murah dan banyak diskonnya. Proses bookingpun tidak ribet dalam hitungan menit semuanya ok, ada point yang bisa kita kumpulkan yang akan menjadi potongan harga dipemesanan selanjutnya.

Pertama kali masuk di lobi dan menemui receptionis saya langsung disuguhi minuman jus yang menurut saya tak biasa namun patut di coba. (penaran jus apa??? Cobain sendiri hehehe)

Letak geografis Antore Hotel juga cukup untuk sedikit menghindar dari keramaian kota Cikarang, tidak bising dan sangat tenang, buat kalian yang mau nyobain juga saya saranin ambil kamar lantai atas yang menghadap ke selatan, menurut saya pemandangannya lebih segar dan romantic kalau malam.
Banyak jenis kamar yang bisa kalian pesan seuai dengan kebutuhan kalian.


Di Antero Hotel juga tersedia Lyv Kitchen and bar yang merupapakan salah satu tempat nongkrong di cikarang ala bar yang paling nyaman, dimana dengan desain interior yang casual service dengan warna dasar yang tidak terlalu mencolok dan adem dipandang mata dibuat senyaman mungkin agar serasa di rumah sendiri,  sangat cocok untuk bersantai dan menikmati malam di area hotel, kalau kata orang bilang si tempat ini bisa untuk mengobati saat kalian sedang kangen nongkrong di Jakarta, tapi entahlahh justru menurut saya pribadi tempat ini jauh lebih nyaman dari tempat-tempat nongkrong yang ada di Jakarta. Dengan dekorasi yang katanya si dibuat biar seperti serasa dirumah sendiri, dan sajian makannanyapun varian International
Lyv Kitchen and Bar

Area Luar Lyv

Banyak banget dari kalian yang suka nanya, Bang...Bang..Bang kalau staycation ngapain aja si bang? Emang gak bete bang sendirian bang??

Setiap orang mempunyai sifat yang beda-beda, kalau saya cenderung introvert pergi sendirianpun saya tidak masalah dan saya menikmatinya, hal ini saya lakukan ketika berkali kali mencoba pengin jalan bareng sama temen sendiri tapi selalu gagal karena waktu luang yang tidak pernah cocok, akhirnya daripada punya keinginan tidak kesampaian sayapun menjalananinya dengan sendiri, dan ini akhirnya menjadi hidup baru buat saya, dimana saya harus bisa membawa diri berbaur dalam beberapa komunitas dan teman-teman baru yang saya temui di jalan.

Ok jadi itulah saya.
Selain itu yang saya lakukan kalau staycation ya paling nulis, ngopi, sambil menikmati keindahan malam, berenang kalau ada kolam renangnya.

#pegipegiyuk

Saturday, April 13, 2019

Nyobain Kolam Renang GOR Otista Jakarta Timur : Aku Tercyiduk

Setelah kemaren nyobain belajar SCUBA Diving di Kolam Renang PD Prakasa Karawang, kali ini saya mau nyobain Kolam Renang GOR Jakarta Timur atau yang biasa disebut Kolam Renang Gelanggang Remaja Jakarta Timur.
Kolam Renang Gelanggang Remaja
Rencana untuk nyobain kolam renang ini sebenarnya sudah lama, sekitar tiga mingguan yang lalu, namun karena kurangnya keniatan dalam hati jadi malah keundur hehehe… habisnya jarak yang lumayan jauh (Cikarang – Jakarta) membuat mood jadi labil.

Kolam Renang Gelanggang Remaja terletak di Jl. Otista Raya No.121, RT.13/RW.8, Kp. Melayu, Jatinegara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13330

Pintu masuk tepat di depan Halte Busway Gelanggang jadi buat kalian yang mau kesana bisa menggunakan Busway supaya tidak terlalu banyak transit, tapi saya sendiri menggunakan sepeda motor dan mengandalkan GPS sebagai petunjuknya

Jam buka: 

Jumat 08.00–15.30
Sabtu 08.00–15.30
Minggu 08.00–15.30
Senin 08.00–15.30
Selasa 08.00–15.30
Rabu 08.00–15.30
Kamis 08.00–15.30


Tiket Masuk Kolam Renang GOR Jakarta Timur

Yang membuat saya sedikit kaget, tiket masuk Kolam Renang GOR Otista Jakarta Timur ini sangat ngat ngat murah cuman 12.500/ Orang hari libur dan 10.000/Orang untuk hari biasa, saya pikir kolam renang termurah di Jakarta cuman di Kolam Renang HS Agung dan Kolam Renang Marinir saja, Eh… taunya ada yang lebih murah, awalnya seneng sihhh tapi setelah masuk ke dalam dan keliling agak sedikit menyayangkan karena menurut saya pribadi kolamnya kurang terawat.

Di sebelah kiri setelah pintu masuk terdapat loker untuk pakaian dengan harga sewa Rp.5000, dan kamar bilas untuk perempuan, sedangkan disebelah kanan kamar bilas dan ganti untuk laki-laki, lumayan cukup banyak kamar ganti yang tersedia sehingga tidak perlua lama untuk mengantri dan persis di samping tempat bilas terdapat sederetan jajanan seperti chicken, pempek, dan berbagai jenis makanan lainnya, pas sedang bilas jadi mencium aroma-aroma yang bikin perut keroncongan.

Disisi kanan kolam terdapat tempat untuk duduk-duduk, terlihat beberapa segrombolan keluarga sedang asyik makan bekal bawaanya disitu, dan diujung kolam renang utama terdapat kolam renang lagi khusus untuk anak-anak, dan disisi kanan dan kiri terdapat dua orang pengawas yang lumayan sudah cukup tua.

Kolam Renang Jakarta Timur
Saya langsung berenang saja waktu itu meskipun sedikit agak geli karena banyak kotoran atau lumut yang pada ngambang dipermukaan kolam, duhhh ini gak dibersihin dulu apa ya ☹ dan kedalaman kolam hanya 1,5 M saja dan semakin dangkal.

Setelah saya perhatikan dikolam ini juga tidak terdapat sirkulasi air ahh tapi mungkin waktu itu sedang tidak dioperasikan #tapikan ☹ Ah sudahlahhh... setelah beberapa menit berenang barulah ada petugas yang ngambil-ngambilin kotoran yang ngambang, namun selang beberapa menit kemudian bau tak sedap mendadak menyengat kemulut, dan ternyata itu bau sampah, dan berdasarkan informasi dari blog sebelah memang ada pembuangan sampah disitu, dan berdasarkan yang diceritakanpun sama seperti yang saya alami.
Sampah Di Kolam Renang
Kurang lebih sekitar satu jam saya berenang, pas selesai bilas dan ganti pakaian seperti biasa saya ingin mengambil beberapa foto untuk dokumentasi perjalanan, saya sengaja mengambil dari berbagai sudut namun setelah selesai mengitari kolam untuk mengambil foto tiba-tiba saya didatangi sama bapak-bapak tua pengawas kolam.

“Mas dari mana ya….?!”

Karena pertanyaannya mencurigakan sayapun menjawab

“Saya dari blogger Jakarta pak…”

“Blogger Jakarta itu apa ya….?!!

Duuuhhh …..

“Blogger Jakarta itu komunitas blog pak, media ….”

“Terus itu tadi foto-foto buat apa ya mas”

“Emang kenapa ya pak”

“Disini gak boleh di foto-foto mas…! Harius izin dulu kalau mau foto”

“Waduh…. Tapikan gak ada informasinya pak, kalau disini dilarang berfoto-foto”

“Iya tapi harus ijin”

“Itu masnya foto mau buat apa”

“Buat Dokumentasi pak, buat foto Instagram, bapak ngerti Instagram nggak…?! (saya mulai kesal)

“Tidak disalah gunakan kan mas”

“Ya tidaklah pak” (tapi dalam hati saya jadi bertanya tanya, ada apa sebenarnya?)

Sayapun kemudian pergi, dan coba menanyakan hal itu kepada teman saya, dan katanya beberapa minggu lalu ada ibu-ibu yang marah-marah komplain karena kolamnya kotor, dan selain itu sepertinya karena banyaknya review jelek mengenai kolam itu jadi mungkin ada himbauan kepda petugas untuk melarang pengunjungnya berfoto-foto disitu. Duuhh… duuhh tidak seperti caranya Ferguso…. Sekarang jamanya sosial media kalau mau direview bagus ya bagusin tatanan manajemennya jadi tidak perlu repot-repot melarang pengunjung buat berfoto, layanan bagus pengunjung puas, reviewpun pasti bagus.

Meskipun begitu saya berharap semoga kedepannya bisa di benahi supaya kolam renangnya bikin betah, tidak usah terlalu murah dikampung saya saja 20.000 asal kolamnya bersih pengunjung akan puas dan tidak mendapat review jelek lagi.
Kolam Renang Gelanggang Remaja Jakarta Timur

Kuliner Enak Dekat Kolam Renang Gelanggang Remaja Jakarta Timur

Habis renang pasti penginnya makan yang berkuah, yang seger-seger, nah buat kalian yang bingung mau makan apa saya punya rekomendasi soto bogor enak di dekat situ, dari pintu keluar ambil kiri sekitar 20m ada McD nah di depan McD seberang jalan ada Soto Bogor, kalau hari minggu biasanya ramai orang-orang pulang dari Greja pada mampir kesitu, jadi harus sabar, karena saya saja demi ingin merasakan enaknya dibela belain nunggu.
Kuliner Jakarta Timur

Ok sekian review dari saya jangan lupa komen dan share kalau sekiranya bermanfaat.


Tuesday, April 9, 2019

Belajar SCUBA Diving di Kolam Renang PD Prakasa Karawang

Jujur selama ini belum pernah nyobain wisata bawah air dan merasakan sensasinya menjadi seorang penyelam, alasanya karena temen-temen maszal lebih suka naik gunung meskipun cuman wacana forever, dan kalau diajakin trip ke pantai atau pulau alasanya panas dan kurang perjuanganya, lalu apadaya masa iya mau ke pulau sendirian😟.

Latihan SCUBA Diving Murah
Dikesempatan yang mendadak ini Alhamdulillah Backpacker Karawang mengadakan Try SCUBA Diving dengan budget yang sangat ngat ngat murah, jadi saya pikir sayang kalau tidak ikutan, apalagi next trip rencana kita mau camp dan snorkling di Pulau Semak Daun.

Rencana untuk mengikuti latihan diving ini juga harus dibumbuhi dengan mini drama dulu, dimana hari sabtu, satu hari sebelumnya kunci motor beserta kunci kamar kos mendadak hilang jatuh pas lagi runing pagi, sudah bolak balik dicari disepanjang jalan teteup belum ketemu, sampai hari minggu tiba akhirnya terpaksa perjalanan dari Cikarang ke Karawang harus menggunakan transportasi umum, dimana pasti akan memakan waktu yang cukup lama dan budget yang membengkak karena biasanya kalau naik bus tarifnya suka-suka kondekturnya (dikasih uang pas bilangnya kurang, dikasih lebih gak dikembaliin), sempet mikir mau cancel saja tapi sayang dengan biaya yang sudah dikeluarkan, dan akhirnya go to Terminal Cikarang with Ojol

Harusnya waktu itu saya jangan naik bus dari terminal, tetapi langsung nunggu bus yang sudah jalan saja, tapi ahh yasudahlahh sudah terlanjur, kondisi bus yang saya tumpangi menurut saya enggak banget sihhh, selain kondisi bus yang sudah nggak karuan, jalanya juga lambat karena harus mennunggu penuh dulu, saya sampai di Stasiun Cikarang pukul 09:00 dan pukul 09:30 bus baru mau jalan, itupun masih berhenti berhenti dibeberapa titik, seperti di SGC dan pasar Lemah Abang, kan kesyeeel... emosi, pengin komplain ke supirnya tapi aaaarghhh cuman bisa melihat jam yang mulai menuju angka 10:00 waktu teori diving akan dimulai.

Bus Jurusan Cikarang - Karawang
Cikarang - Karawang

Saya turun di pertigaan Tanjung Pura dan lanjut dengan ojol lagi, dan disinipun saya harus mendrama dulu dengan kang ojolnya, dimana kang ojolnya harus muter muterin saya dulu karena dia tidak tahu persis lokasi kolam renangnya. meskipun saya sudah menggunakan GPS saya cuman bisa nurut aja sama kang ojolnya #malasdebat

Sampai di Kolam Renang PD Prakasa sekitar pukul 10:30 dan  5 menit berselang teori dasar diving baru dimulai Alhamdulillah kebagian.

Kolam Renang PD Prakasa Karawang


Teori Dasar Scuba Diving

Teori pertama yang diajarkan adalah teori snorkeling

1. Cara memasukan alat snorkeling kemulut
Saya bingung bagaimana menjelaskannya tapi intinya alat snorkelling atau selang pernapasan yang dimasukan kemulut sudah di design seuai dengan mulut manusia, cuman buat kalian yang belum terbiasa mungkin akan merasakan keanehan, yaitu mulut jadi berasa monyong, tapi ya memang begitu, jadi biasa aja dan hiraukan kemonyongan itu, karena kebanyakan hanya karena jadi monyong alat snorkelling yang buat pernapasannya hanya dimasukan setengahnya saja #katanya

2. Cara membuang air yang masuk ke masker atau kacamata snorkelling
Kacamata snorkelling bisa saja kemasukan air pada saat kita menyelam, untuk mengeluarkan air tersebut tentunya tidak mungkin kita buka karena kondisi kita sedang di dalam air (yang ada malah tambah banyak air yang masuk) tehniknya adalah membuangnya dengan hempasan hidung, tanpa harus membuka kacamata snorkelling tersebut. Dengan begitu air akan keluar.

3. Cara membuang air yang masuk ke alat snorklling
Saat kita menyelam terlalu dalam slang pernafasan kita pasti akan terisi air, untuk mengeluarkan air tersebut kita harus munculkan lagi kepermukaan dan hempaskan dengan mulut (disemprotkan pakai mulut)

4. Cara menggunakan kaki katak atau Fins
Untuk menggunakan kaki katak sama seperti pakai sepatu biasa hehehe, dan untuk mengoperasikanya saat renang kalain cukup kepakan saja atau berenang gaya bebas secara perlahan, dan kalau misalkan kalian mau berdiri kalian harus berputas berbalik arah.

Tehnik Snorkeling

Expresi kencing di Air πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…


Terori kedua : Perkenalan alat-alat Diving dan kegunaanya

a. Tabung udara untuk bernafas

b. Regulator : alat bantu pernafasan (penghubung tabung oksigen dengan mulut)

c. Gauges : alat ukur untuk mengetahui banyaknya oksigen yang tersisa dan kedalaman air, alat ini sebagai petunjuk untuk lamanya bertahan di dalam air.

d. Fins : kaki katak, untuk mempermudah dan mempecepat gerakan saat berenang

e. Weigh Belt : yaitu alat yang digunakan untuk menambah beban agar bisa penyelam bisa tenggelam.

f. BCD (Bouyancy Compensation Device) : sejenis jacket, mirip rompi yang bisi di isi udara untuk mempermudah penyelam ketika hendak naik supaya cepat mengapung.

g. Masker : (Kaca Mata)

h. Drysult : Pakaian wajib Diving

Ok gaes kurang lebih itu beberapa tehnik dasar dan peralatan yang dikenalkan ke kami, mungkin sebenarnya masih banyak tapi karena waktu yang singkat jadi dibuat sesingkat mungkin, tolong koreksinya di kolom komentar apabila ada yang keliru.

Cara memakai peralatan diving yang baik


Kolam Renang Karawang


Pengalaman Pertama Belajar Diving

Dari beberapa teori yang sudah dijelaskan pas saya praktekan ternyata susah gaes, pas nyoba snorkeling dan bernafas menggunakan mulut ternyata bener-bener perlu menggunakan tenaga paru-paru, pas awal awal saya pikir alat snorkelingnya mampet, ehh taunya ternyata saya yang belum bisa mengambil nafas dengan menggunakan mulut. Cukup lama beradaptasi dengan ini apalagi saya perokok 😭😭 tapi alhamdulillah akhirnya bisa juga, dengan kekuatan mulut, ambil nafas sebanyak banyaknya hempaskan perlahan dan ambil lagi..... tapi jujur paru-paru berperan banget dalam hal pernapasan ini.
Terus pas nyobain divingnya alhamdulillah sudah mulai bisa rileks pernapasannya, tinggal dilatih terus aja, tapi kapan lagi ya...... sepertinya perlu privat hiks hiks 

PS : Buat yang lagi cari info latihan SCUBA Diving bisa kepoin IGnya mas Hadid di @hadiddiver yang nglatih kita kemaren, jangan lupa follow IG saya juga di @mas_zennn

Terima kasih sudah membaca artikel ini, jika suka silahkan share, jika ada pesan yang mau disampaikan silahkan tulis di koment.



Friday, April 5, 2019

Pendakian Gunung Parang 930 Mdpl via Jalur Taraje #ExpedisiMendadak

Dari tiga gunung hits di Purwakarta tinggal satu yang belum saya daki, yaitu Gunung Parang. Gunung Parang mempunyai beberapa jalur pendakian dan jalur yang lagi hits sekarang adalah Jalur pendakian via ferata, untuk mendaki via jalur ferata dikenakan tarif 250.000/orang.

Jalur Pendakian Gunung Parang

Jalur pendakian Gunung Parang via Teraje terletak di Desa Pasanggrahan, Cilele RT 12/05 Purwakarta dan memiliki ketinggian 930 mdpl, alasan kenapa saya memilih lewat jalur Taraje atau jalur biasa adalah karena pendakian ini bisa dibilang pendakian mendadak,berawal dari obrolan gabut di WA Group liburan mau kemana, kemudian tercletuklah untuk ke Gunung Parang, yang kemudian mendapat banyak respon dan akhirnya diikuti oleh 16 anggota Backpacker Karawang.

Transportasi ke Gunung Parang

Perjalanan ke Gunung Parang kami tempuh dengan menggunakan sepeda motor, karena cuman ada 2 mobil dan tidak cukup untuk 16 orang πŸ˜” , seperti trip-trip sebelumnya meeting point di Alfamart Kosambi pukul 19:30 (belum termasuk waktu ngaret) setelah semua kumpul jam 21:_ lebih (kalau tidak salah) kita berangkat ke Gunung Parang dalam keadaan laper (harusnya makan dulu, tapi gara2 takut ditinggal jadinya gak makan, tapi nungguin yang lain kumpul lama juga πŸ˜“πŸ˜“πŸ˜“ )

Kalau menggunakan transportasi biasa kalian biasa menggunakan kreta jurusan Purwakarta lajut angkot tujuan Pasar Plered, dan lanjut charter angkot lagi ke basecamp, tidak ada angkot biasa maka dari itu dulu waktu ke Gunung Bongkok kita sewa angkotnya bareng pendaki lain  agar sharecost bisa lebih murah, selengkapnya bisa baca di perjalanan saya sebelumnya disini.

Sampai di Basecamp sekitar pukul 23:15 WIB waktu yang terbilang cukup cepat, kami langsung didatangi sama yang jaga basecamp untuk mengisi buku tamu dan simaksi sebesar 10.000/orang dan parkir 2000/motor. Di basecamp terdapat banyak saung-saung yang sepertinya sengaja dibuat untuk  istirahat para pendaki, ada juga yang dibuat khusus tempat mengaji anak-anak dan Mushola.

Istirahat, makan, ngopi-ngopi sambil ngobrol sebentar dan terlelap masing-masing karena sadar diri besok harus bangun jam 03:00 pagi untuk tracking, saya sebenernya malas tidur, rasayanya pengin menikati suasana malam di pedesaan tapi karena yang lain pada tidur jadinya ikut tidur juga.

Pukul 02:30 kami semua sudah terbangun, cuci muka, gosok gigi, berdoa dan tepat pukul 03:00 kita mulai berjalan menuju puncak Gunung Parang.

Kalau menurut saya tracking Gunung Parang lewat jalur biasa ini terbilang cukup mudah meskipun dari awal sampai ke puncak bayangan kita tidak dapat bonus landai satupun, tapi seenggaknya tidak ada jalur yang licin atau susah untuk dilalui, tapi kalau masalah capek tidak usah ditanya lagi yahh hehehe apalagi kalau yang belum bisa tracking atau jarang olahraga, atau tidak punya motivasi dan tujuan dari naik gunung itu apa, pasti yang ada penyesalan dan pengin turun aja, tapi kalau kita punya motivasi pasti selelah apapun akan kita hadapi, naik gunung bukan soal kecepatan berjalan kalau menurut saya, naik gunung itu berjalan, perlahan, beradaptasi dengan pernapasan dan menikmati lelahnya perjalanan. Motivasi naik gunung itu banyak, ada yang niat untuk buang lemak, niat biar punya foto-foto buat riya di instagram, blog dan lain sebagainya dan dari situ akhirnya timbulah hobi. (ngomong apa sihh)

Pos taraje Gunung Parang

Sebelum pos I kalian akan melewati jembatan dari bambu yang menuju ke rumah pohon, ikuti saja terus sampai ketemu pos I (Tanjakan Kosambi) , II (Tanjakan Sempora) dan III (Tanjakan Taraje), dan puncak bayangan, kami sampai di puncak bayangan. Sekitar pukul 05:00 WIB, disini kalian dapat bonus landai, di puncak bayangan terdapat sebuah makam seperti di Gunung Lembu, disini juga terdapat tanah lapang yang bisa dijadikan untuk camp kalau kalian mau menginap di atas. Kami semua memutuskan untuk sholat subuh disini, dari kami ada beberapa yang sudah ambil air wudhu dari bawah dan ada juga yang tayamum. Mudah-mudahan niat kami tidak ingin meninggalkan sholat saat perjalanan diterima Oleh Allah SWT “amiin”

Puncak Bayangan
Puncak Gunung Parang dari Pos Puncak Bayangan
Puncak bayangan ke puncak sesungguhnya hanya sekitar 20 – 3o menit saja, meskipun traknya nanjak dan berbatu, tapi mudah untuk dilalui, cuman harus tetap waspada apalagi buat kalian yang mendaki dengan banyak team, karena sesekali kadang banyak kerikil yang jatuh kebawah akibat pijakan.
Dan sekitar pukul 05:40 tamat sudah perjalanan mendaki gunung di Purwakarta.



Backpacker Karawang, Gunung Parang

Tidak begitu lama kami menghabiskan waktu dipuncak, karena satu diantara dari kami ada yang kebelet boker :D dan perjalanan turunpun jadi lebih cepat :D

Biaya Transportasi ke Gunung Parang

PP Cikarang – Gunung Parang menggunakan Vario 150 biaya bensin 70.000 2x isi, dan masih sisa 3 baris
Simaksi 10.000
Parkir 2000/orang
Biaya makan tidak saya hitung, karena tanpa pergi ke Gunung Parangpun pasti mengeluarkan uang buat makan :D

Gunung Lembu Purwakarta 792 Mdpl (Views Drone)
Gunung Haur Purwakarta : 517 Mdpl Yang Bikin Deg-Degan

Sekitar pukul 11:00 WIB kami pamitan sama Gunung Parang, karena laper rencana selanjutnya adalah kulineran, kebetulan salah satu dari kami punya rekomendasi tempat makan murah dan enak, yaitu ikan bakar dan nasi liwet, lokasinya di daerah Bendungan Cirata, yang merupakan bendungan pembangkit listrik tenaga air terbesar di Asia Tenggara, PLTA ini memiliki konstruksi power house di bawah tanah dengan kapasitas 8x126 Megawatt sehingga total kapasitas terpasang 1.008 Megawatt dengan produksi energi listrik rata-rata 1.428 Giga Watthour pertahun (Wikipedia)

Bangga bisa lewat sini, tapi sayang gak bisa foto-foto karena tidak boleh parkir disepanjang jembatan.

Thx To : Backpacker Karawang
Jangan luppa follow @mas_zennn dan share ke sosial media kamu.

Tuesday, March 12, 2019

River Tubing Ngaprak Adventure Purwakarta With Backpaker Karawang

River Tubing adalah kegiatan menyusuri sungai dengan menggunakan ban dalam mobil, dimana satu ban untuk satu orang, hal ini menurut saya sangat memacu adrenalin, dimana dialiran sungai yang deras kamu harus bisa mengendalikan ban yang kalian pakai sendiri, dan ketika kalian terbalik atau terpisah dari banpun kalian harus berusaha menyelamatkan diri dengan sendiri. Seruuu kan....!!

River Tubing Ngaprak Adventure Purwakarta

Trip kali ini saya bersama Backpacker Karawang mencoba River Tubing di salah satu sungai di daerah Purwakarta yang dikenal dengan sungai Ciherang.

Perjalanan kami mulai sekitar pukul 06:30 dari Alfamidi Anggadita Klari, menggunakan sepeda motor sekitar ada 26 orang yang ikut, cewek – cowok. Perjalanan kurang lebih memakan waktu sekitar 2,5 jam, melewati jalan raya Purwakarta, yang intinya tinggal ngikutin guide yang sudah tau jalan kesana, sampailah kami di basecamp Ngaprak River Adventure. 

Ngaprak River terletak di kampung Tanjaknangsi, Desa Raharja, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta - Jawa barat tepatnya sebelum Situ Wanayasa.

Kami mengambil paket dengan jarak sekitar 4KM dan memakan waktu sekitar 2 jam.

“Kang nanti jalurnya ada yang tinggi nggak? Maksudnya nglewatin air terjun gitu*
“Ohh gak ada kang, tapi tracknya menantang kok, karena airnya deras”
“Oughhh berati bakal biasa aja” (sombong gumamku dalam hati)

Sebelum menuju kesungai kita semua dibekali dengan pelampung, helm, dan ban, dan berjalan kaki ke arah sungai Ciherang sekitar 10 menit. Sungai Ciherang kalau tidak salah adalah dua aliran sungai yang menyatu, jadi sebelum sampai ke sungai ciherang kita berhenti di jembatan salah satu sungai yang airnya mengalir menyatu dengan sungai Ciherang.

“Kang sungainya bukan ini kan?” tanyaku
“tidak kang”
“Ohhh kirain...?, jangan sungai ini ya kang arusnya kurang deras” sombongku kembali

Di jembatan inilah kita diberi arahan sama akang-akang yang akan menjadi guide kita, beberapa tips mereka berikan seperti tips biar perjalanan lancar dan tips saat terlepas dari ban.
Persiapan sebelum river tubing

River Tubing Backpaker Karawang

Tips yang pertama supaya kalian tidak terpisah dari ban, adalah harus bisa menjaga keseimbangan badan kalian, terdengar memang sangat mudah, tapi ketika sudah berada di arus yang deras dengan banyak bebatuan emosi kita sudah tidak terkontrol lagi, yang ada hanya ketakuan, takut kepala terbentur batu dan lain-lain, tetapi jika kalian sudah menanamkan rasa percaya bahwa semua alat yang kita pakai akan menjaga keamanan kita, kalian nanti akan merasa biasa saja, hal ini saya rasakan ketika sudah melewati beberapa aliran dan perjalanan sudah hampir kelar(sudah terbiasa)

Tips yang kedua saat kalian terlepas dari ban. Karena arus yang sangat deras kadang kita susah untuk menjaga keseimbangan kita, sehingga terpisahlah kita dari ban, sama-sama terhanyut oleh arus yang deras, kejadian seperti ini sangat menakutkan dan memalukan sekali huhuhu... jadi ketika pertama jalan baru beberapa menit melewati jalur yang deras saya terlepas dari ban, langsung panik dan tak terkontrol, namun setelah merasa pelampung dan helm yang kita pakai melindungi kita, lama lama jadi biasa, dan tipsnya ketika kalian terlepas dari ban adalah terlentang saja mengikuti arus seperti body rafting, dan setelah kalian berada di arus yang bisa kalian lawan kalian bisa berenang menyelamatkan diri.

“Baru segini saja sudah takut, padahal tadi gayanya pengin nglewatin arus yang tinggi dan deras :’( maafkan hambamu ya Allah...”

Setelah mendapat arahaan kalian akan berjalan menuju sungai ciherang, sungai yang arusnya deras, kalian akan melewati persawahan yang hijau kalau beruntung, pas disini jangan sampai kalian mendahului kang fotografer ya kalau mau difoto, karena sangkin semangatnya, saya berjalan dipaling depan bareng kang guide yang lain, disisi lain kang fotografernya masih dibelakang alhasil saya tidak punya foto yang dipersawahan nan hijau itu, tapi mungkin ini juga karma, karena pas dijembatan sembelum yang lain pada datang, saya sudah minta foto duluan sama kang fotografernya heuu... (karma tuhan berlaku)

Setelah semua berkumpul satu-satu mulai meluncur, dan disinilah pertama kalinya saya terjungkir hehehe tapi asli tracknya bikin ciut nyali :’( takut sama batu batuannya

Sepanjang menyusuri sungai ciherang banyak hal-hal menegangkan dan lucu, tegang kalau lihat arus yang deras penuh bebatuan dan lucu kalau lihat ada teman yang ban-nya nyangkut atau kebalik hehehe (senang kalau lihat teman kesusahan)

River Tubing Purwakarta

Founder Backpacker Karawang




Indro Backpacker Karawang


kurang lebih ada 4 ttitik pemberhentian untuk menunggu yang lain, karena banyaknya kendala di jalan dan demi kemanan kita bersama kita juga harus memastikan yang dibelakang juga aman, dan setelah melewati 4 titik tersebut selesailah sudah perjalanan menyesurui sungainya hiks hiks sedih banget, masih kurang 😭😭😭

pulangnya kita dijembut sama mobil bak dan setelah sampai di basecamp kita langsung disajikan makanan box, entahlah waktu itu makan serasa enak banget... ada yang merasakan hal yang sama (komen di bawah)

setelah semuanya selesai, mandi makan dan bersih-bersih kitapun langsung pulang, tetapi karena waktu itu langsung sore kita mampir dulu untuk makan lagi :D karena ke purwakarta kurang lengkap kalau tidak makan sate dulu hehehe
sembari menunggu makannya datang kami isi dengan perkenalan.

Kuliner Purwakarta

Tips Sebelum Main River Tubing

Selain tips keselamatan di atas, ada juga beberapa tips yang harus kalian cermati. Berdasarkan pengalaman main river tubing menggunakan sendal itu gak asik, malah yang ada nginjek batu jadi licin, selain itu terjadinya kerusakan pada sendal juga akan terjadi, beberapa temen banyak yang sendalnya jadi korban hahaha, selain tidak enak menggunakan sendal jika kalian menggunakan kacamata atau jam, sebaiknya jangan dibawa karena berdampak juga pada kerusakan, tapi kalau soal kacamata mungkin menjadi kegalauan sendiri, tetapi jika kalian masih ngotot memakai kacamata saat river tubing artinya kalian juga harus siap kalau kacamatanya hilang atau rusak.


Pesan dan Kesan

Menurut saya pengalaman ini sangat menyenangkan, meskipun sebelumnya sudah pernah tapi kali ini merasa lebih seru, terima kasih buat Backpacker Karawang, akang guides yang setia melindungi kami, kang fotografer yang baik hati, gak ngeluh ngefotoin kita, satu yang menjadi perhatian saya terkait kemanan yaitu tidak adanya safety untuk bagian dengkul padahal itu bagian yang sering kena batu. selain itu hikmah yang saya ambil adalah kita sebagai manusia tidak boleh sombong.




Friday, March 8, 2019

RONCHE SQUARE : Wisata Anak dan Keluarga Moga Pemalang

Buat yang sering bolak-balik ke Moga atau tau daerah sekitar Moga Pemalang pastinya melihat ada sebuah wahana air baru disebelah kanan jalan sebelum pemandian, atau mungkin ada juga yang sudah pernah nyobain masuk kesana? (komen di bawah kalau sudah)

Ronche Square Moga pemalang

Sebagai orang yang suka kepo dengan wisata-wisata baru di Pemalang kamipun mencoba mendatanginya, wahana air baru ini diberi nama Ronche Square yang resmi dibuka pada tanggal 14 April 2018 yang diwakili oleh kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pemalang (Bp. Sapardi)

Ronche Square merupakan wahana air  baru yang menjadi salah satu program unggulan untuk mengenalkan kemajuan desa dan meningkatkan perekonomian masyarakat, sedangkan sasaran dari wisata air Ronche Square ini adalah untuk wisata anak-anak dan keluarga, dengan dilengkapi beberapa permainan untuk anak-anak, namun terdapat juga kolam untuk orang dewasa, selain itu ada juga makanan kuliner kas Desa Moga yang wajib kalian coba saat berkunjung kesana.

Masalah kebersihan Ronche Square sangat menjamin karena wahana air ini bersumber dari mata air langsung, namun sebagai pengunjung yang bijak harus tetap juga menjaga kebersihan.

Jam buka: 

Jumat 09.00–18.00
Sabtu 09.00–18.00
Minggu 09.00–18.00
Senin 09.00–18.00
Selasa 09.00–18.00
Rabu 09.00–18.00
Kamis 09.00–18.00



Harga tiket masuk Ronche Square

Dewasa : Rp. 10.000/Orang
Anak-Anak : Rp. 8.000/Anak

Merupakan harga yang sangat murah, namun harga tersebut bisa berubah sewaktu-waktu karena kami dapat harga tersebut pas lebaran kemaren, so mungkin kalau hari biasa akan jauh lebih murah.

Rounche Square Moga Pemalang

Sunday, March 3, 2019

Nyobain Ikan Bakar Pak Tarjo Yang Legendaris

Hallo Guys... Hallo Guys..... Hello Guys welcome back to my blog maszaladventure.com Ooooowwwwww.... :D

Kali ini saya kembali ingin mengajak kalian makan-makan di salah satu tempat makan di Jakarta Selatan, namanya Ikan Bakar Pak Tarjo, apakah kalian sudah ada yang pernah makan disini, (komen di bawah kalau sudah)


Ikan Bakar Pak Tarjo

Ikan bakar pak tarjo terletak di Jl. Tentara Pelajar No.22, RT.13/RW.12, Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan atau terkenal dengan permata hijau kebanyakan orang menyebutnya seperti itu, ikan bakar pak tarjo buka hampir setiap hari dari pukul 09:00 s/d 21:00 WIB akses untuk menuju kesana sangatlah gampang, kalian tinggal naik KRL turun di stasiun palmerah atau slsipi terus lanjut ojol, niscaya kalian akan sampai tidak lebih dari 30 menit.

Baca Juga : Kolam Renang Korps Marinir Cilandak KKO

Kenapa saya bisa tau tempat ini yaitu karena ajakan dari temen yang sudah pernah makan disitu dan pengin makan disitu lagi, katanya enak dan pengin saya ngerasain keenakannya juga #temanidaman πŸ˜€ dan akhirnya setelah selesai berenang di korps marinir cilandak KKO kamipun langsung meluncur ke ikan bakar pak tarjoπŸ˜€

Di ikan bakar pak tarjo kalian bisa pesan berbagai menu ikan, berikut daftar menu yang bisa kalian pesan.

Daftar Menu Ikan Bakar Pak Tarjo

- Baronang
- Bawal
- Kuwe
- Gurame
- Ayam-Ayam
- Krapu
- Kakap
- Udang bakar/ Goreng/ Tepung Asam Manis / Saus Padang, Tiram
- Cumi-Cumi Bakar
- Ayam Bakar / Penyet
- Cak Kakung
- Cak Toge
- Pete bakar/goreng
- Tongseng Kambing/Ayam
- Sate Kambing
- Sop Ikan
- Soto Ayam
- Iga Bakar
- Bebek Bakar
- Sate Kambing
- Sate Ayam
- Tahu Sumedang
- Otak-Otak

Sambil menunggu pesanannya datang kalian akan disuguhkan tahu sumedang dulu tapi tidak gratis ya hehehe
Menurut saya hasil ikan bakar yang disajikan sangat gurih dan enak, mungkin karena cara pembakarannya yang sukses, dengan bara api yang sangat bagus, namun sayang sambalnya kurang begitu pedas dan kurang banyak jadi menurut saya jadi kurang nendang, sebenarnya bisa saja saya minta sambalnya ditambah atau dibikinkan sambal lagi, tapi entahlah rasanya malas ngomongnya dan masalah tempat juga menurut saya kurang nyaman, jauh dari ekspektasi yang saya bayangkan.


Ketika mendengar ikan bakar, saya membayangkan lokasinya bakalan ada saung-saung, musik jawa, gemercik air, dan semilir angin, dengan nuansa persawahan, namun setelah sampai lokasi lumayan agak kaget. Tetapi dari makanan sangat rekomended buat kalian yang doyan ikan bakar.

Soal harga saya tidak tahu menahu karena saya ditraktir heuu...πŸ˜… tapi menurut saya lumayan cukup mahal, kurang sepadan dengan tempat yang disediakan meskipun menu yang disajikan enak.

Meskipun dari segi tempat kurang, tapi banyak pelanggan yang datang namun tidak untuk dimakan disitu.

Oke gaes bukan kalian yang mau kasih rekomendasi tempat makan yang enak bisa komen di bawah 😊😊jangan lupa share ke temen-temen yang lain.

Note : karena sedang ada masalah dengan kolom komentar blogger, jadi mulai sekarang kolom komentarnya diganti dengan komentar dari disqus, kalian bisa registrasi dulu agar bisa komentar, atau kalian juga bisa komentar melalu komentar facebook, intinya tidak ada alasan untuk tidak meninggalkan komentar. Ok.
Terima kasih πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†

Wednesday, February 20, 2019

Review Negri Dongeng : Ekspedisi 7 Gunung Tertinggi Di Indonesia

Buat khalayak umum film ini mungkin kurang begitu menarik, tapi buat kalangan pendaki film ini sangat spesial dan menjadi inspiratif banget, kemunculan film negri dongengpun memperoleh banyak dukungan khususnya dari kalangan pecinta alam. Dan  agar bisa tayang di bioskop lebih lama hampir disetiap kota mengadakan Gotong Royong Nonton Bareng Negri Dongeng, agak merinding dengernya apalagi ketika saya menemukan link registrasinya dari berbagai kota.

Sebagai orang yang masih dikatakan hobi naik gunung sayapun tidak mau ketinggalan untuk ikut berpartisipasi dalam bentuk dukungan untuk menonton film dokumenter terpanjang tersebut, apalagi disetiap grup whatsapp yang saya ikuti selalu ramai dengan obrolan nobar negri dongeng, dan supaya tidak ketinggalan cerita sayapun akhirnya nonton bareng temen sependakian saya di CGV Indonesia, saya lupa kenapa akhirnya kita nonton film negri dongengnya di Bekasi, padahal saya tinggalnya di Cikarang dan temen saya di Tangerang, tapi kalau tidak salah karena waktu saya sudah pesan tiketnya duluan  yang mau nggak mau akhirnya saya harus maksa temen saya buat datang ke Bekasi hehehe


Negri dongeng adalah sebuah film dokumenter karya Anggi Frisca yang berkisah tentang 7 seneas muda Indonesia yang mendaki 7 gunung dengan berbekal 7 kamera, mereka sangat mencintai Indonesia, dan mereka ingin memperlihatkan pada dunia bahwa indonesia itu hebat, indonesia itu indah. 
Berikut 7 Gunung yang didaki dalam film Negri Dongeng.
1. Gunung Kerinci Sumatera
2. Gunung Semeru di Jawa Timur
3. Gunung Rinjani Lombok Nusa Tenggara
4. Gunung Bukit Raya Kalimantan
5. Gunung Latimojong Sulawesi
6. Gunung Binaiya Maluku
7. Gunung Jayawijaya Papua

Banyak alasan kenapa film ini wajib banget didukung, yang pertama dari segi perjuangan untuk mempersiapkan dan mengeksekusi film ini juga sangat panjang, sekitar 2 tahunan, dan selain itu dari segi pendanaan juga dilakukan dengan gotong royong, hal seperti inilah yang menurut saya sangat perlu untuk diapresiasi.

Baca Juga 7 Wisata Gunung Dekat Jakarta

Sepanjang nonton film negri dongeng scene scenenya terasa sangat natural secara tidak sadar langsung membawa imajinasi saya dalam sebuah perjalanan dimana seperti biasanya saya mendaki gunung, menyusun rencana, bercengkrama dengan warga sekitar, mendapatkan budaya baru dan lain sebagainya.

Pendakian dimulai dari Gunung kerinci gunung kerinci tidak terlalu banyak dan detail yang diulas melainkan hanya kesederhanaan dan keramahtamahan penduduknya saja, dimana mereka disambut dan boleh menginap disalah satu rumah warga sebagai pelancong, yang mungkin jarang sekali ditemui di kota-kota besar, begitupun waktu di semeru dan rinjani.

Berlanjut ke pendakian selanjutnya yaitu gunung bukit raya, disini mulai terlihat detai perjalananya, mulai dari transportasinya yang susah hingga ke track jalur pendakiannya yang masih sangat rimbun, karena sepertinya jarang sekali dilalui, ditambah dengan turunya hujan yang membuat lintah atau pacet pada keluar, diperjalanan ini kita akan mulai mengenal karakter dari para pemain, dari keberhasilan disetiap mendaki membuat saya ikut bangga dan merasakan betapa harunya ketika sudah berhasil menggapai puncak.

Ada beberapa yang menurut saya sangat disayangkan, yaitu dari segi sinematografi bisa dibilang sangat kurang... ahh tapi mungkin karena ini film yang bergenre dokumenter dengan hanya mengandalkan beberapa personil saja dan tanpa perlu scene yang diulang ulang, sebagai seorang yang pernah merencanakan bikin dokumenter mendaki gunung sendiri saya memakluminya karena mendaki gunung itu lelah, kadang apa yang sudah kita rencanakan lupa seketika. Hehehe

Berlanjut ke pendakian selanjutnya, gunung latimojong di sulawesi disini kita diperlihatkan sisi sisi pendakian yang lain dimana dasar tehnik survival perlu kita kuasai, kerjasama tim dan mengesampingkan ego masing-masing karena kita punya tujuan yang sama.

Berlanjut ke Gunung Binaiya Maluku, track perjalanan gunung disana sangat asing buat saya, sangat jauh berbeda dari gunung-gunung di Jawa, disana sepertinya jarang sekali didaki terlihat dari rinbunnya track perjalannya, di scene ini saya jadi ingat pengalaman pribadi saya ketika salah satu diantara kami harus pulang padahal baru setengah perjalanan untuk menuju puncak.


Perjalanan terahir adalah di Gunung Cartenz dan Jayawijaya, yang merupakan perjalanan terahir mereka, disini jugalah saya baru paham kenapa film ini diberi judul negri dongeng, ada satu pemandangan yang saya sendiri tidak percaya itu ada, seperti di Negri Dongeng.

Friday, January 25, 2019

Kolam Renang Korps Marinir Cilandak KKO

Meskipun tidak jago berenang namun ketika melihat air yang warnanya biru bawaanya pengin lompat aja, begitupun saat tau kalau di Cilandak KKO ternyata ada kolam renang yang murah meriah, sayapun langsung bersemangat ingin mengunjunginya.

Terletak di Jl. Raya Cilandak Kko, RT.3/RW.5, Cilandak Timur, Pasar. Minggu, Kota Jakarta Selatan atau sebelum Transmart Cilandak KKO atau sebaliknya, kalian tanya orang sekitar saja kalau bingung.

Kolam renang corp marinir cilandak kko

HTMnya cuman 20.000/orang pas weekend pula, setara dengan harga kolam renang di kampung, kolam renang panorama randudongkal misalnya. Meskipun harga tiket masuknya cuman 20.000/orang namun kolam renang ini bersih dan asik untuk dinikmati, dipintu masuk terdapat rak sepatu dan sandal dan pengunjung diwajibkan untuk melepas alas kaki ketika memasuki area kolam renang, hal ini dibuat demi kebersihan kolam renang.

Disebelah kanan terdapat kamar bilas untuk laki-laki dan perempuan dengan ruang yang cukup banyak, sedangkan di sebelah kiri terdapat warung kecil dan tempat bilas, juga mushola. Dan di paling ujung adalah tempat untuk duduk-duduk, di sudut kiri dan kanan kolam renang terdapat dua penjaga yang selalu mengawasi para pengunjung yang sedang berenang, karena kedalaman kolam renang mencapai 2,5 meter,
Kolam renang corp marinir cilandak kko

Penjaga Kolam Renang

Panjang kolam renang kurang lebih mungkin sekitar 10 meter dengan lebar sekitar 6 meter.  disebelah kiri kolam utama terdapat kolam husus anak-anak dan di sebelah kanan kolam husus diving dan untuk loncat indah dengan kedalaman 4 meter.

Kolam renang Marinir Cilandak KKO lumayan cocok untuk mengisi hari libur dengan pengunjung yang tidak terlalu ramai.

Harga Tiket masuk Kolam renang Korp Marinir Cilandak KKO

- Hari Senin – Jum’at Rp. 10.000/anak-anak
- Hari Sabtu – Minggu atau hari libur Rp. 15.000/anak

- Hari Senin – Jum’at Rp. 18.000/Orang Dewasa
- Hari Sabtu – Minggu atau hari libur Rp. 20.000/Orang Dewasa

Jam Operasional

- Senin – Jum’at Jam 07:00 s/d 17:00
- Sabtu – Minggu Jam 08:00 s/d 18:00

Fasilitas

- Kamar ganti pria dan wanita
- Kamar bilas
- Kantin
- Mushola
- Locker
- Kolam diving
- Rental alat renang

Kolam renang Cilandak KKO




Friday, January 18, 2019

Pengalaman Menginap Di Hotel Erlangga 2 Purwokerto

Buat kalian yang mungkin pernah kemalaman di Terminal Purwokerto kemungkinan pasti pernah ditawarin penginapan di Hotel Erlangga 2.

Hotel Erlangga 2 Purwokerto memang terletak persis di belakang Terminal Purwokerto, rekomendasi  utama buat yang kemalaman di Terminal Purwokerto.

Review Hotel Erlangga 2 Purwokerto

Meskipun pernah 5 tahun tinggal di Purwokerto, tapi baru kali ini terpaksa harus menginap di hotel, alasanya karena memang sudah tidak punya tempat tinggal dan tempat numpang lagi di Purwokerto, sehingga mau tidak mau kalau mau berkunjung ke kota itu harus reservasi penginapan dulu.

Cari penginapan di Purwokerto melalui situs-situs online untuk kelas harga 300rb ke bawah terbilang cukup susah, ada si beberapa hotel kapsul ala backpaker yang tarifnya seratus ribuan, cuman kalau menurut saya kalau melihat dari fotonya terlihat sumpek banget, jadi meskipun harganya murah saya kurang tertarik.

Karena susahnya mencari penginapan lewat online dan memang jarang juga penginapan di Purwokerto yang menyediakan reservasi online jadi mau tidak mau harus reservasi ke tempatnya langsung, buat saya pribadi jujur males kalau di jaman sekarang yang sebenernya semuanya sudah online tapi ternyata masih ada sekelas hotel yang reservasinya harus datang langsung ketempatnya, awalnya sempet mikir aneh, tapi setelah tanya ke temen-temen katanya kalau di daerah-daerah memang masih seperti itu, bahkan kalau misalkan kita mau reservasi by phonepun katanya bilangnya sudah penuh kalau pas musim-musim liburan, karena katanya dia lebih mengutamakan yang chek-in langsung ke lokasi.

Selain itu pilihan pembayaranyapun masih harus cash, tidak ada mesin Edc, jadi buat kalian yang mau menginap di Hotel Erlangga 2 Purwokerto harap menyiapkan uang cash. Kebiasaan hidup di kota jujur menganggap ini menjadi sesuatu yang ketinggalan banget, dimana sekarang semuanya sedang beralih digital tetapi bisnis sekelas hotel masih harus melayani pembayaran cash.
Waktu itu kamar yang masih tersisa hanya tinggal satu, dan itu kamar nomer 13, sempet mikir kok ada kamar hotel dengan nomer 13 ...???? bukanya katanya tidak ada ya, karena dianggap sebagai angka sial?

Karena tidak ada pilihan lain saya ambilah kamar nomer 13 dengan harga 211.000 (kalau tidak salah) dan saya tidak mendapat kwitansi pembayarannya, meskipun saya tidak meminta selayaknya badan usaha harusnya wajib memberikan bukti bayar atas transaksi penjualan tersebut.

Hotel Erlangga 2 Purwokerto

Melihat halaman yang luas saya senang, namun ketika masuk ke kamar no 13 tersebut jujur saya langsung merasa horor sendiri, ditambah dengan ruangan yang tidak terang, dengan aura yang menurut saya menyebalkan. Kalau biasanya desain kamar hotel dibuat sangat cerah dengan perpaduan spreai putih dan warna lainya yang terlihat terang, namun disini sprei yang tersedia berwarna merah hati atau coklat gelap saya lupa, TV tabung dengan chanel lokal, AC, tidak ada Wifi dan tidak ada pemanas air, tidak dikasih sikat gigi dan pasta, dan handuk yang dikasih sudah sangat kusam, dan saya melihat ada putung rokok di kamar mandi. Ok saya tidak mempermasalahkan ruangan tersebut dipakai untuk merokok karena saya sendiri perokok, tapi seenggaknya cleaning servis harus memastikan tempat tersebut bersih dan rapi ketika habis ditempati sama orang lain, kamar mandi tidak pakai shower, dan tidak ada air anget.

Hotel Erlangga 2 Purwokerto

Buat kalian yang tidak terbiasa membawa peralatan mandi saat bepergiaan pasti akan pusing, tapi tenang karena di depan receptionis ada semacam minimart jadi kalian bisa beli sikat gigi disitu.

Pengalaman menginap disisni buat saya sendiri merasa kurang nyaman, kurang rekomended menurut saya buat kalian yang sedang liburan, tapi kalau tidak sedang liburan juga kurang rekomended kayaaknya. Tapi terpakasa tidak ada tempat lain bisa di coba sendiri, saya tidak tahu kalau untuk kamar lain yang harganya di atas 200K mungkin bisa jadi lebih nyaman dan bersih.


Disclaimer :
Tidak ada tujuan dan maksud apapaun dalam tulisan ini, tetapi demi kenyamanan pelanggan sebaiknya pelaku bisnis perlu memperhatikan hal-hal tersebut, jadi pertanyaannya 210K dengan fasilitas tersebut menurut kalian worth it gak sihh...??? 

Friday, January 11, 2019

Keindahan Panorama Curug Pengantin Tegal, Bikin Kamu Makin Betah

Bicara mengenai Tegal, mungkin pikiran kita tertuju pada warteg (Warung Tegal) yang banyak kita temui dimana-mana. Nah, Tegal sendiri merupakan sebuah Kabupaten di Jawa Tengah yang berbatasan langsung dengan pantai utara Jawa.

Kabupaten Tegal hingga saat ini merupakan sebagai sentra penghasil teh di Indonesia, dan minumannya yang khas dan cukup terkenal sampai saat ini yakni Teh Poci. Namun uniknya, bukan hanya teh poci saja yang terkenal di Tegal. Jika Anda menelusuri kawasan Tegal, Anda  pasti akan kagum dengan keindahan objek wisata alamnya yang eksotis.

Banyak sekali wisata alam di Tegal yang kekinian dan ngehits, yang cocok untuk tujuan berlibur bersama teman maupun keluarga. Salah satu wisata alam di Tegal yang kini banyak digandrungi wisatawan lokal maupun mancanegara yakni wisata alam curug (air terjun).

Di kawasan dataran tinggi Kabupaten Tegal banyak sekali curug yang masih asri salah satunya yaitu curug pengantin. Layaknya seperti seorang pengantin, curug ini memiliki dua pancuran yang saling bersebelahan maka dari itu masyarakat sekitar memberi nama curug pengantin.

Curug Pengantin tegal

Namun uniknya, walaupun kedua curug saling bersebelahan tapi keduanya memiliki karakteristik yang berbeda. Untuk curug yang kanan memiliki arah aliran air yang cenderung turun ke bawah dan curug sebelah kiri memiliki arah aliran yang cenderung memancarkan air agak deras.

Walaupun berbeda arusnya ataupun arah alirannya, tapi air pada curug tersebut menuju satu kolam yang sama. Nah, kebayangkan melalui curug ini kita bisa belajar, walaupun berbeda-beda ras ataupun warna kulit sebagai manusia kita harus saling menghargai dan hidup rukun.

Kolam air yang menjadi muara curug ini pun cukup lebar dan juga tidak terlalu dalam, namun sayangnya disini tidak diperbolehkan untuk mandi ataupun bermain air dari dekat hal ini untuk keselamatan wisatawan. Namun, disini Anda bisa menikmati keindahan curug, bagi yang suka selfie banyak sekali angle yang menarik untuk dijadikan latar belakang foto selfie Anda.

Lokasi Obyek Wisata Curug Pengantin

Obyek wisata alam curug pengantin secara administratif masuk ke dalam wilayah Dukuh Bandarsari, Desa Bumijawa, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal.  Lokasi curug yangi tersembunyi di balik bukit menjadikan curug ini belum banyak diketahui oleh banyak wisatawan kecuali warga sekitar.

Rute Perjalanan ke Obyek Wisata Curug Pengantin

Rute perjalanan untuk menuju ke lokasi wisata jika memakai kendaraan pribadi atau sepeda motor dari arah Kota Tegal Anda bisa mengikuti jalan utama yang menuju ke arah Bumiayu. Pada pertigaan Yomani, Lebaksiu, setelah itu belok kiri dan ikuti jalan utama sampai di pertigaan Tuwel.

Sesampai di pertigaan Tuwel, lalu ambil arah kanan yang menuju ke arah Bumijawa. Dan sesampainya di SMAN 1 Bojong, lalu ambilah arah kanan jalan dan masuk Dukuh Kopigandu. Nah, dari sini Anda bisa langsung jalan kaki untuk menuju lokasi dengan melewati jalan setapak serta pesawahan sekitar 500 meter.

Setelah melewati pesawahan, dari kejauhan curug pengantin sudah bisa Anda lihat, untuk sampai sampai ke lokasi curug Anda harus menyebrangi sungai. Saat menyebrang sungai Anda harus hati-hati, karena arus sungai sangat deras.

Panorama Curug Pengantin
Credit By. Maz Pandji

Trek menuju curug pengantin bumijawa
Credit by. Salam Ngapak

Tips Berlibur ke Obyek Wisata Curug Pengantin

Fasilitas penunjang di curug pengantin terbilang masih minim, sebelum berangkat pastikan perlengkapan seperti bekal, air mineral, obat-obatan, dan lain-lain sudah dipersiapkan. Dan pastikan Anda harus tetap waspada dan hati-hati saat melakukan tracking menuju lokasi curug.

Selain itu, patuhi peraturan di lokasi wisata yakni terdapat beberapa peraturan yang harus dipatuhi wisatawan diantaranya  tidak boleh mengunjungi air terjun lebih dari pukul 16.00 Wib, jangan berbuat mesum, jangan mandi di area air terjun serta tidak boleh membuang sampah sembarangan.

Credit By. Salam Ngapak

Sumber:
https://www.kompasiana.com/akhmadfatkhulamin/5709058786afbd0709ec2f13/menjejak-curug-pengantin-dan-curug-luhur-di-tegal
jalantraveller.blogspot.com
wikipedia.id
trivacas indonesia