Tuesday, June 30, 2015

Problematika Travellers / Mountainers

Assalamualaikum. Wr. Wb
Halloo sahabat travellers jumpa lagi dengan saya travellers yang belum dapat gelar sejati alias travellers awam... hihihi... :D tidak masalah karna memang problematika yang saya hadapi belum kunjung selesai untuk mencari gelar sebagai seorang traveslers sejati seperti kalian yang sudah keliling kemana mana..hehehe
ngomong-ngomong soal problematika travellers berikut saya akan ulas tentang problematika travellers yang sedang saya hadapi dan mungkin bukan hanya saya.

1. Fase Pertama (Waktu ada, energi ada, uang tak ada)
Fase pertama ini saya mulai waktu masih kecil saat masih duduk di bangku SD, saat waktu dimana tak pernah mengenal lelah dalam bermain, waktu masih kecil saya sudah mempunyai jiwa petualang meskipun cuman main main di sawah.. ckck karna di samping saya hidup disebuah pedesaan saya juga tidak punya banyak budget untuk melakukan bepergian yang jauh... ckckck paling paling cuman bisa ikut kemah sekolahan waktu masih SD dan pas perpisahan sekolahan, setiap punya liburan panjang juga gak pernah diajak kemana mana sama keluarga karna memang saya terlahir dari keluarga yang tidak miskin dan tidak kaya, tidak seperti yang lain yang setiap liburan selalu pergi berwisata.

2. Fase Kedua (Waktu ada, energi ada, uang tak ada)
Fase kedua saat mulai beranjak dewasa dengan status anak SMP setelah lulus SD problematika saya sebagai seorang travellers masih sama kaya jaman waktu masih SD, cuman bedanya waktu SMP sudah mulai berani pergi ke kota yang jaraknya lumayan jauh dari desa, lumayan modal baju seragam biar bayarnya murah,selain itu juga sudah bisa mandiri dengan mengadakan perjalanan kecil semacam lintas alam dan ngecam di bukit xixixixi

3. Fase Keempat (Waktu ada, energi ada, uang tak ada)
Fase keempat saat waktu kuliah, waktu kuliah sebenernya waktu yang pas untuk menyalurkan hobi menjadi seorang traveler karna di kampus ada sebuah ukm mapala yang kegiatanya bepergian mendaki gunung yang jelas itu saya banget.. namun bodohnya  diriku saya tidak ikut tergabung dalam komunitas tersebut, lagi lagi masalah dana yang menjadi hambatan, padahal waktu itu sudah sempet isi formulir cuman karna saat itu disuruh nyiapin perlengkapan yang harganya mahal-mahal saya jadi mundur karna selain itu juga karna denger dari gosip mahasiswa lain kalau ikut komunitas mapala itu nanti lulus kuliahnya lama :( dan saya gak mau hal itu menimpa pada diri saya meskipun kenyataanya sama aja saya lulus dengan semester 10 :'( namun meskipun saya tidak mengikuti komunitas tersebut saya masih suka bepergian dengan teman teman meskipun dengan jarak yang tidak jauh...

3. Fase Kelima (energi ada, uang ada, waktu tak ada)
setelah lulus kuliah berharap bisa mendapatkan pekerjaan yang baik dengan gaji yang besar agar bisa ngetrip kemana mana, namun ikatan pekerjaanlah yang menghambat, setiap tahun hanya memandangi kalendar berharap ada tanggal merah yang panjang.. heuu heuu...

4. Fase Kelima ( waktu ada, uang ada energi tak ada)
Saya berdoa buat sobat travellers semua jangan sampai ditahap ini, dimana hobi anda tidak tersalurkan karna tidak bisa bergerak untuk membangun sebuah usaha sendiri. terpaku dengan nyamanya pekerjaan yang jelas tidak bisa membuat kita bebas kemana mana.

oke jadi pelajaran yang harus diambil dari dari tulisan saya yang di atas bahwa menjadi seorang travellers itu harus pintar, pintar nyari kerjaan yang pas, pintar berwirausaha, supaya waktu kita tidak dibatasi oleh ikatan pekerjaan, jadi untuk kalian yang mungkin masih ditahap tiga manfaatkan kesempatan itu.

Note : Fase Problematika di atas tidak semuanya benar itu hanya kisah pribadi saja. dan saya juga sebenernya blunder sendiri menulis artikel ini... hiks hiks..

Asiknya Berwisata Murah di Pantai Widara Payung Banyumas

Kali ini saya pengen cerita tentang pantai lagi gan, sebenernya sudah lama pengen ngeshare pantai cuman karna sibuk dengan petualangan di gunung saya jadi lupa... hehehe
Kali ini saya mengajak temen temen kelompok KKN untuk berpartisipasi dalam ekspedisi jalan jalanku #Jiah...

Jadi waktu itu hampir mendekati akhir dari kegiatan KKN, malah boleh dikatakan sudah berakhir kayaknya, maaf sudah tua jadi sedikit lupa, tapi pokoknya gitulah...

Sebagai ketua kelompok waktu itu saya pingin sekali memberikan kenang kenangan meskipun sebenernya tanpa memberikan mereka kenang kenanganpun saya sudah terkenang oleh mereka karena kebaikan, ketegasan dan kegantengan saya #Jiahahaha (PD)

Jadi waktu itu berhubung jadual kegiatan KKN semuanya sudah berakhir dan bersih bersih poskopun sudah lumayan kelar saya dan teman teman yang lain memutuskan untuk untuk jalan jalan sekedar makan makan bersama mengingat sebentar lagi kita akan berpisah, dan karena kita semua bosen dengan suasana purwokerto akhirnya kita semua sepakat untuk pergi jalan jalan ke pantai saja.

Kita berangkat dari posko KKN sekitar puku 9:00 Pagi dengan menggunakan 4 motor, perjalanan untuk sampai di pantai widara payung memakan waktu kurang lebih 2 jam dari posko KKN di Desa Purwodadi Kembaran Banyumas,
Pantai Widara Payung atau WP Beach, Terletak di Desa Binangun Kabupaten Cilacap Jawa Tengah,  meskipun pantai widara payung tidak memiliki warna laut yang biru tapi pantai widara payung memiliki  pemandangan panorama yang indah, dan ombak yang lumayan besar  sehingga sangat cocok untuk belajar bermain selancar, selain itu juga di banyakanya pohon kelapa disepanjang pesisir pantai yang membuat pemandangan menjadi indah dan udara yang sejuk... jadi sangat cocok untuk liburan dan bersantai santai ria disana

Kenapa kami memilih ke pantai widara payung, selain memiliki pemdandangan panorama yang indah biaya masuk dan kuliner di pantai widara payung juga sangat murah dan beberapa fasilita fasilitas yang murah juga, pokoknya pada waktu itu sangat cocok untuk kantong mahasiswa hehehe


Di sepanjang pesisir pantai sudah disediakan tempat – tempat duduk untuk bersantai memandang lepas pantai ... , tapi itu tidak gratis ya gan, kalian harus bayar sewa tempat duduknya hihihihi... tapi tenang karna murah kok harganya...


Selain itu kita juga bisa menikmati beberapa  kuliner yang ada disana gan, seperti soto sokaraja, dan  mendoan raksasa  hahaha.. iya jadi mendoanya besar gitu gan, dan sangat enak dinikmati diwaktu hangat. Dan beberapa aneka makanan lainya yang bisa agan beli untuk oleh – oleh pulang.

Selain itu kita bisa menikmati kolam renang yang ada disitu sambil santai sambil menikmati segelas kopi hangat... biasanya saya berenang setelah asik bermain main di pantai baru kita membersihkan badan dengan berenang...
Gimana tertarik gak gan untuk berkunjung ke pantai widara payung???
Pantai Widara Payung memang tidaklah terkenal di daerah luar, namun sepertinya menjadi suatu keharusan buat warga sekitar untuk berliburan ke pantai widara payung setiap hari minggu libur, ya gan saya aja sering ke pantai Widara Payung pas masih di Purwokerto xixixixi...

Widara Payung beach

Suported By. Mahasiswa KKN Purwodadi 2013

Sunday, June 28, 2015

Cara Ke Kampus Universitas Trisakti dari Pasar Minggu

Masih dengan serangkaian perjalanan saya di Jakarta gan, setelah mengikuti Jobfair di Senayan, saya belum juga mendapatkan panggilan dari perusahaan yang saya lamar, sampai saya kembali mendapatkan info jobfair yang akan dilaksanakan di gedung balai kartini jalan Jend Gatot Subroto kav. 37 Jakarta Selatan yang di adakan oleh KKF (Kompas Karir Fair) yang membuat saya kembali bertanya dalam hati, Balai Kartini itu dimana ya..?? jauh enggak yaa…. ???? naiknya angkot berapa yaa..? Bayarnya Berapa ya..? Mana duit Udah mau Abis :((  hehehe

Dengan semangat yang membara demi sebuah pekerjaan kembali saya bertanya sama mbah google untuk tujuan ke balai kartini dari terminal pasar minggu dengan memverifikasinya lewat nanya temen-temen kantor, iya karna takutnya angkotnya sudah ditiadakan, perlu temen-temen ketahui kalau ada beberapa angkot yang sudah ditiadakan, dan akhirnya Alhamdulilah apa yang dijawab mbah google dan temen-temen saya di kantor sama, emang naiknya apa gan…  ???
Eittss.. tunggu tunggu..!! temen-temen kantor?? Emang agan kerja?? Bukanya masih nyari kerjaan??
Iya saya kerja gan ngikut temen disalah satu media elektronik gitu, ya lumayanlah buat makan sama bisa nebeng tempat tinggal :D


Oke kembali ke Balai Kartini, kalau agan sudah diterminal pasar minggu langsung saja naik aja Metromini S640 tujuan pasar minggu - tanah abang nanti agan bisa turun di perempatan kuningan, terus agan jalan sekitar 100 M nanti ada jembatan penyebrangan agan nyebrang tu ke sebelah kanan, terus agan jalan lagi puter balik, tidak usah bingung gan, kalau misalkan agan niat kesitu untuk tujuan ada acara semacam jobfair atau lainya nanti disitu ada banyak banner kok, atau kalau misalkan masih bingung juga agan bisa nanya sama orang

Atau kalau misalkan agan malu untuk bertanya/ takut/ tapi agan punya ponsel canggih agan bias cek pake GPS, mudah sekali bukan dijaman sekarang ini :)
Kalau untuk pulangnya agan tidak perlu nyebrang lagi karna kan tadi sudah nyebrang, agan tinggal stay aja disitu nungguin Metromini 640 datang :)

Trayek / Jurusan Metromini S640
Pasar Minggu – Raya Pasar Minggu – Pancoran – Gatot Subroto – Semanggi – Sudirman – Bundaran HI – Thamrin – kebon Sirih – Fachrudin – Mas Mansyur – Jatibaru dan sebaliknya 


Peta dan Lokasi 


Untuk info lengkap cara ke gedung balai kartini dari berbagai jalaur bisa baca di info transportasi, Atau bisa Tanya di Tweetnya Lewatmana.com di  @lewatmana

Cara Dari Pasar Minggu Ke Balai Kartini

Masih dengan serangkaian perjalanan saya di Jakarta gan, setelah mengikuti Jobfair di Senayan, saya belum juga mendapatkan panggilan dari perusahaan yang saya lamar, sampai saya kembali mendapatkan info jobfair yang akan dilaksanakan di gedung balai kartini jalan Jend Gatot Subroto kav. 37 Jakarta Selatan yang di adakan oleh KKF (Kompas Karir Fair) yang membuat saya kembali bertanya dalam hati, Balai Kartini itu dimana ya..?? jauh enggak yaa…. ???? naiknya angkot berapa yaa..? Bayarnya Berapa ya..? Mana duit Udah mau Abis :((  hehehe

Dengan semangat yang membara demi sebuah pekerjaan kembali saya bertanya sama mbah google untuk tujuan ke balai kartini dari terminal pasar minggu dengan memverifikasinya lewat nanya temen-temen kantor, iya karna takutnya angkotnya sudah ditiadakan, perlu temen-temen ketahui kalau ada beberapa angkot yang sudah ditiadakan, dan akhirnya Alhamdulilah apa yang dijawab mbah google dan temen-temen saya di kantor sama, emang naiknya apa gan…  ???
Eittss.. tunggu tunggu..!! temen-temen kantor?? Emang agan kerja?? Bukanya masih nyari kerjaan??
Iya saya kerja gan ngikut temen disalah satu media elektronik gitu, ya lumayanlah buat makan sama bisa nebeng tempat tinggal :D


Oke kembali ke Balai Kartini, kalau agan sudah diterminal pasar minggu langsung saja naik aja Metromini S640 tujuan pasar minggu - tanah abang nanti agan bisa turun di perempatan kuningan, terus agan jalan sekitar 100 M nanti ada jembatan penyebrangan agan nyebrang tu ke sebelah kanan, terus agan jalan lagi puter balik, tidak usah bingung gan, kalau misalkan agan niat kesitu untuk tujuan ada acara semacam jobfair atau lainya nanti disitu ada banyak banner kok, atau kalau misalkan masih bingung juga agan bisa nanya sama orang

Atau kalau misalkan agan malu untuk bertanya/ takut/ tapi agan punya ponsel canggih agan bias cek pake GPS, mudah sekali bukan dijaman sekarang ini :)
Kalau untuk pulangnya agan tidak perlu nyebrang lagi karna kan tadi sudah nyebrang, agan tinggal stay aja disitu nungguin Metromini 640 datang :)

Trayek / Jurusan Metromini S640
Pasar Minggu – Raya Pasar Minggu – Pancoran – Gatot Subroto – Semanggi – Sudirman – Bundaran HI – Thamrin – kebon Sirih – Fachrudin – Mas Mansyur – Jatibaru dan sebaliknya 




Untuk info lengkap cara ke gedung balai kartini dari berbagai jalaur bisa baca di info transportasi, Atau bisa Tanya di Tweetnya Lewatmana.com di  @lewatmana


Wednesday, June 24, 2015

Cara dari Pasar Minggu Ke Universitas Trilogi Kalibata Jaksel

Setelah mengikuti Jobfair di Gelora Bung Karno / Senayan saya kembali mengikuti jobfair yang di adakan di Universitas Trilogi karna kebetulan gratis juga :D, saya berharap dengan banyaknya saya memasukan lamaran banyak juga peluang saya untuk cepat mendapatkan pekerjaan, uhuk uhuk

Universitas Trilogi Beralamat di Jl. Taman Makam Pahlawan Kalibata No. 1, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12760 (021) 7980011

Selain jobfairnya yang gratis saya memang suka jalan jalan ke kampus meskipun kadang disana seperti orang hilang karena selalu sendirian huu.huu.. tapi saya selalu menikmatinya setiap detik menit ketika saya sedang berada di kampus, meskipun itu bukan kampus tempat saya dulu kuliah :( tapi tidak tahu kenapa oksigen di setiap kampus kurasakan begitu segar membuat saya suka berlama lama duduk duduk di wilayah kampus, saya memang kangen sekali dengan suasana kampus, jujur sebenarnya saya masih belum pengen lulus kuliah.... :(

#Gabrukk
Oke gan kok malah mendadak curhat yang bikin melow gini yah.. wkwkwk pokoknya kalau kalian sudah lulus kuliah pasti bakalan ngrasain dah kaya saya... :) buat yang mau ke universitas trilogi kalibata dari pasar minggu  caranya sangat mudah Agan langsung saja naik Mikrolet  M16 Jurusan Pasar Minggu – KP. Melayu tidak jauh kok gan dari Pasar Minggu, pas sudah di kalibata nanti agan akan melewati taman makam pahlawan, nah setelah taman makam pahlawan kurang lebih 200 M ada pertigaan dengan papan kampus trilogi kalibata Jakarta selatan, turun deh disitu dan jalan ke kiri kurang lebih 100 M, dan selamat datang di kampus Trilogi :D
Kampusnya bagus unik dan adem :)

Trayek / Jurusan  Mikrolet M16 : Pasar Minggu – Kalibata – Jalan Dewi Sartika – Cawang – Jalan Otto Iskandar (Otista) – Bidara Cina – Jatinegara – Kampung Melayu
Tarif : Rp. 4000 – Rp. 6000
Perkiraan Waktu Tunggu 10 – 15 menit

Peta dan Lokasi 


Untuk info lebih lengkap bisa kunjungi info transportasi atau ke situs resmi universitas trilogi, atau untuk lebih mudahnya lagi sekarang bisa menggunakan jasa ojek online atau gojek.
Terima kasih semoga bermanfaat.

Monday, June 22, 2015

Cara ke GBK / Senayan Dari Pasar Minggu

Haloo Guys… sahabat travelers semua hari ini saya akan menceritakan seuatu yang mungkin berbeda dengan postingan saya sebelumnya :D iya jadi gini mas bro,,, kalau kemarenkan saya dan temen temen Maszal Pemalang Adventure khususnya selalu ngeshare tentang perjalanan kita di berbagai tempat wisata nah tapi kali ini saya atas nama  pribadi pengen ngeshare tentang petualangan saya di Jakarta,,, WoW pasti penasarankan sama ceritanya orang kampung yang baru menginjakan kakinya di Ibu Kota hehehe.

Tapi petualangan kali ini bukan petualangan tentang Alam, Wisata, Ataupun Gunung, melainkan tentang petualangan mencari Nafkah Tentang betapa susahnya menjadi seorang sarjana muda untuk mendapatkan sebuah pekerjaan :( karna minimnya pengalaman… Hmmm sedih dan haru rasanya gan,,, cuman sarjana muda yang tau bagaimana rasanya menanggung beban yang berat menjadi seorang sarjana… *nangis*


Hehehe… udah gak usah ikutan terharu gitu kali… yang jelas semuanya butuh perjuangan, dan dalam perjuangan banyak sekali tantangan yang harus kita lalui.. so jangan pernah putus asa ada pepatah mengatakan,


“Jangan katakana menyerah jika kamu masih ingin berusaha”


Disini saya tidak mau menceritakan bagaimana susahnya saya mencari pekerjaan di Jakarta takutnya kalian ikut-ikutan sedih :D, tapi saya akan share beberapa rute perjalanan dimana saya harus mengunjungi tempat-tempat tersebut.


Sebagai orang yang baru pertama kali menginjakan kaki di Jakarta tentunya sangat bingung ketika mau pergi pergi, mulai dari perasaan takut kesasar dan hilang sampai dijahatin orang, so tetep positif thingking Tuhan selalu melindungi hambanya ckckckck :)


Nah jadi buat temen-temen yang baru di Jakarta alangkah baiknya sebelum pergi pergi ke tempat tujuan yang belum diketahui cari dulu informasi angkot nomer berapa yang akan mengantarkan ke tujuan biar pas diterminal tidak seperti orang bingung, atau kalau misalkan pas diterminal bingung tanya aja sama satpam atau di pos polisi jangan nanya sama sembarang orang ya.


Oke guys untuk yang pertama mungkin akan saya mulai dari ketika saya ingin pergi ke senayan / GBK untuk mengikuti Jobfair.

GBK atau Gelora Bung karno adalah Stadion serbaguna yang berada di Jakarta Pusat  yang merupakan bagian kompleks dari olahraga, gelora bungkarno umumnya sering digunakan untuk pertandingan sepakbola internasional.
Langsung aja dah gan tak perlu basa basi lagi, jadi buat temen-temen yang yang mau ke senayan dari terminal pasar minggu entah itu mau tujuan nonton pertandingan sepak bola, Job fair kaya saya dulu atau hanya sekedar pengen tahu saja kaya apa itu senayan ckckck langsung aja kalau temen-temen dari termial pasar minggu naik aja Metromini No. 75 jurusan Blok M - setelah sampai di blok M agan keluar dari terminal, dan naik Kopaja 19  dan Bilang turun di GBK / senayan.

Oh iya biar nanti keluarnya pas ketemu Kopaja 19 agan lihat lihat dulu tu , plang pintu keluarnya di atasnya ada papan keterangan angkot berapa aja yang lewat jalur keluar tersebut.


Nah kalau tadi rute untuk pemberangkatan dari pasar minggu ke senayan / GBK, terus gimana cara baliknya … tenang aja gan cara pulangnya juga masih naik dengan angkot yang sama kok, cuman bedanya agan harus nyebrang dulu via jembatan penyebrangan yang gede itu lo… hehehe


Gampangkan gan, saya harap setelah membaca postingan ini agan tidak seperti orang yang bingung karna sudah tau dengan pasti angkot berapa yang akan agan naiki :)


Semoga bermanfaat, jangan lupa share ya....

Monday, June 8, 2015

Sensasi Dinginnya Sungai Cisaladah Gunung Papandayan

Sungai Cisaladah adalah sungai yang berada di Gunung Papandayan garut jawa barat, yang katanya sungai ini mengalir sepanjang tahun. jadi buat agan agan yang mau melakukan pendakian ke gunung papandayan tidak perlu takut akan kehabisan air karena di sana terdapat banyak sekali sumber mata air yang menjadi kehidupan warga sekitar, selain itu di gunung papandayan juga banyak orang berjualanya lo, jadi kalau agan - agan kehabisan bekal agan tidak akan kelaparan disana :D tapi saya tidak tau selisih harga jual di sana berapa tapi kemungkinan akan lebih mahal karena si penjual membawa barang daganganya dengan menggunakan motor dengan melalui area perjalanan yang terjal di gunung papandayan tersebut, buat yang pernah ke gunung papandayan pasti tau :D

Kembali kesungai Cisaladah gan :D
Sungai Cisaladah ini sangat jernih dan dingin sekali airnya loh gan, jadi buat yang mau ke papandayan wajib cobain ngrasain sensasi dinginya air sungai cisaladah ini, dimana berdasarkan pengalaman pas lagi ambil air buat wudhu kami sangat tidak tahan sekali dengan kedinginanya padahal belum ada satu menit saya dan teman teman merendamkan kakinya di air sungai cisaladah ini... Hmmm bener bener dinginya langsung menusuk ke tulang tulang… hehehe

di sepanjang perjalanan mendaki agan akan melewati tiga sungai, sungai yang pertama sebelum pondok saladah, sungai yang kedua di pondok saladah dimana disitu terdapat banyak sekali sumber mata air dan di pondok saladah inilah yang di jadikan tempat camp untuk para pendaki, dan yang ketiga setelah agan melewati tegal arum atau pondok edelweiss.

Karena sangkin penasaranya dengan kedinginan di gunung papandayan dan di sungai cisaladah kami kemudian mencari informasi tentang suhu di gunung papandayan, karena memang jujur saja kami baru pernah merasakan kedinginan yang sedingin itu, maklumlah kami pendaki awam yang belum pernah ke semeru yang katanya kadar cuacanya bisa mencapai 10 Derajat Celcius.
Sungai Cisaladah

Setelah saya cari cari ternyata memang benar suhu di gunung papandayan mencapai 10 Derajat Celsius, awalnya kami memang tak menduga karena sebelumnya kami pernah ke gunung slamet dengan ketinggian lebih dari 2000Mdpl dan tidak mendapati kedinginan yang sebegitu dingin di gunung papandayan, padahal waktu dalam keadaan musim hujan,
Tapi hal ini membuat kami belajar bahwa kita tidak bisa menyamakan suatu keadaan dan pentingnya mencari informasi tentang suhu, cuaca dan keadaan iklim di tempat atau gunung yang mau kita datengin, berdasarkan pengalaman kita hanya sibuk dengan persiapan perlatan, bekal makanan dan transsport, tanpa memikirkan keadaan cuaca yang sebenarnya disana.

Semoga pengalaman bodoh ini bisa bermanfaat buat kami dan para pembaca untuk kedepanya agar lebih bisa maksimal lagi dalam mencari informasi informasi terkait wisata atau lokasi tujuan tempat kita mendaki.