Thursday, July 23, 2015

Menikmati Pantai Widuri Bersama Es Degan Dan Mendoan

Pagi itu sebenernya rencana saya untuk ke Pemalang adalah untuk memperpanjang SIM ku yang sudah berakhir masa aktifnya, namun saya merasa sayang sekali kalau ke pemalang hanya untuk tujuan itu saja, akhirnya saya kepikiran kenapa tidak sekalian mampir saja ke pantai widuri, meskipun saya warga pemalang tapi jujur jarang sekali saya untuk mengunjungi panta widuri, karena jarak yang lumayan jauh dari tempat saya tingal.
Jarak dari rumah menuju pemalang kurang lebih bisa ditempuh selama satu jam kurang, dan setelah mondar mandir mengurus administrasi perpanjangan SIM akhirnya selesai juga dengan mengelurkan biaya perpanjangan sebesar 75.000 untuk SIM C, Namun ada kekecewaan dalam benak saya dimana waktu itu SIM tidak bisa langsung jadi dengan alasan material SIM habis dan saya harus menunggu satu bulan ke depan.
Oughh my good. . . Sementara besok saya harus kembali merantau ke jakarta, Namun saya dikasih surat keterangan pada selembar kertas bukti saya sedang dalam masa menunggu pembuatan SIM.. Hmmm

Waktu menunjukan jam 12 : 00 WIB akhirnya saya memutuskan untuk sholat dhuhur di Mushola Satlantas pemalang, dan setelah semua beres akhirnya saya langsung menuju pantai widuri dan berharap bisa mendapatkan pemandangan yang indah.

Pantai Widuriiii...... Meeen..., Pantai Widuri Pemalang memang tidak sebagus pantai pantai lain karena kurangnya perhatian dari masyarakat dan pemerintah sekitar, dan pantai widuri memang terkenal kotor dan banyak sampahnya namun meskipun seperti itu pantai widuri tetap menjadi tempat favorit untuk bersantai oleh warga pemalang dan sekitarnya, disamping HTMnya yang sangat murah dan enak juga  untuk bersantai  menikmati panorama keindahannya 

Ada beberapa hal yang tidak boleh dilewatkan saat berkunjung ke pantai widuri yaitu menikmati jajanan khas Pemalang, seperti nasi grombyang, nasi dekem, dan lain sebagainya.
Selain itu sambil menikmati keindahan pantai dengan semilirnya angin pantai kamu juga bisa memesan es degan kelapa hijau dan mendoan... 
Foto : Herry Hercules
Mendoan Khas Pemalang memang berbeda dengan mendoan yang ada di Banyumas, tapi soal rasa dua duanya sama sama bikin ketagihan...hihihi :D . . . .
Selain Menikmati Es Degan dan Mendoan ada beberapa Fasilitas yang agan bisa nikmati seperti Wahana Air Water Park.

#WisataPemalang

Monday, July 13, 2015

3 Faktor Pendaki Menjadi Pensiun

Halloo.. Semangat Pagi gan.... :)
Terinspirasi dari film yang tayang di salah satu stasiun televisi dengan judul preman pensiun, dan dari salah satu temen di kantor yang katanya sekarang sudah gak bisa naik gunung lagi gara gara udah punya anak dan istri. . . . ckckck saya menulis artikel ini.
Semua yang merasa pecinta alam baik itu mountainer, traveller atau apalah mungkin semuanya punya pemikiran dan keinginan yang sama untuk menjelajah nusantara indonesia ini. . . .  tapi apakah keinginan itu bisa terwujud.. ???  Bisa iya bisa tidak...??
Mungkin ini merupakan salah satu dari problematika hidup seorang travelers setelah menikah, dimana waktu mereka bukan hanya untuk diri sendiri saja, melainkan ada anak dan istri yang mungkin tidak mau di tinggal sendirian untuk urusan yang kurang penting, kecuali untuk mencari uang mungkin biasanya para istri mengizinkanya.
Ada beberapa hal yang mempengaruhi seorang pendaki untuk berhenti melakoni hobi mendakinya berikut uraianya :

1. Ikatan kerja
Yang pertama adalah faktor ikatan kerja, kalau untuk yang kerjanya di kantor mungkin bisa punya waktu libur sabtu minggu yang bisa digunakan untuk jalan jalan, tapi kalau yang hanya minggu saja mungkin dengan terpaksa harus puasa dulu kali ya... hehehe tapi mungkin ini gak terlalu vatal banget , karena  masih bisa nyuri nyuri waktu libur dan pasti akan ada tanggal merah setiap tahun.

2. Menikah
Yang kedua adalah menikah, berdasarkan beberapa pengalaman temen temen saya yang sudah menikah, mereka bilang sudah tidak bisa lagi untuk mendaki gunung lagi karena sudah susah untuk ninggalin anak dan istri mereka, tapi mudah-mudahan mereka masih bisa berlibur di pantai yang tidak banyak makan waktu dan tentunya dengan membawa anak dan istri mereka :) tapi ada juga yang tetep masih bisa mendaki bahkan sampai bisa ngajak anak dan istrinya, mungkin ini karena mereka mempunyai hobi yang sama

3. Trauma
Trauma disini saya ambil dari di cerita  film pencarian terakhir dimana Tito sudah tidak punya pikiran lagi untuk naik gunung karena trauma dengan kejadian yang menimpa dia dan sahabatnya yang membuat sahabatnya meninggal dunia. (yang sudah nonton pasti tau, dan buat yang belum buruan nontooon :D )

Tulisan di atas adalah hasil pemikiran saya sendiri terinspirasi dari kejadian teman teman saya dan jadi saya mohon maaf yang sebesar besarnya apabila terdapat banyak kesalahan.

Tuesday, July 7, 2015

Belajar disiplin dari mendaki gunung

“Kami bukan pendaki atau traveler sejati
Kami awam, tapi kami mau belajar”
Disiplin, Bayangan ketika kita mendengar kata disiplin mungkin kita akan terpacu pada sebuah perusahaan atau saat sekolah dimana kita harus mempunyai sikap disiplin dan tepat waktu.
Mungkin kita tidak tahu atau tidak menyadari pentingnya disiplin dalam sebuah pekerjaan atau ketika kita sekolah, karna mungkin status kita hanya sebagai karyawan biasa yang tidak tau akhir dari sebuah kedisiplinan.

saya belajar disiplin dari ketika saya mendaki gunung, dimana disiplin dan ketepatan waktu harus kita terapkan agar bisa mencapai puncak pada waktu yang ditentukan...
Sahabat travelers mungkin tahu kapan waktu dimana kita boleh menaiki puncak gunung dalam posisi yang aman.
Kita tidak akan bisa sampai puncak pada waktu yang ditentukan kalau kita tidak bisa disiplin dan memperhitungkan waktu sebelumnya, begitu juga dalam sebuah perusahaan, untuk mencapai targetnya sesuai rencana mereka menerapkan prinsip disiplin dalam bekerja.
Keutungan kita menjadi seorang yang disiplin kita bisa menyelesaikan pekerjaan tepat waktu, bahkan bisa sebelum waktu yang ditentukan, profit perusahaan akan bagus dan meningkat, dan reputasi kita menjadi baik dan peluang jenjang karir akan terbuka lebar untuk kita.
Jadi mungkin seperti itulah kira-kira pentingnya disiplin dalam kehidupan kita, maaf kalau adalah salah kata atau bahasa intinya disiplin itu penting dan harus kita terapkan dalam manajemen hidup kita :) oke gan...

Monday, July 6, 2015

Cara ke BNI 46 Jl. Lada No. 1 Jakarta

Setelah kemaren kita sudah jalan – jalan dan narsis di Panin Bank sekarang kita jalan – jalan lagi yuk gan ke Bank BNI 46 yang beralamat di Jl. Lada No. 1 Jakarta Kota Lt 1 , iya jadi setelah dapet panggilan tes dari Panin Bank saya kembali dapet  sms dari BNI 46  yang isinya Undangan Initial Interview ADP Frontliner, Rasanya biasa aja si gan tapi sedikit seneng gan dapaet sms seperti itu hehehe, karna waktu itu meskipun masih semangat tapi udah sedikit  lelah, lelah dengan uangnya gan, apalagi waktu itu bertepatan dengan tanggal tua..

Oke jadi buat agan agan yang dari pasar minggu atau dari mana aja mau ke BNI 46 naik aja kreta jurusan ke Stasiun Kota jakarta, dan setelah sampai di Stasiun kota .. agan tinggal keluar aja dari stasiun , disitu sudah terligat kok warna Orange dan bertuliskan BNI 46 hehehe

Sekarang agan sudah taukan cara ke BNI 46, kalau sudah tau sekarang saya mau cerita sedikit tentang recruitmen di BNI 46, pasti penasarankan buat kalian yang mau interview di BNI 46.

Oke gan jadi kalau recruitment di BNI itu ada Initial Interview dulu gan baru setelah lolos kita baru Psikotes dan kembali interview lagi dengan HRD – User – dan Med Ceck  Kalau tidak salah seperti itu gan hehehe ... mungkin belum rejekinya, tiga hari setelah Iitial Interview kembali saya dapat SMS dari BNI kalau saya di nyatakan TIDAK LULUS INITIAL INTERVIEW Hmmm sebelumnya saya memang sudah menduganya kalau bakalan tidak lulus lagi karena pas Interview saya kurang lancar bahasa inggrisnya bahkan tidak lancar dan pas disuruh secara tiba tiba untuk menawarkan produk saya bingung karna waktu itu yang dijadikan contoh adalah sebuah ball point, sedangkan di samping kiriku Mahasiswi yang sebentar lagi mau lulus dan sebelah kananku adalah dari jurusan sastra inggris, sedangkan aku udah setahun nganggur yang sudah agak lupa sama semuanya hihihi...

Iya jadi kita di interviewnya tiga tiga gan, karna sakin banyaknya kandidat dan waktu yang sudah sore, sebenernya interviewnya sangat santai dan mudah sekali gan... Tapi Allah itu maha adil gan, meskipun  saya tidak diterima di beberapa perusahaana yang menjadi incaran saya, tapi akhirnya kini saya sedang menjalani training di salah satu perusahaan jasa importir, yang Alhamdulilah temen temen disitu sangat ramah menerima kehadiran saya dengan baik dan bisa di ajak kerja sama, juga dengan pimpinan yang sangat sederhana, dan mau menerima saya yang masih perlu belajar, saya ucapkan terima kasih banyak.


Dari sekian banyak perjalanan dan berpetualang menjadi seorang jobseeker banyak hikmah yang bisa dijadikan pelajaran yang antara lain pentingnya sebuah proses :
-    Hidup itu perlu berproses, mau mensyukuri dan menjalani apa yang di kasih tuhan saat itu, dan berusaha menjadi lebih baik itu suatu keharusan
-    Proses menjadikan kita tidak sombong
-    Tetap semangat dalam menjalani proses
-    Jangan katakan menyerah jika kamu masih mau berusaha
-    Proses menjadikan kita loyal terhadap pekerjaan saat ini.
-    Tidak ada orang naik tangga langsung dari atas, pasti dimulai dari bawah, begitupun dalam berkarir.
-    Tuhan tidak akan merubah nasib suatu kaum kecuali kaum tersebut mau merubahnya.

Intinya seperti itulah gan.. hehehe.. tapi yang jelas jangan pernah lupakan proses kehidupanmu, karna banyak yang ikut andil dalam kesuksesanmu sekarang, teman, sahabat, keluarga, dan Ayah Ibu yang memperjuangkanmu, Kita bukan apa apa tanpa mereka.

Peta Lokasi

Jangan Lupa Share ya Gan :D

Friday, July 3, 2015

Cara ke Panin Bank Jl Palmerah Utara No. 52 Lt 3

Jalan jalan lagi yuk gan.. hehehe sekarang saya mau narsis di Panin Bank yang berada di Jl Palmerah Utara No 52. Lt. 3, saya dapat panggilan buat psikotes di Panin Bank yang saya Aply dari Job Fair Trisakti, Alhamdulilah akhirnya dapat panggilan juga meskipun awalnya tidak bisa datang tapi pihak Panin Bank masih bersedia memberi saya kesempatan waktu.. karna sudah diberi kesempatan waktu akhirnya dengan semangat yang membara saya datang ke Panin Bank, bedanya kali ini saya naik kereta gan dengan KRL Comuter line, anti macet dan anti panas dan yang pasti murah meriah… hehehe
Caranya gimana gan??? Haduuuhhh…. Caranya agan tinggal naik aja ke stasiun kereta pasar minggu/stasiun kereta mana aja :D ??

Tapi saya bingung gan? Belum pernah naik kreta sebelumnya soalnya?? Ya Allah dasar udikk… ckckckck
Nihh saya kasih tau caranya simak baik baik ya :
1.    Agan ke stasiun kereta
2.    Beli tiket ke jurusan yang akan agan tuju (Stasiun tanah Abang), nanti agan akan dapat kartu e-ticketing tu buat masuk ke gerbong kreta harga e-ticketingnya 10 rb di tambah ongkos perjalan tapi nanti e-ticketingnya bisa di balikin lagi dan uang agan juga di balikin yang 10 rb.
3.    Setelah agan dapat e-ticketing agan tinggal masuk aja dan menunggu kretanya datang, dan kalau agan bingung di gerbong mana agan harus menunggu, agan nanya saja sama satpam, gampangkan, intinya kalau bingung jangan dipendam sendiri bertanyalah…
“malu bertanya sesat di jalan” :D

Oke sekarang kita lanjut cara ke Panin Bank menggunakan kereta Comuter Line, nah dari stasiun pasar minggu/ stasiun mana aja agan naik kereta jurusan tanah abang, setelah sudah sampai di stasiun tanah abang, agan keluar dari stasiun kreta tu dan carilah angkot  Mikrolet  09 atau 11 dan turunlah di Panin Bank.
Untuk mencari Mikrolet 09 / 11 agan harus jalan kaki dulu lurus dari pintu keluar  kurang lebih 200 M sampai ketemu pertigaan, nah disitulah angkot M 19 pada lewat hehehe
Sekali lagi kalau bingung bertanyalah :)

Peta dan Lokasi


Atau agan juga bisa bertanya Tanya di tweetnya lewatmana.com @lewatmana
Tapi Jangan lupa juga  follow tweetnya maszal adenture juga ya xixixixi @MaszalAdventure

Jalur Pendakian Gunung Papandayan Garut Jawa Barat

Gunung Papandayan Terletak di Kabupaten Garut Jawa Barat, tepatnya di Kecamatan Cisurupan, Gunung Papandayan merupakan gunung api strato dengin ketinggian 2665 MDPL.
Gunung Papandayan terkenal dengan kawahnya yang masih aktif, yang selalu mengeluarkan asap dari sisi dalamnya, selain kawah gunung papandayan juga terkenal dengan hutan mati dan padang edelweisnya, so masih mikir buat ke Gunung Papandayan.

Jakarta, 14 Mei 2015, Kami memulai meunju perjalanan ke Gunung Papandayan Garut Jawa Barat dari Cilandak Jakarta Selatan dengan menuju ke terminal Kampung Rambutan sekitar pukul 08:00 WIB. (Rp. 5000/Orang)

08:20 WIB Kami sampai di terminal kampung rambutan, kami langsung naik bus jurusan Terminal Guntur Garut, dan Bus mulai berangkat Pukul 09:00 WIB, Rp. 60.000, (Sebenernya cuman Rp.52.000 cuman karna mungkin waktu itu kami sedang sial kami kena calo dengan tarif 60.000/ Orang) hiks hiks :(



14.00 WIB Kami sampai di terminal Guntur Garut Jawa Barat, kami istirahat sejenak dan mencari angkot untuk menuju ke Desa Cisurupan, kami menunggu hampir satu jam karna angkot mau jalan kalau kuota sudah penuh heuuu, 
Sambil menunggu angkot berangkat kita beli beberapa cemilan untuk makan disana.


15.00 WIB Angkot menuju Cisurupan baru berangkat setelah kuota penuh sekitar 15 Orang, Rp. 20.000/Orang.

16:00 WIB kami sampai di desa Cisurupan, kami Istirahat sebentar untuk membasuh muka yang mulai lusuh :D yang dilanjut dengan Sholat Ashar di salah satu Masjid dan menghabiskan sebatang rokok.

Seseorang yang sepertinya tukang ojek menghampiri kami yang sedang istirahat dan tanpa basa basi mengajak kami untuk berbincang bincang, banyak hal yang diceritakan dari mas tukang ojek, mulai dari pengunjung yang datang ke papandayan hingga kisah kisah yang pernah terjadi di papandayan, seperti pernah terjadi kecelakan seorang pendaki asing yang terpelosok ke kawah dll.

16:30 WIB Kami melanjutkan perjalanan menuju Basecamp Papandayan dengan menggunakan Ojek Rp.30.000/Orang, atau bisa juga menggunakan mobil Pick Up dengan tarif Rp.20.000/Orang namun harus menunggu sampai ada 13 Orang baru mobil mau berangkat, jadi kami memutuskan memakai ojek karna waktu sudah sangat sore, dan karna kita sedikit tidak enak juga karna dari tadi ngobrol banyak sama mas tukang ojek... :D


17:20 WIB
Kami sampai di Gerbang/Pintu Masuk Papandayan dan tak lupa tukang ojek memberhentikan kami untuk kita beli tiket masuk Rp. 7.500/Orang (HariLibur)


Selang beberapa menit setelah Pintu masuk Papandayan sampailah kami di Basecamp Pendakian Gunung Papandayan, salah satu seorang menyuruh saya untuk melaporkan ke basecamp, ada beberapa peraturan yang harus kita patuhi yang yang tidak lepas dari kebersihan. 

Retribusi kebersihan Rp.4000/4 Orang.

17:30 WIB kami langsung saja bergegas naik setelah semua administrasi terselesaikan karna waktu sudah hampir gelap.

18:00 WIB Di perjalanan Kami istirahat, Sholat dan Makan tak Lupa untuk ngopi juga :D , dan kami  melanjutkan perjalanan menuju Pondok Saladah (Tempat Camp) Sekitar Pukul 18:30 WIB) karna malam kami tidak bisa menikmati pemandangan sekitar hanya hembusan suara kawah yang kami dengar dengan aroma yang sangat menyengat (Jangan Lupa Bawa Masker)

Baca : Penting Saat Mendaki Gunung Papandayan Garut Jawa Barat

21:15 WIB kami sampai di post pertama, seorang memamnggil kami untuk melaporkan perjalanan kami.


21:30 WIB Kami sampai di Pondok Saladah, Kami langsung mencari tempat yang nyaman dan langsung mendirikan tenda untuk beristirahat dan melanjutkan perjalanan ke puncak besok pagi.

Hari Ke II
06:00 WIB Pagi menyambut dengan dinginya, kami kurang begitu nyenyak tidur karna dingin yang amat dingin padahal tidak hujan, kami sarankan yang mau ke papandayan bawa SB yang tebal :D .
Kami berempat kumpul menyusun rencana pendakian kepuncak sembari menikmati segelas kopi favorit masing-masing, yang menurut kami sebagai sumber energi pemicu semangat mendaki, tak lupa juga dengan sedikit sarapan nasi putih di barengi stick kentang goreng sisa semalem :D , ya pendakian kali ini kita memang membawa banyak sekali makanan hehehe :D, setelah energi terisi kita langsung membereeskan semuanya dan bergegas menuju puncak papandayan  Pukul 08:00 WIB.


Baca : Sensasi Dinginnya Sungai Cisaladah Gunung Papandayan


08:00 WIB kami mulai melangkahkan kaki bersama para pendaki pendaki lainya, yang juga baru mulai naik.
Sepanjang parjalanan kami banyak disuguhi pemandangan pemandangan Alam yang begitu indah yang sama sekali belum pernah kami lihat sebelumnya, sungguh betapa indah Alam semesta ciptaan Tuhan kita ini, kami begitu sangat bersyukur bisa menikmatinya dan kami merasa bangga bisa berdiri disini di tanah air Indonesia. Kamipun tidak menyia-nyikan moment itu dengan berselfie selfie ria =)) sambil saling tegur sapa kepada sesama pendaki yang lewat.





Ada satu pendaki yang menarik perhatian kami, seorang pendaki yang kelihatanya sudah berumur, beliau adalah seorang bapak yang sedang mendaki seorang diri, dengan daypack kecil dan dibantu dengan sebuah tracking pool yang setia mengikuti alur semangat langkah mendakinya, kitapun sempet ngobrol dan berbincang bincang melontarkan banyak pertanyaan kepada beliau karna pengalaman mendaki gunung si bapak ini sudah lumayan banyak. Sayangnya kami tidak sempat menanyakan siapa namanya, rencananya dia akan ke Nepal kalau sudah pensiun nanti. Good luck pak… wkwkwkwk
12:30 WIB kami akhirnya sampai di puncak Papandayan, karna kabut yang tebal dan rindangnya pepohonan kami tidak bisa menikmati pemandangan puncak. . . .heuu heuu :(

Catatan :
Terminal Kampung Rambutan – Terminal Guntur garut : Rp. 52.000
Terminal garut – Cisurupan Rp. 20.000
Cisurupan – basecamp Rp. 30.000 Via Ojek dan Rp. 20.000 Via Pick Up
Tiket Masuk : Rp. 7.500


Tonton Juga Videonya 

Kurang lebih seperti itu kira-kira cerita perjalanan kami ke gunung papandayan Garut Jawa barat, Semoga bisa menjadi referensi dan bermanfaat untuk kita semua #Salam lestari #MaszalPemalangAdventure.

Wisata Tracking Gunung Bongkok Purwakarta Jawa Barat

 Penulis : Amunx, Asep, Zaenal

Assalamualaikum. Wr.Wb.
Halloo.. sobat travelers semua ketemu lagi dengan kami travelers awam yang sedang mencari gelar sejati :D kali ini kami akan mengajak kalian jalan-jalan kesalah satu wisata tracking yang dekat dengan Jakarta, jadi buat kalian yang sedang merantau di Jakarta bisa coba jalan-jalan ke sini, nama wisatanya adalah Gunung Bongkok yang terletak di Desa Cikandang Purwakarta Jawa Barat.

Jadi gunung bongkok ini merupakan salah satu wisata gunung yang dekat dengan Jakarta setelah Bogor, gunung bongkok ini sangat cocok untuk pendaki pemula dengan ketinggian 975Mdpl, meskipun dengan ketinggian yang segitu jalur menuju puncak bongkok lumayan extreme untuk dilalui karna hampir 90 derajat vertikal apalagi kalau musim hujan, siap siap saja bermandi mandian dengan lumpur hehehehe


Rute perjalanan ke gunung bongkok dari Jakarta sangat mudah dan ada beberapa alternatif pilihan yang bisa dicoba :

1. Naik kereta via stasiun kota Jakarta jurusan Purwakarta, via ekonomi Rp. 3000/Orang (21 Maret 2015) kelebihan naik kereta ekonomi ini adalah biayanya yang sangat terjangkau, namun jadwal perjalanan kereta ini siang jam 9:45 WIB jadi menurut kami sangat membuang waktu perjalanan, dan kurang nyaman karna sesaknya penumpang serta disamping itu laju kereta yang lambat kurang lebih 2,5  jam perjalanan menuju Purwakarta
2. Naik bus jurusan purwakarta dari terminal Jakarta, buat yang mau berangkat pagi kami sarankan untuk naik bus karena bisa berangkat pagi dan nyaman di perjalanan (Rp.20.000/Orang)
setelah sampai di Stasiun Purwakarta dilanjutkan menuju ke Plered (pasar) dan ke Cikandang

12;42 WIB : sampailah kami kami di stasiun purwakarta dan langsung di sambut oleh calo-calo angkot yang dengan semangat empat limanya menawarkan jasanya, tanpa pikir panjang kami langsung naik angkot menuju Plered (angkot warna pink), Angkot menuju Plered sebenarnya harus ditempuh dengan menggunakan dua angkot (1x ganti) namun karna kami lagi beruntung si supir angkot langsung mengantarkan kami ke pasar plered.

13:30 WIB : Kami sampai di pasar plered, dengan kondisi yang lumayan lelah karna tidak terbiasa dengan naik angkot, akhirnya kami sepakat memutuskan untuk beristirahat dan makan sebentar karna dari rumah juga belum sarapan.. heuu.. heuu dan dilanjut dengan sholat dluhur di Masjid Baeturrahim dekat pasar.

14:20 WIB : Kami melanjutkan perjalanan menuju cikandang dari pasar plered, di sini jangan sampai salah naik angkot karena ada dua nama desa yang hampir sama (warung kandang dan cikandang) jadi tujuan anda adalah ke cikandang gunung bongkok dengan menggunakan angkudes (toyota kijang) .

Perjalanan menuju cikadang lumayan lama karna jalan yang dilalui sudah lumayan rusak dan nanjak akibat truk truk pembawa batu yang bolak balik lewat, sepanjang perjalanan akan disuguhi suasana desa dan persawahan yang hijau dan penduduk di sana sangat ramah ramah mereka menganggap kita (pendatang) sebagai tamu mereka yang harus dihormati.

16:00 WIB : Kami sampai di desa cikandang dan langsung disambut sama A A yang merupakan bagian dari kepengurusan wisata gunung bongkok, kami istirahat sebentar sambil ngobrol ngobrol dan menikmati secangkir kopi panas yang kami pesan karna gerimis yang belum juga reda. 

16:30 WIB : Dalam kondisi yang masih gerimis kami melanjutkan perjalanan ke masjid untuk sholat ashar yang kemudian kami lanjutkan menuju ke pos munclu.


17:20 WIB : Kami sampai di pos munclu, disana sudah banyak temen temen pendaki yang sudah mendirikan tendanya. tanpa lama kami langsung meregistrasikan diri sama A A yang jaga di sana. (Rp. 5000/Orang) dan kami langsung di kasih lapak untuk istirahat dan mendirikan tenda, karna perjalanan ke puncak gunung bongkok harus dilanjutkan besok pagi karna cuaca yang tidak mendukung.

kondisi lingkungan yang sangat becek abis karena hujan membuat kami enggan keluar dari tenda dan tanpa disadari kita tertidur karna lelah dan memang harus persiapan energi buat melanjutkan perjalanan besok. . . . Zzz.. Zzz..

Hari ke II,
Purwakarta, 22 Maret 2015 

04:10 WIB : Kami terbangun dari nyenyaknya tidur, terdengar suara teman teman yang sudah bangun dan mulai melakukan pendakian ke puncak gunung bongkok, waktu masih lumayan gelap karna kabut yang masih menyelimuti, tanpa lama kami nyalakan kompor untuk membuat secangkir kopi untuk penghangat dan sedikit mengisi energi... 

05:00 WIB : kami mulai mendaki dengan semangat, rute menuju puncak menurut kami sangat mudah dan seru untuk dilalaui namun karna faktor hujan jalanan menjadi sangat becek dan licin yang hal ini seringkali membuat para pendaki terpeleset dan jatuh, tapi untung tidak terjadi pada kami yang hanya memakai sendal, karna kami sangat hati hati sekali karna kalau sampai jatuh kami tidak punya pakaian pengganti lagi... hihihihi

Sampai di puncak kurang lebih pukul 07:30 WIB waktu yang lumayan cukup lama padahal bisa ditempuh hanya dengan 1,5 jam saja, namun karna banyaknya pendaki kita harus sabar mengantri, ada dua tempat yang bisa dinikmati setelah dipuncak nanti yaitu puncak batu tumpuk dan puncak batu datar, di pucak batu tumpuk terdapat sebuah tapak kaki besar katanya namun kami tidak sempat melihatnya karna kami baru mengetahui info tersebut waktu sudah turun ke bawah sangat disayangkan sekali




11:30 WIB : Kami sudah harus pulang ke Jakarta lagi karna libur telah selesai, kami pamit pulang dengan ucapan terima kasih yang sebanyak banyaknya, dan menunggu angkot menuju ke plered, dari plered kami meuju ke terminal Purwakarta karna kita akan pulang dengan menggunakan bus jurusan kampung rambutan.
Nahh jadi seperti itulah sedikit cerita tentang perjalanan kami ke Wisata Tracking Gunung Bongkok Purwakarta, semoga bisa bermanfaat, menjadi bahan referensi perjalanan untuk kalian. Jangan lupa like, share dan komentarnya ya  and see u next trip Insa Allah Gunung Prau Dieng / Papandayan Garut







Rekomendasi : buat yang mau berangkat pagi kami sarankan pake bus dari Jakarta
Note :
-    Per 1 April 2015 Tiket kereta mengalami kenaikan.
-    Angkudes yang digunakan dari plered ke cikandang menggunakan mobil toyota kijang bukan angkot yang biasa.

Kolam Renang Anget Guci Tegal Jawa Tengah

Obyek Wisata Guci Tegal Jawa Tengah, mungkin agan agan semua tidak asing dengan obyek wisata ini, iya betul sekali gan obyek wisata ini sangat terkenal sekali dengan pemandian air panasnya, yang konon katanya bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit kulit seperti panu dll dan katanya akan lebih manjur lagi kalau mandinya pas malam jum'at gan, makanya kadang disekitaran guci orang orang pada ke  guci, aku si belum pernah gan. . . . .
Air Panas Guci
tapi katanya juga khasiat dari pemandian air guci itu sudah hilang karna ulah manusia sendiri, karna dibuat maksiat... heuu..heuu..
tapi tidak tau juga si gan, cuman yang jelas air panas di gucikan memang mengandung belerang jadi memang bagus untuk penyembuhan berbagai macam penyakit kulit :)

Tapi disini saya tidak mau membahas masalah guci gan, meskipun sedikit sudah saya bahas di atas xixixixi... disini saya akan memperlihatkan kolam renang guci yang menjadi tempat favorit saya, iya gan karna airnya anget jadi bisa betah berlama lama di situ... hehehe....  bayar masuknya juga murah kok gan cuman 7000  tapi itu dulu gan enggak tau kalau sekarang setelah BBM naik... :D
Kolam Renang Air Panas
Asiikk banget gak si gan berenang dengan air anget... wkwkwk.. di Guci terdapat dua kolam renang kalau tidak salah, satu yang barengan sama hotel dan satunya lagi yang ini yang biasa saya renang. . . . .:)

Setelah asik berenang tentunya agan sangat merasa segar dan pastinya perut agan akan mulai terasa laper maka dari itu saya sarankan agan untuk bersantai santai dulu sambil menikmati kopi dan makan gorengan anget ... di jamin agan bakalan ketagihan, apalagi dengan suasana guci yang adem... :)
Mendoan Anget
Mantap Sekali kan gan wkwkwk... kalau misalkan agan pengen lihat pemandangan yang lebih bagus lagi agan bisa kok naik ke bukit, disitu agan bisa foto foto dengan pemandangan yang indah cuman sangat di sayangkan sekali terahir kali kesana di atas bukit sudah terlalu banyak pedagang pedang yang membuka lapaknya disana sehingga gak ada tempat lagi buat bersantai kecuali harus nongkrong di warung... heuu.. heuu.. kalau misalkan agan males jalan kaki, agan juga bisa menggunakan jasa kuda... :) :D

Okey gan kalau begitu sekian dulu cerita dari saya, semoga bisa menjadi referensi perjalanan agan :) see u next story gan.. Jangan lupa Follow, Subscribe and Share ya gan... =))