Thursday, October 22, 2015

Romantic Mountainers | Kata Kata Romantis sang pendaki gunung

Pendaki gunung, kucel dan dekil, Eitss tapi  itu mungkin dulu, kalau sekarang pendaki sudah pada kece kece, dan mendaki gunung sekarang boleh dibilang sudah menjadi style anak muda, meskipun sebagian besar para pendaki menyalahkan kalau mendaki gunung dijadikan ajang sebuah gaya, namun tidak bisa dipungkiri memang begitulah perkembangannya, meskipun barang barang acesoris yang boleh dikatakan mahal namun para pecinta gunung ini tetap rela untuk membelinya demi sebuah style naik gunung.

Jujur saya juga kadang merasa malu sihh kalau lagi naik gunung terus style saya tidak sesuai, karena mendaki gunung memang mempunyai style khusus biar tidak terlihat kaku kaya kanebo kering.

Selain anggapan orang tentang pendaki itu orang yang kucel, pendaki juga kerap di anggap sebagai orang yang cuek dan tidak romantis terhadap pasangan, hal itu dikarenakan pendaki sering dengan cueknya meninggalkan pasangan hanya demi sebuah gunung.

Tapi perlu kamu tahu justru seorang yang hobi mendaki gununglah yang  mempunyai sisi keromantisan yang sangat berbeda dari manusia pada umumnya, yang sekali terucap langsung akan membuat pasangan meleleh hatinya ciaaa.... 

langsung saja karena saya orangnya tidak suka basa basi dan tidak bisa basa basi berikut jurus pamungkas atau kata kata romantis pendaki yang bisa membuat pasanganya meleleh :
 

“Jangan khawatir  sayang aku pasti akan kembali untukmu”

Ciaa.. ciaaa..... siapa lagi coba kalau bukan pendaki gunung yang ngucapin kalimat ini saat mau manjat gunung :D

“Temani aku sampai puncak gunung
Maka aku akan menemanimu sampai puncak hidupmu”


"Mendaki gunung yang melelahkan saja aku bisa apalagi menaklukan hatimu"

mendaki gunung yang melelahkan dan penh tantangan serta butuh biaya besar saja mereka mampu bersabar untuk menuju puncak kebahagiaan  apalagi menaklukan hatimu :)

“biarkan mereka sibuk dalam dunianya,
Kita adalah kita,  kelak anak kita akan bangga karna ayahnya seorang pendaki gunung”


Gimana gan melelehkan, jadi pengen punya pacar pendaki kan....
sama gue juga :(

hehe buat yang punya kata kata romantis lagi atau gombalan gombalan untuk pendaki share di comment ya gan :) 

#berbagi itu indah
#MaszalAdventure

Wednesday, October 21, 2015

Pendaki Galau

Galauuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu…
Kapan punya pacar
Duit Banyak dan waktu banyak buat naik gunuuung... hahaha

Galau....

semua sudah tau galau itu bagaimana.
Namun kegalauan yang dialami seorang pendaki sangat berbeda dengan manusia pada umumnya
Dimana manusia pada umumnya merasakan kegalauan karena belum mempunyai pasangan hidup alias pacar alias masih jomblo :D

Tapi lain dengan halnya pendaki, dia galaunya karna punya pacar bro hahaha :D
sekilas gue dan sama temen gue ketawa terpingkal pingkal dengan adanya kelaianan ini.
Karna awal dari ini adalah ketika gue bertanya soal status hubungan dia sama ceweknya, dan dia jawab sudah gak ada hubungan lagi, spontan gue jawab pantesan lu gak galau lagi… =))
Iya jadi memang semenjak mereka pacaran temen gue yang satu ini sering banget demam galau, dan lain sebagainya.

Selain kisah dari temen gue, gue juga memang mengalami hal yang sama ketika beberapa bulan yang lalu gue mau mencoba menjalin hubungan dengan seorang wanita, dia cantik, baik, dan perhatian hingga dalam sekejap mata gue langsung jatuh hati padanya.
Seminggu kita menjalin asmara via BBM ckckck :D karena memang jarak kami lumayan berjauhan ditambah kesibukan kerja gue.

Selama seminggu berjalan sebenernya gue udah merasa sedikit tidak nyaman karena dia udah mulai berubah menjadi seperti zomie yang siap memakan darah gue kalau gue tidak ngasih kabar ke dia tepat waktu, padahalkan gue kerja, capek, ditanbah lagi kalau dikerjaan lagi ribet banyak masalah, pokoknya gue pusing. . . . dan dia akhirnya marah. . . .

Dan gue
(( GALAU ))

Dan gue menyerah mencoba menuruti apa maunya sampai tiba saat gue libur kerja dan ingin sekali menenemuinya karena gue piker dia yang suka marah marah karena fakror kangen…. Biasanya cewe begitu soalnya…
Kita ketemuan disalah satu mall, sebenernya gue males banget ketemuan di mall karena selain penampilan gue yang dekil dan gue emang gak begitu suka jalan jalan ke mall, yes gue anak gunung… semua tau itu..

Awal pertemuan kita masih asik asik aja, nonton, makan dan lain sebagainya, dan gue merasa seneng banget bisa ketemu cewe seperti dia. . . .
Namun takdir berkata lain tanpa gue sadari dengan diam ternyata dia memperhatikan pola kunci masuk hanphone gue dan dengan tanpa sepengetahuan gue dia buka handphone gue dan dia chat semua temen temen cewe gue, termasuk gebetan gue yang lainya dan mendelcontnya….
Anjriiiiiiiiiiitttttttt………….. dalam hati gue pengen marah, gue pengen langsung ninggalin dia begitu saja.. namun naluri sebagai manusia gue gak tega ninggalin cewe sendirian. . . .

Tahan…
Gue menahan amarah gue seperti orang kebelet boker… Anjirrr
Saat itu juga raut muka gue berubah menjadi super bête bête bête…. Sampai akhirnya gue anterin dia pulang, dan sesampainya dirumah gue bilang lewat BBM.

“Kita temenan aja ya”
Dengan simpelnya dia menjawab “males” lalu tiba tiba kontaknya menghilang dari list friends gue….
Dan dalam hati gue berkata “Alhamdulilah” Gua bebaaaasss………..
Yes gue bebas kemana saja, gue bebas naik gunung kapan saja, dan gue bebeas nongkrong sama temen kapan saja, tanpa Dia yang egois…

Namun meskipun seperti begitu, obrolan kami tiap hari gak lepas dari tangkopan alias cewe… dan gue GALAU

Jadi intinya guys ini juga mungkin merupakan sebuah problematika kali ya dimana saat seorang pendaki punya pacar memang harus benar benar bisa membagi waktunya, apalagi kalau cewenya gak suka dengan kegiatan mendaki tapi so buat cewe cewe jangan pernah memandang sebelah mata pendaki karna tanpa kalian tahu mereka mempuyai sisi lain yang berbeda dari cowo cowo lain.

Monday, October 12, 2015

Situs Batur Candi Belik Pemalang

Pagi Gengs sahabat travelers hari ini saya  mau kembali share sebuah wisata yang ada di pemalang yaitu situs batur candi yang terletak di Desa Bulakan Kecamatan Belik Kabupaten Pemalang, atau yang terkenal dengan monyetnya gengs. 

Loh kok monyet sih??

Iya guys karena orang orang lebih familiar dengan penghuni di batur candi tersebut yaitu banyaknya monyet monyet yang berkeliaran dan turun kejalan yang sangat bersahabat dengan manusia, wow bikin penasaran bukan???
Lokasi Batur candi Belik Pemalang terletak di sebelah kanan jalan raya dari arah Randudongkal Purbalingga atau sebaliknya, kebanyakan para pengendara yang melewati batur candi memilih berhenti untuk melihat monyet monyet yang pada turun untuk sekedar memberi makan mereka.
Saya kurang begitu tahu tentang situs batur candi dan ada apa di dalamnya, karna yang saya tahu selama ini adalah sebuah hutan satwa yang sengaja untuk dilindungi oleh masyarakat, tapi ternyata pengetahuan saya terlalu rendah guys, karena ternyata disitu terdapat sebuah candi.
Terlintas rasa ingin tahu tentang sejarah batur candi dan dari mana asal monyet monyet tersebut datang, saya menyempatkan untuk menghampiri sebuah warung yang letakanya tidak jauh dari lokasi untuk ngopi dan membeli makanan untuk memberi makan para monyet tersebut, dan yang paling penting saya bisa ngobrol ngobrol dengan pemilik warung yang saya kira tahu tentang sejarah batur candi tersebut.

Setelah memesan dua cangkir kopi saya mencoba memulai obrolan dengan si pemilik warung tersebut, namun sayang pemilik warung tersebut juga kurang begitu tahu tentang sejarah batur candi tersebut, dia hanya menjawab keberadaan batur candi sudah ada sejak jaman dahulu.
Karena penasaran akhirnya saya mencoba menelusuri sejarah situs batur candi ini melalui media, dan seperti yang saya kutip dari blognya maskusno.wordpress.com

Katanya Situs Batur Candi ini  dulunya adalah tempat persembunyian kerabat Mataram Patih Citra Wirya dan Kyai Mpu Brama Kendali yang merupakan cikal bakal/nenek moyang masyarakat desa Bulakan.
Situs batur candil sangat berberan penting terhadap masyarakat setempat, karena dengan adanya situs batur candi tersebut ketersediaan mata air menjadi tercukupi, adapun mata air yang ada di sekitar batur candi adalah sebagai berikut:
-    Mata Air Wadonan yang dijaga oleh Nyai Rantan Sari yang dipercaya dari wilayah Teluk Penyu
-    Mata Air Siduda yang dijaga oleh Dewi Mas Kuncung yang dipercaya dari Sokaraja
-    Mata Air Nyai yang dijaga oleh Nyai Ajeng Melati
-    Mata Air Srengseng yang dijaga oleh Nyai Khotijah Srengseng yang dipercaya dari Banten.
-    Juga tokoh tokoh lain lain dari Sekar Wangi.

Selain banyaknya sumber Mata air di situs Batur Candi juga terdapat beberapa mitos mitos yang sampai sekarang masih dipercayai oleh masyarakat sekitar, masih saya kutip dari maskusno.wordpress.com yang katanya al :
-    Tidak boleh mengambil apapun di kawasan batur candi
Katanya pernah ada yang mengambil bambu di kawasan Batur Candi dan pada malam ada seekor trenggiling yang medatangi rumahnya, Karena merasa aneh akhirnya dikembalikan lagi bamboo tersebut ketempatnya. ( dituturkan oleh Sdr.Junianto salah seroang komunitas Pecinta Alam Shabawana)
-    Dilarang  mengambil rumput untuk pakan ternak, Katanya pernah ada yang tetap berani mengambil setelah diberi peringatan tapi tidak dihiraukan akhirnya ternak mati semua.
-    Dilarang mandi telanjang atau harus tertutup auratnya.
-    Dilarang mandi dengan sabun warna hijau di tempat mata air sekitar Batur Candi.

Guys saya tidak tahu apa alasanya namun hal ini membuat saya lebih penasaran untuk mencari tahu lagi tentang kenapa hal hal seperti itu dilarang dilakukan di Situs Batur Candi.
Tapi Guys ada sedikit kekecewaan dalam benak saya soal para pengunjung yang memberi makan para monyet monyet tersebut, yaitu mereka semua membuang sampahnya dengan sangat sembarangan, yang menjadikan lingkungan sekitar monyet monyet itu turun penuh dengan sampah :( huft

Waktu sudah mulai siang, karena harus buru buru berangkat kejakarta lagi akhirnya saya memutuskan untuk pulang dan berharap suatu saat bisa kesana lagi untuk mengupas tuntas tentang sejarah Situs Batur candi.

Thursday, October 8, 2015

Ekspedisi Jakarta - Jogja

Met Pagi Guys... Hari ini saya mau bercerita soal petualangan saya dan temen temen kantor ke gunung kidul YogJakarta,  Namun petualangan kali ini bukan tentang naik gunung ataupun pantai guys meskipun di gunung kidul sangat terkenal dengan pantainya, melainkan petualangan menghadiri sebuah undangan pernikahan  atau kondangan ckckck *Gubrak*

Its ok bahagia itu sederhana guys dan kita yang cipatakan bukan orang lain, so perjalanan atau berpetualang kemanapun asal kamu bisa menciptakan kebahagiaan kamu akan merasa bahagia. :)

Jarak dari Jakarta ke Yogyakarta itu lumayan jauh yang memakan waktu kurang lebih sekitar 10 jam kalau perjalanan lancar, dan perjalanan ke jogja dari Jakarta bisa di tempuh dengan dua jalur yaitu lewat Banyumas atau lewat pekalongan kalau menurut saya sebenernya sama aja jarak yang ditempuh dari kedua jalur tersebut namun orang orang bilang katanya lebih cepat lewat pekalongan.

Kami start dari Jakarta jam 8:45 WIB, sebelum berangkat kita sempatkan dulu cek dan menambal ban ke bengkel terdekat demi kenyaman di perjalanan nanti, kami berangkat melalui Purwokerto, saya seneng banget karena sedikitnya bisa menghirup udara segar Purwokerto atau sedikit melihat perubahan perubahan yang ada, karna jujur saya kangen banget dengan kota Purwokerto tempat dimana saya kuliah dulu :’(. Dan Alhmadulilah sekali kita sampai di SPBU Cilongok tepat pukul 05: 30 WIB Tanpa pikir pajang sambil sedikit istirahat langsung saja ambil wudhu dan Sholat subuh di Situ.
Kami melanjutkan perjalanan sekita pukul  05 : 50 Seneng banget bisa melewati jalanan Purwokerto yang biasa dulu sering saya lewati, dalam hati ingin sekali saya turun hiks hiks :( dan karna kita belum pada sarapan akhirnya kita memutuskan untuk cari warung untuk sarapan dan akhirnya ketemulah sebuah warung yang sudah buka.

Warung Makan Pak Gitto..

Alhamdulilah bisa Ngrasain mendoan lagi =))

Kami kembali melanjutkan perjalanan ke Jogja Pukul 07:00 WIB dan sampai di Jogja kita sampai sekitar pukul 12:00 WIB, Karta kita sudah laper lagi akhirnya kita memutuskan untuk makan siang dulu dan ketemulah dengan warung makan atau Restaurant Bu Tjitro Yang menyajikan makanan Khas Jogja yaitu Gudeg Jogja hehehe Mari kita makan :p

Setelah selesai makan  kita langsung mencari tempat penginapan untuk beristirahat semalam, iya karna kondanganya besok :D, dan tanpa lama akhirnya memutuskan untuk nginep di salah satu Hotel di Jogja yaitu Hotel Sriwedari Namanya kaya nama rokok ya hehehe, sebelumnya temen temen kantor memang sudah pernah nginep disitu dan yang punya hotel tersebut juga temen dari salah satu temen saya :)

Kalau menurut saya hotelnya enak, luas dengan suasana pepohonan yang membuat sejuk.
Setelah sampai di hotel sriwedari semua merasa kelelahan termasuk saya dan mereka semua memutuskan untuk pada tidur tapi tidak dengan saya yang memutuskan untuk duduk duduk di teras sambil menikmati pemandangan dan sedikit menunggu sore karena udah tidak tahan banget pengen renaaaang... hahaha...
Saya berenang sendirian karena mereka pada tidak mau saya ajak renang, biar saja mereka bilang saya katro karena memang sudah lama saya tidak berenang dan ketika melihat kolam renang saya langsung ingin nyemplung aja hehehe :D
Berenang selesai waktu menunjukan pukul 19: 00 WIB dan perut sudah kembali minta diisi, Enaknya makan apa ya????
Tanpa pikir panjang kita semua langsung keluar semua mencari makan sambil menikmati indahnya malam di kota Jogja :) setelah selesai makan kita semua dibingungkan juga dengan mau kemana lagi kita sekarang??
Dan saya memutuskan untuk jalan jalan ke malioboroo.. yap ke Jogja kalau gak jalan jalan ke malioboro gak beli kaos Jogja itu belum sempurna menurut saya pribadi :) dan buat kalian Juga kalau jalan jalan ke Jogja jangan lupa ke maliobor yah dan beli kaos Jogja Supaya bisa nunjukin kalau kamu pernah ke Jogja kalau pakai kaos Jogja karna Cuman di Jogja kaosJogja di Jual :D jadi buat kamu yang gak punya Kaos Jogja berati belum pernah ke Jogja :D
Oleh Oleh kaos dari Jogja sudah terbeli saatnya Pulang dan beristirahat dan melanjutkan Misi kondangan :
Pukul 07 : 00 Kita melanjutkan perjalan ke Gunung kidul Tanpa lupa kita jemput Bos dulu di bandara sebelumnya, Jarak dari penginapan ke gunung kidul tidak terlalu jauh namun karna kita belum pernah kesana kita mengalami berkali kali kesasar yuhuu huys gak asik kalau tidak nyasar ckckck :P dan Alhamdulilah akhirnya sampai juga di Lokasi
 
Happy Weeding Buat Bu Tini dan Pak Mono Semoga Menjadi keluarga Yang sakinah mawadah dan warahmah ya :)

Makasih berkat kalian saya jadi tahu kunung kidul =))
Ok Guys pukul 11 : 00 WIB setelah acara kondangan selesai kita langsung pamit untuk pulang ke Jakarta lagi karna besok harus kembali bekerja :(.
Untuk perjalan pulang dari Jogja kita mengambil jalur lewat semarang yang katanya lebih cepet.
Buat kalian yang Mau ke Jakarta dari Jogja Lewat Semarang jangan lupa ya mampir di  Banaran Coffe And resto untuk menikmati sajian Kopi yang harum dan enak :) Yang lokasinya di Jalan Raya Semarang Magelang atau tepatnya di Gumawang.
Ok Guys setelah Puas dengan makan siang dan ngopinya kita langsung tancap gas untuk pulang Ke Jakarta, dan sampai di Jakarta pukul 09 :00 dan langsung kerja hiks hiks karna perjalan sangat macet sekali.