Monday, December 25, 2017

Lyv Kitchen and Bar Jababeka : Tempat Nongkrong Nyaman di Cikarang

Hi.... Ketemu lagi... hihih ... setelah kemaren gue ngebahas soal jalan-jalan di Hotel Horison Jababeka, kali ini gue juga mau cerita soal salah satu fasilitasnya, yes... Kalau kemaren gue lebih banyak menceritakan soal kamar-kamar yang ada di hotelnya saja.

Baca : Tour Hotel Horison Jababeka Cikarang

Seperti yang sudah saya kasih sedikit bocoran kemaren, kalau di Hotel Horison Jababeka juga tersedia Lyv Kitchen and Barnya juga, yang menyajikan hidangan Fusion and International Beverage, yang tentunya dibuka untuk siapa saja, alias bukan khusus tamu hotel saja.

Lyv Kitchen and Bar Jababeka

Lyv Kitchen and Bar terletak di samping Hotel Jababeka atau di Jalan Benyamin Sueb Blok B 1, Mekarmukti, Cikarang Utara, yang menurut saya sendiri sangat pas dan bisa memberikan efek nuasana nyaman, dimana tidak sama sekali terdapat kebisingan atau lalu lalang orang, apalagi dengan letak strategis Hotel Horison yang tidak terlalu dekat banget dengan jalan raya.


Lyv Kitchen and Bar merupapakan salah satu tempat nongkrong di cikarang ala bar yang paling nyaman, dimana dengan desain interior yang casual service dengan warna dasar yang tidak terlalu mencolok dan adem dipandang mata di buat senyaman mungkin agar serasa kaya mengunjungi rumah tetangga, yang membuat orang betah berlama-lama menghabiskan waktu ngobrol dan santai disitu.

Sajian makanan dan minum varian Internasional juga sangat cocok juga buat yang doyan makanan luar, tapi kalau gue sendiri lebih memilih makanan yang sesuai lidah saja, yaitu Crispy Duck Timbel Rice hehehe
Namun buat kalian yang penasaran dengan beberapa menu makanan yang menjadi andalananya adalah sauce pari – pari, BBQ sauce,Bumbu Bali, dan Basil Pesto disajikan dengan mashpotato dan sauté vegetables, dan untuk minumanya dan minuman  alcohol & non Alcohol dengan varian wine & spirit dan juga varian  Cocktail (Classic, International, Tiki, & Signature) & Mocktail, dan buat yang suka fresh juice, healthy drink, tea & coffee juga ada di Lyv Kitchen & Bar.

Untuk menu makan dan minuman yang menjadi best sellernyanya orang Indonesia adalah,
- Fantastic Four Cheese Pizza, Pizza dengan italian style yang sangat crispy
- Grilled Squid
- Crispy Duck Timbel Rice
- Pear I Love You
- Apel Virgin Mojito

Kalau menurut gue tempat ini sangat recommended buat santai-santai melepas penat sambil menikmati beberapa menu makanan yang tersedia, dan sangat cocok juga buat ngajak pasangan ngedate hahaha... Iya jujur gue  langsung kepikiranya kesitu kok. Karena selain tempatnya yang nyaman, natural dengan tatanan interior yang terbuka dan cukup luas, juga harga dan menu yang berfarian, ya kantong gue masih mampulah.... hehe itulah tadi pemikiran pemuda jomblo yang miskin, tidak usah dihiraukan...

Lyv Kitchen And Bar
Credit by. Bangdoel

Any way Lyv Kitchen and bar sering digunakan untuk acara-acara seperti Arisan Ibu-Ibu Sosialita, Ulang Tahun, Dinner, Party dan  Meeting and Lunch, jadi buat kalian yang mau nyobain suasana baru di tengah-tengah kota Industri Jababeka bisa mampir kesini, ada beberapa yang mengatakan juga kalau suasana di Lyv Kitchen and bar serasa seperti sedang di Jakarta, jadi kalau lagi pas lagi kangen tongkrongan di Jakarta Lyv Kitchen and Bar Jababeka pas sekali untuk sedikit melepas kerinduan akan Jakarta... #Asik... maklum Cikarang-Jakarta lintas planet hahahaha


Buat kalian yang tinggal di daerah Cibitung dan sekitarnya mungkin pernah bingung mau cari tepat makan sambil meeting yang santai dimana, (Pengalaman Pribadi) so kalau menurut gue mulai sekarang bisa cobain Lyv Kitchen and Barnya Horison Jababeka.

Untuk informasi selengkapnya kalian bisa tanya-tanya lebih lanjut di (021) 89323767

Peta Lokasi

Friday, December 15, 2017

Tour Hotel Horison Jababeka Cikarang

Suatu kehormatan tersendiri buat gue yang suka jalan-jalan, yang suka dengan tempat-tempat baru yang indah, ketika tiba-tiba diundang oleh salah satu marketing Hotel Horison Jababeka.
Ya undangan ini tidak lain tidak bukan adalah undangan untuk ngajakin gue jalan-jalan muterin hotel dan mamerin semua fasilitasnya ke gue, fix gue langsung jadi gak pengin pulang dan pengin nginep disitu.


Hotel Horison Jababeka terletak di Jl. Benyamin Sueb Blok B1. Jababeka, Cikarang, yang merupakan lokasi strategis di area Jababeka dimana dekat dengan Toll Cibatu, Jababeka Golf, Stadion Wibawa Mukti, dan di apit oleh dua supermarket, dan pusat jajanan.

Hotel Horison Jababeka juga menjadi langganan para atlet.Indonesia yang akan tanding di Stadion Wibawa Mukti Cikarang, dan beberangen dengan waktu gue disitu juga sedang ada acara BRI chalenge yang sedang berlangsung.

Hotel Horison Jababeka memiliki 8 lantai dengan 142 Kamar, yang terdiri dari, Deluxe (127), Junior Suite (10), Excekutive Suite (4) dan Horison Suite (1)

Untuk fasilitasnya sendiri ada Meeting Room, Ball Room, Swimming Pool, Malabar Coffee Shop & Putri Lounge, Sky Lounge, High Speed Internet Access, Gym, Lyv Kitchen and Bar.

Untuk masalah fasilitas kamar mungkin tidak jauh berbeda dari hotel-hotel yang lain, cuman menurut gue yang suka dengan keindahan alam, view di lantai 6 Hotel Horison Jababeka Cikarang cukup menyegarkan mata, dimana terlihat hijau alam Cikarang hehehe, ini sekaligus pembuktian kalau Cikarang masih hijau, tidak seperti bayangan temen-temen di Jakarta yang suka ngebuly dengan kata-kata "Cikarang Pohon aja nggak tumbuh, apalagi cinta" ya karena mindset orang-orang disana Cikarang itu panas dan isinya pabrik-pabrik industri, padahal FYI Cikarang itu masih banyak pepohonan cuy, justru yang nggak ada pohon itu di Jakarta.

Hotel Horison Jababeka Cikarang

Nah buat kalian yang penasaran dan mungkin kebetulan lagi nyari-nyari hotel yang pas dengan keinginan kamu, dan sesuai dengan budget kamu, ni gue kasih lihat beberapa jepretan hasil tour hotel kemaren.

1. Deluxe Queen Bed
Horison Jababeka

2. Deluxe Twin Bed
Hotel Horison Jababeka

3. Junior Suite
Hotel Horison Jababeka

4. Horison Suite
Hotel Horison Jababeka Cikarang

Horison suite hanya satu kamar, beda dan lebih luas dari ruangan² lain, dimana terdapat ruangan tamu, dan kamar mandi yang lebih luas, sangat cocok untuk keluarga.


Setelah capek keliling-keliling saya di ajak ke Lyv Kitchen and Bar Hotel Horison, yang merupakan fasilitas andalan di Hotel Horison Jababeka, dimana nuansa bar yang dibuat agar seperti berasa kaya di Jakarta, kata Mas Arislesmana selaku marketing Horison Jababeka,  Tapi kalau menurut gue si, ini lebih asik dimana nuansanya yang masih alami, tidak bising dan sejuk.

Lyv Kitchen and Bar menyajikan berbagai menu makanan yang gak bikin nguras kantong, cocok juga buat ngajak pasangan ngedate. hehe jujur gue langsung kepikiran kesitu hihihi

Hotel Horison Jababeka Cikarang

Hasrat hati pengin nyemplung aja ke kolam renang namun apa daya tidak bawa baju ganti, rasanya tu gimana gituu kalau lihat kolam yang bening hehehe dan cuman di ajak tour hotel itu rasanya kurang puas banget, karena cuman melihat-lihat doang, cuman ngiler doang, jadi mau tidak mau buat ngilangin rasa pengin gue akhirnya bikin jadual buat menginap semalam.

Fyi buat kalian yang tahun baruan belum ada acara  bisa ikutan Red Party New Year yang di adakan oleh Hotel Horison Jababeka Cikarang.
Informasi selengkapnya bisa dikepoin di instagram @horisonjababeka



Next Story : Pengalaman nginep di Hotel Horison Jababeka Cikarang

Wednesday, December 6, 2017

Karang Para : Wisata Batunya Sukabumi

Karang Para terletak Di Desa Kebonmanggu, Gunungguruh, Sukabumi, Jawa Barat 43156

Wisata Karang Para adalah wisata berupa bukit kecil bebatuan karang, yang di dalamnya terdapat banyak sekali macam-macam batu yang menyerupai berbagai bentuk rupa, seperti karang masjid yang menyerupai masjid, karang hiu menyerupai hiu, karang Para (atap) dan lain lain, wisata karang para juga sering disebut dengan wisata batu.

Karang Para Sukabumi

Obyek Wisata Karang Para mulai ngehits sekitat awal Januari 2017, yang keberadaanya banyak diketahui dari sosial media seperti facebook dan Instagram, selain foto-foto dari pengunjung yang di unggah, wisata karang para juga meggunakan media promosinya hanya melalui media sosial.

Saya tidak tahu asal muasal nama karang para ini, cuman dari beberapa info yang beredar para itu artinya atap yang berarti para adalah bahasa jawa, tapi apa maksudnya, apakah ada atap batu karang? Tolong yang tau jelaskan dikomentar?

Karang Para mempunyai luas sekitar 12 hektar dari luas 25 hektar dan merupakan tanah desa, sehingga pengelolaanyapun melibatkan warga desa. Lokasi ini dulunya adalah sebuah pertambangan kars yang seiring waktu di tinggal oleh para penambangnya, dan berkat kreatifitas para pemuda setempat kemudian lokasi tersebut disulap menjadi sebuah wisata yang keren dan Instagenic.

FYI untuk harga tiket masuknya cuman 2000/Orang, parkir roda dua 2000 dan 5000 Roda Empat, karena kami menggunakan travel kap 13 jadi parkirnyà 10.000

Selain Batu Karang yang menjadi icon wisata di karang para, spot-spot kece.lainya juga bisa kalian nikmati, seperti jembatan hati yang.menjadi media kekinia untuk berfoto bersama pasangan (Rp.2000), dan  tempat-tempat duduk yang enak buat nyantai dan lain-lain...

Kalian bisa santai menghabiskan waktu berlama lama di wisata karang Para, tidak perlu takut kencingnya dimana? Sholatnya dimana? Karena di Lokasi sudah tersedia tempat untuk beribadah.

Selain itu buat yang hoby camping juga terdapat lahan untuk mendirikan tenda, dengan membayar lahanya 10.000/malam harga yang relatif sangat murah, namun untuk peralàtanya bisa bawa sendiri..

Untuk rute menuju kesana kalian bisa menggunakan kendaraan pribadi karena belum ada transportasi umum tujuan kesana, kecuali kalau kalian mau carter mobil rame-rame.
Kalian bisa lewat Jalan Mangkalaya-Cisaat, tepatnya di pertigaan Pasir Badak, Desa Cibolang, Kecamatan Gunungguruh, atau gunakan GPS ajalah pasti nyampe, sekarang jaman sudah sangat canggih.
Lokasi parkir di sekitar wisata sangat luas, so nggak usah khawatir.

Wisata Batu

Oh iya kami sampai di karang para sekitar pukul 09:30 WIB, dan cukup lama kami menghabiskan waktu disini, di sebuah warung, menikmati pemandangan alam dan alunan lagu dangdut yang mengalun terus menerus dari radio sipemilik warung, angin sepoi-sepoi cukup bikin lier-lier ahh rasanya pingin tiduur...
Mencicipi makanan di wilayah orang adalah seperti suatu kewajiban saat jalan-jalan, meskipun kadang suka trauma dengan harga yang dintembaknya, namun berbeda dengan harga makanan di sekitar wisata karang para, harganya murah, sangat bersahabat nggak bikin kapok buat balik lagi.
Peta Lokasi

PS. Terus berinovasi agar pengunjung tidak bosan untuk selalu ingin datang kembali ke tempat ini

Monday, December 4, 2017

Pesona Karang Numpang Sukabumi

Setelah dari Gunung Sunda kami melanjutkan perjalanan ke trip selanjutnya yaitu Gunung Karang Numpang, yang lokasinya tidak begitu jauh dari Gunung Sunda, karena belum sempat memejamkan mata di mobil eh tiba - tiba sampai aja hehe.....

Karang Numpang Sukabumi

Gunung Karang Numpang terletak di Kampung Legoknyenang, Desa Cikujang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Untuk menuju ke sini alangkah baiknya kalian bisa menggunakan kendaraan pribadi, karena akses kendaraan umum yang belum sampai ke lokasi tersebut.

Sampai di Gunung Karang Numpang sekitar pukul 07:40 WIB masih terlalu pagi untuk sebuah desa yang tidak padat aktivitas seperti di Ibu kota, pas kami sampaipun portal yang katanya biasa di jaga oleh warga sekitarpun kami yang buka sendiri, karena belum ada penjaganya, namun setelah kami sampai di tempat parkir salah satu dari kami mendekati bapak-bapak tua yang kemudian seperti minta izin untuk masuk, untuk harga tiket masuknya 3.000/orang

Untuk menuju ke lokasi karang numpang kami harus berjalan mengelilingi Gunung Karang Numpang terlebih dahulu, karena jalur untuk menuju ke atas berada di belakang, dan saran saya untuk menggunakan sepatu  atau sendal gunung, karena jalan menuju lokasi lumayan becek kalau habis hujan, namun buat kalian yang membawa motor juga bisa dinaiki sampai ke parkiran atas, namun jalannya lumayan extreme.

Tidak sampai setengah jam kami sudah sampai di pintu masuk atau tempat parkir yang menurut saya si terkesan natural dan seperti benar-benar akan memasuki sebuah keindahan, terlihat dari indahnya pemandangan yang ada di belakang gerbang masuk tersebut.

Lima langkah dari pintu masuk saya langsung terpesona melihat kindahan pemandangan dua gunung di belakang sana, saya langsung gatel pengin foto, dan akhirnya beginilahh....

Sebenernya agak sedih si kalau jalan-jalan tapi gak bawa kamera bagus, rasanya tu jadi gak mood buat foto biarpun pemandangan di belakangnya bagus, lain halnya kalau bawa kamera yang bagus.

Tapi sedikit tips ni buat kalian yang pas jalan tidak bawa kamera bagus atau belum punya, jangan lupa deketin dan baik-baikin temen yang bawa kamera bagus, yaa... Minimal pesenin kopilah sebelum berangkat.... Hehehe

Karang Numpang ketinggiannya tidak seberapa tapi menurut saya mampu memberikan pemandangan yang indah, tapi sedikit yang mengganggu pemandangan saya, yaitu dengan adanya tower di belakang sana hiks hiks

Karang numpang di dominasi dengan batu-batuan karang, seperti hampir mirip di stone garden hanya saja bebatuanya tidak putih hehehe

Kampung Legoknyenang, Desa Cikujang, Kecamatan Gunungguruh

Saat kami berkunjung tidak tahu kenapa tidak ada pengunjung lain selain kami, atau mungkin karena masih pagi, padahal pemandangan yang di sajikan jauh lebih indah dari Gunung Sunda, kalau menurut saya...tapi di Karang Numpang seperti kurang pengelolaannya terlihat tidak adanya pos pintu masuk yang di sediakan seperti di gunung sunda, padahal katanya setahun belakangan ini ramai dikunjungi.

Backpacker Jakarta

Waktu terbaik untuk berkunjung ke Gunung Karang Numpang adalah pagi atau sore hari dan pas musim hujan, karena kalau musim kemarau rerumputannya gersang, lain halnya saat musim hujan, kalian akan di suguhi pula dengan pemandangan yang hijau.

Tuesday, November 21, 2017

Menikmati Pagi di Gunung Sunda Sukabumi

Gunung Sunda menjadi destinasi wisata pertama di Sukabumi yang saya kunjungi, karena memang sebelumnya sama sekali belum pernah ke Sukabumi.
Gunung Sunda terletak di Jl. Siliwangi, KM 03, Kampung Jambelaer Padaasih, Cisaat, Jawa Barat 43152, ±hanya berjarak sekitar 3 KM dari alun-alun Cisaat dan 6 KM dari pusat kota Sukabumi.

Sunrise Gunung Sunda

Akses untuk menuju  Gunung Sunda kalian bisa menggunakan kendaraan pribadi karena belum ada transportasi umum yang menuju ke sana, kecuali ojek atau carter mobil.

Gunung Sunda adalah merupakan gunung batuan pasir  kuarsa yang menjadi daerah resapan air  dan menjadi suber mata air yang memberikan perlindungan terhadap 7 kampung dibawahnya 

Gunung Sunda memiliki ketinggian sekitar 700 Mdpl, namun diketinggian segitu Gunung Sunda bisa di gapai dengan hanya beberapa menit saja, karena tracking menuju puncak Gunung Sunda sudah dibkin tanjakan-tanjakan gemes untuk memudahkan perjalanan, namun kalau menurut saya jadi kaya mau ziarah ke pemakaman hehehe apalagi ketika melihat ada pemakaman warga di sekitar Gunung Sunda.

Saya dan rombongan mulai tracking sekitar pukul 05:00 WIB, sepanjang perjalanan naik ke atas kami banyak disuguhi curhatan-curhatan lucu fenomena anak muda jaman now soal percintaan, bikin greget sih bacanya…
Curhatan di Gunung Sunda Sukabumi

Pemandangan dari Gunung Sunda

Selain itu banyak juga gazebo-gazebo untuk berjualan, namun karena masih terlalu pagi jadi belum ada yang buka, selain itu terdapat juga gazabe yang dibuat khusus untuk menikmati kopi sunda.
Sampai di Puncak kurang lebih sekitar 05:30 WIB itupun jalanya sambil foto ala-ala anak jaman now, bisa dibayangkan kan gak perlu capek-capek kita bisa menikmati dinginya pagi di ketinggian 700Mdpl Gunung Sunda.

Seperti biasa sampai di puncak semuanya langsung ritual wajib mencari spot masing-masing untuk mengabadikan perjalannya masing-masing dan juga sebagai bukti otentik, ya kan no pic is hoax
Udara paginya tak begitu dingin, namun pemandangan gagahnya Gunung Gede Pangrango memberikan panorama keindahan tersendiri di Gunung Sunda, awan-awan lucu pun menjadikan lukisan terindahNya, namun munculnya sunrise dari ufuk timur dengan sinarya yang terang mengusir awan-awan lucu yang sedang asik bermain.

Legenda Gunung Sunda
Saat lagi santai menunggu yang lain sambal ngopi saya mencoba mendekati salah satu penjaga tiket masuk dan mencoba tanya-tanya ala-reporter mengenai Gunung Sunda, satu pertanyaan terlontarkan.

“Mas kenapa dinamakan Gunung Sunda?” 
“Gak tau mas, sudah dari sononya”
“Ooohh…”
Kopi Sunda

Sedikit kurang puas dengan jawaban masnya , mungkin karena dia masih muda jadi belum tahu sejarahnya, karena masih penasaran dan tidak ada yang bisa ditanya lagi, akhirnya saya mencoba tanya sama simbah, dan menurut sumber yang simbah kasih katanya nama Gunung Sunda ini  dulu namanya pernah di ganti menjadi gunung kerud dan gunung tunda (taruh,, simpan) Gunung sunda sengaja disembunyikan oleh para pendahulu dikarenakan agar gunung sunda ini tidak diketahui olrh musuh-musuh pada jaman dahu, karena di Gunung Sunda terdapat pusaka yang jika diketahui keberadaanya maka orang tersebut akan menjadi kaya raya atau penguasa.

Selain itu Gunung Sunda juga merupakan tempat yang pernah di singgahi oleh rabu Siliwangi yang dibuktikan dengan jalan yang menuju Gunung Sunda yang diberinama  JL. Siliwangi (Cibatu-Babakan-Cipancur-Ciroyom) dan arah menuju kudaampit diberinama Surya Kencana

- Tepat dipuncak Gunung Sunda mitosnya banyak yang mengatakan katanya terbagi menjadi dua, kawasan pertama sebelah timur di duduki oleh Jin Timur, dan kawasan kedua sebelah barat  diduduki oleh Jin Barat oleh kerajaan Padjajaran.
- Terdapat banyak macam-macam batu dengan berbagai bentuk rupa, seperti batu lulumpang dan batu buruy  yang anehnya batu tersebut terdapat lubang seperti lumpang (jawa) yang di isi air yang sampai kapanpun tidak akan habis.
Batu Lumpang dan Batu Buruy

Kalau menurut saya seperti Gunung Sunda perlu renovasi dan inovasi lagi untuk kembali lebih menarik para wisatawan untuk dating lagi kesitu, karena terlihat banyak beberapa spot yang sudah rapuh dan perlu di perbarui lagi.
Dan waktu terbaik untuk berkunjung ke Gunung Sunda adalah pagi atau sore hari.

Sumur : 
https://awasdisini.com/2014/12/gunung-sunda/
https://www.change.org/p/gubernur-jawa-barat-jangan-biarkan-gunung-sunda-sukabumi-hanya-cerita
http://gunungsunda.blogspot.co.id/2015/09/sejarah-gunung-sunda-sukabumi.html

Monday, November 20, 2017

Menikmati 5 Wisata Alam Di Sukabumi Dalam Sehari

Ini merupakan trip keduaku bareng Backpaker Jakarta, setelah sebelumnya mengikuti trip ke Gunung Lembu, dan ini juga pertama kalinya saya menginjakan kaki di Sekretariat Backpaker Jakarta selama menjadi warganya hehehe...maafkan akuu.
5 Wisata Alam Sukabumi

Trip kali ini kita bakalan city tour menikmati keindahan alam Sukabumi dalam sehari.

Menurut infografis, Sukabumi adalah sebuah kabupaten di Tatar Pasundan, Provinsi Jawa Barat, dengan Ibu kotanya Palabuhan ratu. 

Kabupaten Sukabumi merupakan kabupaten terluas kedua di Pulau Jawa setelah Kabupaten Banyuwangi di Provinsi Jawa Timur. Kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Bogor di utara, Kabupaten Cianjur di timur, Samudra Hindia di selatan, serta Kabupaten Lebak di barat.

Letak georafis Sukabumi merupakan salah satu lokasi strategis yang menawarkan banyak keindahan, mulai dataran rendahnya seperti pantai juga dataran tungginya seperti Gunung Gede, banyak sekali wisata-wisata yang bisa di nikmati disana, seperti yang paling terkenal adalah Pantai pelabuhan ratu dan pantai-pantai cantik lainya.
Namun dalam edisi trip city tour perdana kali ini, saya akan mengajak kalian menikmati 3 keindahan alam sekaligus yang bisa kalian nikmati dalam sehari. Berikut ulasan trip Perjalanan kami.

Start awal perjalan kami dimulai dari sekretariat Backpaker Jakarta yang beralamat di Cawang Jakarta Timur, berangkat Sabtu pagi pukul 01:00 WIB waktu dimana enak² nya molor hehe...
Perjalanan malam dari Jakarta - Sukabumi Alhamdulillah lancar sehingga sampailah kami lebih cepat dari jadwal yang sudah di rencanakan.

Kami sampai pukul 04:00 WIB dan menunggu Azan shubuh untuk sholat sebelum mulai tracking ke Gunung Sunda yang menjadi destinasi wisata pertama kami.

1. Gunung Sunda
Gunung Sunda Sukabumi

Gunung Sunda terletak di Jl. Siliwangi, KM 03, Padaasih, Cisaat, Sukabumi, Jawa Barat 43152

Pukul 05:00 WIB kami mulai tracking ke Gunung Sunda, Gunung Sunda memiliki ketinggian sekitar 700mdpl dan memiki track yang sangat landai karena warga sekitar sudah memberikan tanjakan-tanjakan untuk menuju ke atas, namun kalau menurut saya jadi kaya berasa lagi ziarah ke pemakaman dengan adanya tanjakan-tanjakan yang sudah di buat itu hehe apalagi sebelum puncak ada beberapa pemakaman yang katanya pemakaman umum, hanya bedanya setiap perjalanan kalian akan di suguhi curhatan - curhatan lucu.

2. Karang Numpang
Karang Numpang Sukabumi

Karang numpang terletak di Kampung Legoknyenang, Desa Cikujang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, tidak jauh dari gunung Sunda, karena meskipun saya tak tahu arah melajunya mobil kami, tak sampai satu jam tibalah kami di karang numpang, sekitar pukul 07:40 WIB.

Kalau menurut saya track dan pemandangan di karang numpang lebih indah dari gunung sunda meski dua-duanya sama sama menawarkan keindahan gagahnya gunung gede pangrango, di karang numpang lebih natural dengn track perjalanan yang tidak di buat-buat, dan keindahan batu-batuan yang mirip karang itupun hampir mirip serada di stone garden. 
Setelah puas tidak puas menikmati keindahan karang Numpang, mau tidak mau kami harus bergegas ke lokasi trip berikutnya.

3. Karang Para
Karang Para Sukabumi

Karang Para terletak Di Desa Kebonmanggu, Gunungguruh, Sukabumi, West Java 43156 
Hanya menempuh perjalanan sekitar satu jam dari karang numpang, 
Kurang lebih sekitar pukuk 09:30 kami sampai, wisata karang kara juga masih di dominasi dengan batu - batuan  karang yang menyerupai berbagai bentuk, seperti karang masjid, karang hiu, karang atap, dan lain lain,
Selain itu spot foto kekinian juga banyak di sajikan di sana, seperti , seperti jembatan hati yang menjadi favorit anak muda jaman now.

Lama kami menikmati semilirnya angin di bebatuan karang kara dengan alunan dangdut yang terus berputar silih berganti dari si pemilik warung jajanan yang kami singgahi, kami menghabiskan waktu sampai jam 12:00 dengan makan siang, untuk harga makanan di sini masih relatif standar, so gak bikin saya nyinyir setelah pulang dari sini.

Jam 12:00 Teng, kami beranjak turun dan menuju ke destinasi selanjutnya.

4. Selabintana
Selabintana Sukabumi

Selabintana adalah sebuah taman rekreasi keluarga yang terletak di Jalan Selabintana KM 7, Sundajaya Girang, Kec. Sukabumi,Sukabumi, Jawa Barat atau berada di bawah kaki Gunung Gede Pangrango

Di sana juga terdapat kolam renang, hasrat hati pengin berenang, namun hujan turun mengurunkan niat tersebut dan membuat gue berlari menuju warung untuk makan.

Di selabintana kami hanya menghabiskan waktu untuk sholat dan makan, namun saya kecewa ketika habis makan bayarnya lumayan mahal ampe kaget, saya pikir itu mba-mba salah ngitung wkwkwk tapi yasudahlah mungkin beliau pengin cepat-cepat naik haji.

Selabintana sebenernya alternatif city tour kami, yang sebelumnya ingin kami kunjungi setelah 3 destinasi wisata di atas adalah :

5. Curug Sawer
6. Danau Situ Gunung

Namun karena mendadak terjadi drama kalau jalan menuju tempat tersebut sedang di cor atau dalam perbaikankan jadi terpaksa kita batalkan, menjadi ke Salabintanà, Alun-Alun Sukabumi, dan mampir ke mochi kaswari untuk beli oleh-oleh, namun karena drama kembali terjadi kamipun membatalkan perjalanan untuk menuju ke alun-alun Sukabumi, sangat di sayangkan sebenernya tapi apa mau di kata demi lancarnya perjalanan Sukabumi - Jakarta kami harus bergegas pulang jam 15:40 dari Selabintana menuju Jakarta.

Dari setiap jarak perjalanan di atas bisa di simpulkan kalau ke 5 (lima) destinasi wisata tersebut (kecuali Selabintana) bisa dijangkau dalam satu hari, kalian bisa estimasikan lagi jarak dan waktunya

Sekian dari saya, terima kasih buat semuanya, salam kangen Trip Perdana City Tour Sukabumi

Thursday, November 16, 2017

Terbang dengan Air Asia, Nikmati Keseruan Wisata di Gold Coast

Liburan di luar negeri, khususnya di Australia tidak akan lengkap jika belum mengunjungi salah satu kota yang bernama Gold Cost. 
Perjalanan menuju ke Gold Coast pun kian mudah dilakukan berkat penerbangan dari Air Asia. Jika kita berangkat dari Indonesia, wisatawan bisa memilih berangkat dari Jakarta dan Bali.  
Bagi wisatawan yang sedang atau akan berkunjung ke Australia, jangan sampai melewatkan cantiknya keindahan tempat-tempat wisata di Gold Cost yang terletak di negara bagian Queensland ini.
Berikut beberapa pilihannya yang bisa dikunjungi di Gold Coast, Australia: 

1. Bertualang di daerah pedalaman Gold Coast

Sumber:angieisagirl.wordpress.com
Satu tempat wisata yang juga merupakan bagian dari budaya Gold Coast adalah berada di daerah pedalamannya. 
Di tempat ini, pengunjung dan wisatawan akan menemukan beberapa hutan hujan serta melihat dari dekat keindahan gunung berapi Gold Coast. 
Di hutan hujan pengunjung atau wisatawan dapat melihat sekitar sembilan jembatan gantung yang terbentang  di antara tempat-tempat yang berada di hutan hujan. 
Bahkan di dalam hutan ini pengunjung atau wisatawan dapat melihat langsung koala-koala dan memeluknya di Currumbin Wildlife Sanctuary. 

2. Menelisik Lahey's Canungra Tramway Tunnel
Tempat wisata alam lainnya yang bisa dikunjungi adalah Lahey's Canungra Tramway Tunnel. Pada masa lalu Lahey's Canungra Tramway Tunnel  sendiri merupakan sebuah  terowongan yang digunakan sebagai lintasan kereta api untuk mengirim barang. 
Nah, saat menelusuri terowongan ini kita bisa melihat langsung tentang sejarah perkembangan Queensland secara umum. Untuk bisa melakukan tur ini, pengunjung hanya perlu membayar sebesar 1.95 AUD.
Bagaimana cara untuk menuju tempat ini? Setelah berangkat dengan Air Asia dari Jakarta atau Bali dan sampai di Gold Coast, Queensland, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan dengan menaiki bus dari tempat bernama Slatyer Avenue menuju Nerang Bicentennial Centre. 
Nah, terakhir pengunjung atau wisatawan dapat naik taksi menuju ke Canungra untuk melihat langsung  Lahey's Canungra Tramway Tunnel
Sumber: blokeonbike.com

3. Wisata di tiga pantai Gold Coast

Sumber: oceanfit.com.au
Tentu saja, tempat wisata yang paling digemari adalah pantai. Gold Coast punya tiga pantai menarik untuk dinikmati, yaitu Pantai Burleigh, Pantai Kurrawa dan Pantai Coolangatta.
Ketiga pantai ini memiliki keunikannya tersendiri. Pantai Burleigh dan Pantai Kurrawa misalnya lebih banyak dikunjungi karena wisatawan menginginkan suasana pantai yang indah dan tenang. 
Sementara itu, pantai Coolangatta biasanya akan dituju oleh para peselancar karena ombaknya yang besar dan memberikan tantangan tersendiri dalam berselancar. 
Lalu, bagaimana cara mencapai tiga pantai di kawasan Gold coast ini? Jika wisatawan ingin berkunjung ke Pantai Burleigh, dari Kota Gold Coast, dapat menggunakan bus dari Broadbeach Stop menuju Burleigh Heads. 
Sementara itu, jika ingin berkunjung ke Pantai Kurrawa dapat menaiki transportasi benama Tram dari Northcliffe Station menuju ke Broadbeach North Station. 
Terakhir, bagi wisatawan yang ingin menikmati segarnya air laut dan ingin menjajal ombak di Pantai Kurrawa dapat menggunakan transportasi berupa bus Line 700 dari Surfers Paradise menuju ke Griffith Station. 

4. Piknik di Esplanade North Park

Sumber:flickr.com/infinity-club
Kegiatan wisata lainnya yang bisa kamu lakukan adalah melakukan piknik di Esplanade North Park dan wajib kamu coba begitu tiba di Gold Coast. 
Bersantai setelah melakukan perjalanan panjang dengan Air Asia, menikmati keindahan taman, juga bisa menikmat beberapa kegiatan gratis yang disediakan pengelola taman. Mulai dari barbeque hingga toilet serta playground dapat digunakan secara gratis.
Untuk mencapai tempat piknik ini sangat mudah. Pengunjung atau wisatawan bisa langsung naik bus dari  Southport menuju Bayview Street untuk bisa berpikinik ria di Esplanade North Park. 

Tuesday, October 24, 2017

Gunung Lembu Purwakarta 792 Mdpl

Gunung Lembu terletak di kampung Panunggal RT 006 RW 003, Desa Panyindangan, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.
Gunung lembu merupakan bongkahan  batu raksasa yang jika dilihat dari arah timur bentuk batu tersebut mirip seperti seekor Lembu yang sedang duduk, dan dari situlah kenapa di namakan Gunung Lembu.
Gunung Lembu mempunyai ketinggian sekitar 792 Mdpl, meskipun sebenernya belum pantas disebut gunung, namun Bukit Lembu familiar disebut sebagai gunung oleh masyarakat Purwakarta dan kalangan pendaki.

Gunung Lembu Via Drone

Gunung Lembu Purwakarta

Berdasarkan infografis yang saya dapat, Gunung Lembu dulunya merupakan gunung berapi yang meletus, dan dibawah gunung lembu juga terdapat sumbat lava yang menancap ke bawah, yang semula berupa magma yang membeku di pipa gunung api.

Gunung lembu juga merupakan gunung yang hanya menjadi wacana saya selama berbulan – bulan hehehe…. hingga pada ahirnya bertemulah dengan jadwal trip BPJ ke Lembu part #8
Dan untuk basecampnya sendiri berada di depan Kantor Kepala Desa Panyindangan Sukatani, sehingga pas kami kesanapun bermalamnya di aula Desa Sukatani, karena kami tiba sekitar pukul 23.30

Akses dan Transportasi
Akses untuk menuju ke Gunung Lembu sangat mudah asal kalian memang benar – benar ada niat untuk mengunjunginya, kalau saya sendiri berangkat dari Jakarta dengan menggunakan Kereta Api lokal Jakarta – Purwakarta (Rp. 6000) selanjutnya dilanjut dengan carter atau sewa mobil ( 250.000 – 300.000)  untuk menuju ke basecamp, dikarenakan belum adanya transportasi umum yang menuju ke sana, maka dari itu disarankan untuk membawa rombongan ya hehe atau jika kalian pergi seorang diri atau hanya berdua atau bertiga, kalian bisa tunggu barangkali ada pedaki lain yang mau berkunjung kesana dengan catatan dihari libur.

Meskipun masih dikawasan Jawa Barat harga tiket masuk Gunung Lembu masih relative murah yaitu hanya 10.000/Orang. Dan untuk harga makananpun masih tergolong standart, dan sedikit informasi bahwa disetiap pos pendakian Gunung Lembu terdapat sebuah warung, jadi buat kalian yang mau ke sana tidak perlu repot-repot bawa air dari bawah, cukup bawa uang saja yang banyak hehehe

Track untuk untuk menuju puncak Gunung Lembu kalau menurut saya tergolong landai dan sangat cocok untuk pemula, memang di awal mendaki ada beberapa tanjakan yang lumayan kemiringanya, tapi itu hanya sebentar dan mudah dilalui karena terdapat pijakan – pijakan yang sudah dibuat oleh pengelola Gunung Lembu.

Di Sepanjang perjalanan nanti kalian akan melewati dua petilasan, yaitu petilasan Mbah Jongrang Kalapitung, dan Mbah Raden Suryakencana.

Untuk kalian yang mau camp juga terdapat banyak lokasi camp di Gunung Lembu.

Oke mungkin cukup segitu dulu sedikit ulasan tentang Gunung Lembu, sekarang saya mau sambil cerita perjalanan gue kesana bareng Trip BPJ Lembu Part #8

Meskipun sudah lumayan cukup lama jadi warga BPJ tapi baru kali ini saya ngikutin tripnya, lahh terus selama ini ngapain aja jadi warga BPJ?.....

Oke lupakan…!!

Seperti yang sudah menjadi kesepakatan CP atau panitia Trip, Mepo Gunung Lembu di mulai dari Stasiun Tanjung Priok, tapi karena saya tinggalnya di Cikarang  jadi saya males untuk datang ke mepo dan memilih untuk menunggu kretanya dari Cikarang, karena sesungguhnya Cikarang – Purwakarta hanya 1,5 Jam saja… 

Kereta Jakarta _ Purwakarta

Kami berangkat dari Jakarta tepat pukul 15:30 sesuai dengan jadwal pemberangkatan kreta, dan sampai di Purwakarta pukul 19:00 WIB, kami breafing sebentar dan dilanjut dengan Sholat Jamak Takhir Maghrib dan Isa berjamaah,

Selesai itu kami sengaja tidak langsung ke Basecamp tapi kami Wisata Kulineran dulu di Festival kuliner Purwakarta yang selalu ramai setiap malam minggu, 

Dan yang menjadi makanan khas Purwakarta adalah sate Maranggi, kalian bisa cobain kalau kesana.

Selain wisata kuliner pertunjukan yang lagi hits di Purwakarta adalah Air Mancur yang katanya bisa joget –joget, dan dengan sedikit penasaran saya coba ingin melihatnya, tapi ternyata terlambat karena pertujukan air mancur dilaksanakan sekitar jam 8 sampai 9 malam, tapi gak papa nanti bisa lihat di youtube hahaha....

Pukul 21:30 WIB kami berkumpul kembali dan langsung menuju ke BaseCamp Gunung Lembu dengan menggunakan truck pasir, dan disinilah keseruan terjadi sepanjang perjalanan menuju ke Base Camp.
Sampai di Basecamp sekitar pukul 23:30 WIB, ada beberapa yang langsung tidur, mandi, dan duduk – duduk, tapi 10 menit berselang para CP kembali mengumpulkan kami semua dalam satu lingkaran untuk breafing sejenak.

Basecamp Gunung Lembu

Tidak banyak yang dibahas hanya  perkenalan dan rencana esok pagi saja serta pembagian kelompok dan tugas mengarang indah tentang kesan pesan yang di dapat selama trip Lembu, dan informasi kalau kita bakalan tracking mulai jam 04:00 WIB.

Zzzz.....

Kamipun dibangunkan sekitar jam 4 kurang, dan tapa cuci muka terdahulu sayapun langsung bergegas keluar,…. Arghhh rasanya masih capek dan ngantuuuuukkk... 

Untungnya di Basecamp ada warung yang buka 24 jam, kamipun langsung menyegarkan mata dengan teh hangat yang hanya tinggal pesan saja… hehehe

Tracking Gunung Lembu
Kami memulai perjalanan sekitar pukul 03.30 WIB, karena tidak mau repot dengan barang bawaan, sayapun melepas jacket besar saya, dan hanya membawa daypack yang berisikan sarung dan dua botol Aqua, udara pagi yang dingin tak begitu terasa karena kami terus berjalan dengan track yang sedikit nanjak, namun karena gelap kami hanya terus berjalan dengan perlahan.

Namun ada juga yang kelelahan bahkan sampai muntah - muntah, kata CP sih kemungkinan besar karena semalam pas baru nyampe basecamp dia mandi, sedangkan waktu sudah larut malam, tapi ini menjadi pelajaran sekali buat kita atau kamu mungkin yang hendak mendaki agar benar – benar menjaga stamina saat perjalanan, karena sakit dalam perjalanan itu tidak enak banget dan pastinya bikin hawatir teman - temanmu. Dan bukan hanya itu, menjaga etika dan niat baikpun harus kita jaga, agar jangan sampai keluar kata - kata sombong dari diri kita.

Tak terasa Adzan Subuh mulai terdengar, kamipun sampai di pos III, dan sesuai arahan CP kamipun beristirahat di Post 3 sekalian mendirikan sholat subuh berjamah.
Kami merasa perjalanan kami terlalu cepat sehingga kami memutuskan untuk lama beristirahat di pos III sambil menunggu yang masih tertinggal di bawah.

Gunung Lembu

Udara pagi mulai berasa menusuk sampai ketulang belulang membuat saya menyesal meninggalkan jacket di basecamp, karena tak kuat dengan dinginnya pagi yang sedingin dia, sayapun mengajak untuk memulai kembali perjalanan.

Pemandangan subuh dari atas Gunung lembu terlihat sangat indah, banyak lampu – lampu yang menyala.
Sepanjang perjalanan naik kami melewati dua  petilasan dimana sesuai arahan CP kami tidak boleh berenti ketika melewati petilasan tersebut.

Tak lama berjalan dari pos III sampailah kami di Puncak Lembu 792 Mdpl.
Puncak Lembu tidak menjadi tempat favorit setiap pendaki Gunung Lembu karena lokasinya yang rimbun dengan pohon, melainkan batu lembunya yang menjadi spot foto fotonya, yang bisa menyajikan pemandangan indah Gunung Parang dan Waduk Jatiluhur.

Untuk menuju Batu Lembu, dari puncak kami harus kembali turun sekitar 10 menitan.
Beruntunglah kami bersama CP yang punya drone sehingga bisa mengambil pemandangan terindah dari atas dengan menggunakan drone, mungkin saya nggak bakalan tau kalau sebenernya Geografis Gunung Lembu adalah seperti foto di bawah ini.

Gunung Lembu Purwakarta

Gunung Lembu Purwakarta , Backpaker Jakarta

Dan finaly ritual wajib setelah sampai puncak adalah bersyukur atas nikmat yang diberikan tuhan, dan tak lupa foto keluarga.

Bukit Lembu

Tracking Gunung Lembu





Gunung Lembu Purwakarta

Backpacker Jakarta, Purwakarta

Trip Lembu Part 8
Namun sayang pagi itu sunset di Gunung Lembu tak mau menampakan keindahanya, karena tertutup awan.
Sekitar dua jam kami menghabiskan waktu di batu lembu sampai matahari mengusir kami untuk kembali turun.
Sepanjang perjalanan turun rasanya masih ingin berlama lama berada di sini, pohon yang masih rindang dan udara yang begitu sejuk... Ahh mana ada di Cikarang.

Turun dari Gunung lembu

Di Gunung Lembu juga masih terdapat satwa liar seperti monyet, meski dilarang memberi makan, namun ada saja pengunjung yang memberi mereka makan, selain monyet juga ada seekor anjing yang friendly banget yang selalu ingin ikut berfoto... Hahaha coba saya bisa pegang anjing...

Satwa Gunung Lembu

Kesan saya selama ikut trip bpj cuman satu, saya salut dan kagum sama bpj yang masih menjaga kewajibanya sebagai orang muslim selama perjalanan. 
Dan pesan saya buat alumni Lembu part #8 Jangan lupa follbek IG gue dan semoga bisa ketemu di trip selanjutnya...


Sumber Foto dan Video : Shoim Asyhar dan teman - teman Trip Lembu Part #8


Wednesday, September 27, 2017

Buperta Cibubur : HUT Backpacker Jakarta ke 4 "Indonesia Juara"

Gue tau ini cerita udah basi banget buat di publish, tapi sebagai bloher gue sayang banget kalau misalkan punya cerita tapi nggak gue bagi ke kalian, meskipun kadang mod modan juga... Hahahaha
Bumi Perkemahan Cibubur yang menjadi lokasi perayaan ultah Backpacker Jakarta yang ke empat, terletak di Jalan Buperta - Jambore RW.5, Cibubur, Harjamukti, Cimanggis, RW.5, Harjamukti, Cimanggis, Kota Jakarta Timur, Jawa Barat 13720. Selain lokasinya yang sangat luas, kerindangan pohonyapun masih terjaga dengan baik.

Buperta Cibubur

Akses untuk kesana, kalau naik Go-Jek akses terdekat adalah dari stasiun Pasar Minggu, jadi kalau kalian naik KRL turunkah di st. Pasar Minggu, sedangkan kalau menggunakan roda empat pribadi akses termudah adalah melalui jalan tol Jagorawi dan keluar gerbang tol Cibubur, berjarak sekitar 500m belok kiri dan akan terlihat loket pembayaran tiket masuk, karena gue warga Backpacker Jakarta jadi nggak dimintain bayaran hahaha


Berikut harga tiket masuknya.
Pramuka : Rp. 3.000
Pelajar : Rp. 4.000
Umum : Rp. 6.000
Mobil : 8.000
Bus/ Truk : Rp. 15.000
Sepeda Motor : 5.000

Sedangkan untuk harga sewa tenda kalian bisa menyewa mulai dari harga 50.000 sampai 300.000 permalam, saya kurang tau jikalau membawa tenda sendiri apakah akan dikenakan chas lagi atau tidak, (harga Sewaktu - waktu berubah)

Buperta Cibubur memiliki luas yang sangat luaaaaas sekali sehingga sangat cocok buat komunitas - komuitas atau sekolah - sekolah yang ingin mengadakan camping ceria, seperti yang dilakukan Backpcaker Jakarta.

Hut BPJ Ke 4 #IndonesiaJu4ra
Jadi sebagai bagaian dari Klubnya Backpacker Jakarta kami juga mempunyai kewajiban dan tugas untuk memeriahkan ulang tahunya, dengan membuat stand sesuai dengan tema klub kita, yaitu buku dan blogger, tapi disini gue nggak mau banyak ngebahas bagaimana team gue mempersiapkan itu semua, tapi gue mau nyritain secara global jalanya acara Backpacker Jakarta Tahun ini.

Persiapan Ultah BPJ

Acara HUT BPJ kali ini dimeriahkan dengan beberapa kegiatan yaitu, Amazing Race, Pesona Indonesia, Pesta Komunitas, dan BPJ Awards 2017.


Untuk mempersiapkan itu semua tentunya sudah direncanakan jauh jauh hari dan tidak asal - asalan, sehingga pada saat hari H pun harus datang sepagi mungkin demi untuk mendekorasi itu semua dari masing – masing warga agar bisa selesai tepat waktu, gue aja yang dari klub dibela belain berangkat malam dan numpang nginap dulu di parkiran SPBU karena katanya waktu itu kita boleh diijinkan masuk ke Buperta mulai dari jam 5 subuh, sedangkan acara akan dimulai sekitar jam 8 pagi.

Dan yeay meskipun semalam kita susah tidur karena kepanasan akhirnya kita sampai juga di Buperta sesuai dengan waktu yang diinginkan yaitu jam 5:30 pagi, tanpa komando kami langsung membangun tenda dan mendekor ala ala piknik buku sesuai dengan tema klub kita, begitu juga dengan 31 Warga RT BPJ lainya yang semuanya sibuk mempersiapkan tatanan dekorasi pesona indonesianya, sangat seru sekali melihat semangat mereka untuk membuat pameran budaya Indonesia yang terdiri dari 28 provinsi yang ada.

Pesona Indonesia, Buperta Cibubur, Backpacker Jakarta

Selain dari Pesona Indonesia acara yang berlangsung dari pagipun ada yaitu Amazing Race yaitu sebuah game dimana kalian harus hitch hike dan harus bisa melewati semua tantangan dalam setiap posnya.

Kurang lebih sekitar pukul 10.00 WIB perayaan HUT Backpacker Jakarta yang keempat berhasil di buka, dengan menghadirkan 31 adat Indonesia yang terangkum dalam Pesona Indonesia dan di lanjut dengan pesta kebahagiaan, dengan menari bersama sebagai simbol dari dibukanya acara tersebut...anjirr menurut gue ini pecah bangeeet.....

Kemudian acara dilanjut dengan perkenalan dari komunitas komunitas lain yang di undang, dan penilaian dekorasi Pesona Indonesia oleh tim panitia.

Acara selanjutnya sekitar pukul 19:00 WIB adalah BPJ Awards dengan nominasi nominasi yang tentunya BPJ banget, seperti Trip tervaforit, Admin Terfaforit, CP terfavorit, BPJ Of The Year dan masih banyak lagi.

Acara berjalan sangat meriah sekali didukung dengan malam yang cerah tidak seperti tahun lalu yang katanya hujan, sampai malam acara terus dilanjut dengan penampilan teater dari klub Talen Backpacker jakarta, jujur ini pertama kali gue lihat penampilan Teater ternyata keren juga ya hahaha...
Sampai menjelang malam acara kembali dilanjut dengan  goyang bersama yang masih dimeriahkan oleh klub Talent Backpacker Jakarta, sampai akhirnya acara di tutup sekitar pukul 12:00 WIB.

***

Acara pagi dibuka dengan senam bersama, yang kemudian kembali dilanjut dengan perkenalan dari beberapa komunitas yang di undang,

Dan acara di tutup sekitar jam 2 siang, dengan membuat lingkaran, bernyanyi bersama di tengah tengah merah putih kebanggaan kita Indonesia Raya, dan inu bikin gue haru melihatnya...

Backpacker Jakarta

Buperta Cibubur

Masih kurang puas, bisa lihat foto dan video - videonya di All sosmed Backpacker Jakarta.
Sumber Foto : Backpacker Jakarta @BackpackerJakarta
Note : Informasi selengkap – lengkapnya bisa kepoin web dan sosmednya Backpaker Jakarta
Backpaker Jakarta
BPJ Ju4ra
Salam BPJ