Monday, February 27, 2017

2 Hal Kenapa Kamu Harus Cobain Martabak Pizza Orins

Martabak Pizza Orins sepertinya sudah sangat familiar di masyarakat, terbukti dengan ramainya pembeli yang berdatangan, yang membuat saya jadi penasaran pingin nyobain juga, dan ada dua hal menurut saya kenapa kamu harus nyobain Martabak Pizza Orins.

Martabak Pizza orins Pondok Kopi

Tapi seperti biasa, sebelum saya ngasih tau dua hal tersebut, yuuk simak dulu curhatan saya hari ini :D, kalau tidak mau baca bisa di next aja ya :D #tukangcurcol

Di sabtu minggu yang sudah saya prediksi bakalan gabut ini, udah sengaja saya niatin buat nyicipin Martabak Pizza Orins yang terletak di Jl Raya Pondok Kopi No 168 atau di seberang Stasiun Klender Baru, yang setiap kali saya lewat pasti lagi rame ramenya pembeli,

Namun pas udah siap mau jalan tiba tiba godaan datang??


"Lagi ngapain mas, Sudah lupa ya sama saya"

Tiba tiba saya dapet pesan dari pacar orang yang intinya minta di temenin jalan, yang katanya lagi bete sama hubunganya, hmmm menggoda iman si...., dan hampir saja saya tergoda sama rayuanya, tapi dimana harga diri saya kalau sampai mau jadi pelampiasan olehnya, apalagi dengan notasi bicara yang seperti ada maunya.. duhhh maaf deh.... bukanya apa apa tapi lagi tanggal tua, hehe

Jujur kalau tau dari awal dia sudah punya pacar saya gak bakalan mau ketemu waktu itu, dan cukup sekali, cukup sekali aku pernah merasa....

Setelah saya mengutarakannya kalau saya lagi bokek, dia tidak ngebalas lagi pesan saya, dan ok baiklah bye.

Kembali ke Martabak Pizza Orins, ada dua hal menurut saya kenapa kamu harus nyobain Martabak Pizza Orins, yaitu :

1. Harga yang bervariasi.
Martabak Pizza Orins mempunyai harga yang bervariasi mulai dari 10.000 untuk mini martabak sampai dengan big martabak, jadi buat kamu nggak ada alasan lagi buat tidak mencicipi Martabak Pizza Orins dengan alasan gak punya duit.

2. Cabang yang dimana mana
Selain harga yang bervariasi Martabak Pizza Orins juga mempunyai cabang yang sudah menyebar di mana mana di wilayah Jabodetabek, so masih mau beralasan untuk tidak nyicipin ? #tukang jaulan maksa


Oke selain dua alasan di atas yang sebenernya saya karang sendiri, tapi memang Martabak Pizza Orins ini recomended sekali buat yang suka martabak, dan setelah saya nyobain, Martabak Pizza Orine emang rasanya endeees bangeet, dengan taburan toping yang begitu banyak.

"Lebih Banyak Topingnya, Lebih Mantap Gigitanya"

Pokoknya menurut lidah saya enak deh, saya tidak bisa menjelaskan detail bagaimana rasanya hehehe

Rasa Pisang Coklat Mini :D


Nah buat kalian yang pengin nyicipin dan belum tahu di tempat kamu ada cabangnya apa enggak, berikut alamat cabang Martabak Pizza Orins di wilayah Jabodetabek :



Dan buat kamu yang mau join franchase juga bisa hub : 
Web : www.martabakorins.com
FB : MartabakOrins
BBM : 7DDF134A
Call  : 0822 10000 515

Dan buat kamu yang lagi males keluar juga bisa Delivery Order melalui nomer nomer di cabang tertentu atau via Go Food, mau alasan apalagi coba???

Ok sekian dari saya, terima kasih sudah mau dengerin curhat saya yang terselubung, siapa tau kita senasib wkwkwk...

Note : Bukan artikel promosi, cuman berbagi informasi 




Friday, February 24, 2017

Hammockan di Taman Honda Tebet

Minggu yang dingin membuat betah untuk bermalas malasan di kamar kost yang berantakan, sambil dengerin musik dan ngobrol santai di WhatsApp, sungguh bahagia itu sederhana. #Krompyaaang

Namun sebagai perantau yang datang jauh jauh dari pelosok desa, rasanya hidup ini sia sia saja jika hanya digunakan untuk bermalas malasan, ya meskipun hari ini hari libur, seenggaknya saya bisa mengisi kekosongan ini dengan hal hal yang bermanfaat, seperti beres beres kamar kost misalnya, biar terlihat bersih dan rapih, seperti yang pernah mantan bilang ke saya dulu.

“Banyak hal hal positif yang bisa kamu lakukan dari pada bermalas malasan”

Sebaris kata yang selalu kuingat, yang membuat saya semangat untuk melakukan hal hal positif di hari liburku.

Tapi semenjak kamu pergi, kata kata itu sudah tak sekuat dulu lagi membangkitkan semangatku, dan saya kembali menjadi pemalas yang masa bodoh dengan benda benda yang tergletak di kamar.

Sesekali saya memperhatikan obrolan temen temen di group WhatsApp yang katanya mau pada meet up di Taman Honda Tebet, namun karena di luar masih hujan dan badan masih terasa capek karena kegiatan kemaren, saya sama sekali tidak tergiur untuk ikutan ngumpul bareng mereka, lagian saya juga gak tau apa yang mau di obrolin.


Namun keinget lagi dengan keinginan yang ingin memanfaatkan hari hari libur untuk hal hal yang bermanfaat, dengan raga yang masih alot untuk pergi ke kamar mandi akhirnya kupaksakan, meskipun harus berjalan seperti Zombie.

Berkali kali saya nanya, 
Disana mau ada acara apa sih?? Mau ngapain? Meskipun lagi gabut saya juga butuh tujuan pasti. #ea

“kita mau hamockan sambil baca baca”

“Kita mau ngebahas soal chanel youtube buat kubbu ( Klub Buku dan Blogger Jakarta)”


“Nanti kita Syutingnya pakai HP dulu aja ya”

“Kita mau ngebahas acara 1000 Buku untuk anak”

Denger celotehan itu saya langsung semangat, dan langsung menuju stasiun menerjang hujan yang awet kaya hubungan kamu sama dia, saya berharap di sana bisa sok sokan baca buku sambil hammokan biar kaya ala ala orang pinter gitu, atau bikin video video yang bikin ketawa :D 

Lokasi
Oh iya Lokasi Taman Honda Tebet tidak jauh dari Stasiun Cawang sekitar 10 menit jalan kaki, dan saya dengan kedua temen sayapun memilih untuk jalan kaki saja biar sehat.. :D

Dari Cawang turun lewat pintu keluar bawah, ambil jalan ke arah kanan, sampai pertigaan belok kiri dan tinggal luruuuuuuus teruss.... sampai ketemu dengan taman, namun taman honda masih luuurus lagi di sampingnya taman yang pertama.

Atau kalau kalian mau menggunakan ojek online kalian bisa pilih lokasi Roti Pisang Bakar Gifari lokasi pas depan Taman Honda, solanya waktu kesana lokasi taman honda  belum terdeteksi hihihi...

Tentang Taman Honda Tebet
Taman Honda Tebet merupakan taman seluas 1.800 m2 yang diresmikan oleh gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo tanggal 28 Juli 2010. taman ini dulunya merupakan hutan kota tak terawat sehingga bagian dalamnya sempat menjadi permukiman liar dan kumuh dan bagian luarnya digunakan sebagai tempat usaha oleh warga sekitar.

Dan saat ini taman honda menjadi tempat favorit buat warga tebet dan sekitarnya, banyak sekali hal yang bisa dilakukan di situ, yang antara lain :
1. Joging
2. Sepedaan
3. Badminton
4. Kumpul Keluarga 
5. Ngumpul Bareng Komunitas
6. Hamockan kaya gue
7. Kulineran
8. Dan lain lain suka suka kamu mau ngapain di situ.

Selain itu di Taman Honda Tebet juga terdapat Fasilitas WC umum dan Mushola, sehingga membuat betah pengunjung untuk berlama lama menikmati rindangnya pepohonan disitu.

Taman Honda tebet Jakarta

Mindang Sedang Membacakan dongen u/ anak anak yang lagi main di Taman

Sok Sokan Baca Buku padahal kagak






Note : Jangan lupa buang sampah pada tempat yang sudah di sediakan ya.


Thursday, February 23, 2017

Menikmati Sunset di Rooftop Sahid Sudirman Center

Dalam rangka memperkenalkan Signature Park Grande yang merupakan salah satu Apartement yang masih dalam proses pembangunan, Pikko Group selaku pemilik Apartement mengundang kami para blogger buat jalan jalan melihat Apartemenya.


Rooftop Sahid Sudirman

Duhh... buat saya yang selama ini jalan jalannya cuman naik gunung dan ke curug sih mau banget diajakin jalan jalan ke Apartement, ya minimal saya bisa taulah di dalam Apartement itu ada fasilitas apa aja sih, dan harus punya duit berapa sih kalau pengin punya Apartement, secara sebentar lagi saya udah harus nikah meskipun sekarang masih jomblo.. #ehh

Baca : Investasi Apartement di Signature Park Grande Oleh Pikko Group

Namun sebelum kita jalan jalan keliling Signature Park Grande yang sedang di bangun, kita ada sharing sesion dulu bersama blogger Jakarta mengenai tehnik SEO. 

Buat seorang blogger, SEO itu sangat penting, dan menurut saya pribadi ngeblog tanpa mengerti seo juga jadi seperti tidak ada seninya, karena berlomba lomba untuk menjadi posisi nomer satu di mata search engine adalah cita cita para blogger.

Nah setelah sesion sharing selesai yang dilanjut dengan Ishoma, sekitar jam 13:00 baru kita mulai keliling Apartement Signature Park Grande, kami dibekali dengan pengaman kepala, yang kaya orang orang proyek gitu, hihihi 

Keliling Signature Park Grande

Signature Park Grande adalah Development dari Pikko Group, dan terdapat dua Apartement yang sedang di bangun, yaitu The Light Tower dan Green Signature Tower,

Selain Signature Park Grande, Pikko Group juga mempunyai Gedung Apartement lain, yaitu Hamton's Park, Botanica dan Sahid Sudirman, nah setelah keliling keliling bangunan Signature Park Grande, ternyata Pikko Group mengajak kami juga untuk memperkenalkan Apartementnya yang lain, yaitu :


Blogger Jakarta keliling Apt Milik Pikko Group

1. Hamton Park
Hamton Park terletak Jl. Terogong Raya No. 18 Kelurahan Cilandak Barat, Jakarta Selatan 12430.

Yang menarik perhatian saya saat masuk ke Hamton's Park adalah kolam renangnya yang di buat berpasir di bibir kolamnya, dimana terlihat seperti ala ala pesisir pantai gotu, dan tak lepas pula hiasan pohon kelapa yang membuat suasana di lingkungan Hamton Park terlihat alami dan adem.

Kolam Renang Hamtons Park

Selain itu hijaunya pemandangan dari rofftop Hanton's Park juga sangat canteeeekk sekali, yang membuat saya sebenernya ingin berlama lama di sini hehehe, dimana terlihat hijau hamparan pemandangan lapangan golf yang subur, namun waktu memaksa kami untuk menuju ke perjalanan selanjutnya, yaitu :

2. Botanica
Botanica Apartement terletak di Jl. Sultan Iskandar Muda No. 8, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. 

Di Botanica ini saya cuman numpang sholat Ashar saja karena waktu yang sudah semakin sore takut tidak keburu, selesai sholat ternyata temen temen yang lain sudah pada nungguin kami di bus, so saya tidak tahu apa yang membuat beda dari Botanica Apartement ini, cuman pas lewat nyari jalan keluar lihat kolam yang membuat saya rasanya pengen nyebur aja hehehe... namun apa daya kami harus segera melanjutkan perjalan lagi ke Apartement selanjutnya, yaitu...


Botanica

3. Sahid Sudirman Center
Sahid Sudirman Center terletak Jl. Jendral Sudirman No. 86, Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Selatan 10250.

Sahid Sudirman Center merupakan tower tertinggi di Indonesia yang sudah di sahkan oleh Presiden R.I Joko Widodo,  Sahid Soedirman Center memiliki lantai sampai dengan 59 ( kalau tidak salah) yang juga dijadikan sebagai landasan Helly,

Kami langsung di bawa ke lantai paling atas yaitu lantai 59 dengan menggunakan lift Excekutif, yang kemudian di lanjut dengan menaiki anak tangga untuk sampai di lantai paling atas.

Sebelumnya saya belum pernah naik ke atas sebuah menara dan kesan pertama yang saya rasakan adalah kagum, kagum betapa maha besar Allah dengan segala firman firmanya, pemandangan yang begitu indah dari atas sebuah bangunan kokoh buatan manusia, 
ya jujur saya orangnya kaguman, dan saya selalu ngebayangin apa jadinya seandainya terjadi gempa dan gedung gedung tinggi pencakar langit itu roboh, berapa korban, dan berapa kerugian yang harus di tanggung.

maka dari itu saya selalu kagum dengan maha besar Allah yang begitu sayang kepada umatnya sehingga menjaga itu semua dari bencana yang bisa saja di terjadikan oleh-Nya... 

btw kok saya jadi ceramahya wkwkwkwk maaf  kakak.

Oke dengan sangat kebetulan sekali sampai rooftop Sahid Sudirman sekitar pukul 17:40 WIB dimana sunset lagi bagus bagusnya, dan semua seperti terpesona melihat pemandangan yang aduhai itu dengan mengabadikanya dalam hanphone masing masing, dan kudengar sebuah kata yang membuat saya bangga menjadi blogger, yaitu ketika salah satu bagian dari karyawan Pikko Group bilang "saya juga baru pertama kesini" sambil tersenyum dia bilang.

Sahid Soedirman Center

Sunrise di Rooftop Sahid Sudirman Center

Kata itu memang tidak mengandung arti, tapi blogger telah membawa saya kesini yang termasuk bukan tempat umum untuk di kunjungi, dan tanpa blogger mungkin saya tidak akan pernah kesini.

Cukup lama kami menghabiskan waktu disini sambil menikmati pemandangan sunset yang begitu mempesona, namun lagi lagi kamera gue back light, dan moment langka ini tak terabadikan dengan sempurna   tapi gak papalah semoga next bisa beli kamera yang bagus 

Dan disinilah menjadi akhir dari perjalanan kami para blogger bersama team dari Pikko Group, dengan tulus ikhlas kami mengucapkan terima kasih yang sebanyak banyaknya atas waktu dan kesempatan yang diberikan kepada kami yang tiap hari hanya bergelut dengan kata di depan komputer untuk berkunjung ke tempat luar biasa ini.

Disclaimer :

Mohon maaf apabila terdapat salah salah kata baik dalam nama tempat atau yang lainya, moho di koreksi. 

Sunday, February 5, 2017

Kolam Renang HS Agung Pondok Kopi Jakarta Timur

Setelah berhasil nyobain Kolam Renang Palem Pondok Kelapa sekarang saatnya nyobain Kolam Renang HS Agung Pondok Kopi.


Keberadaan kolam renang ini gue tahu dari salah satu temen di grup buku dan blooger BPJ Jakarta, padahal sebenernya deket banget dari tempat gue tinggal dan sering lewat situ malah, namun karena lokasinya di belakang jadi jarang banyak orang yang tahu keberadaan kolam renang HS Agung ini.

Kolam Renang HS Agung terletak di Jalan Robusta Raya No. 12 RT 01/07 Pondok Kopi Duren Sawit Jakarta Timur, untuk rute yang bisa di akses jika kalian menggunakan Commuter Line kalian bisa turun di Stasiun Klender Baru dan melanjutkan perjalanan dengan menggunakan angkot atau ojek no. 26 jurusan Kalimalang, atau no. 20 dengan biaya Rp. 3000,-  bilang saja turun di Kolam Renang HS Agung, Atau HS Agung Futsal, karena lokasinya berdampingan (satu pemilik).

Sedangkan kalau menggunakan angkutan umum, apabila kalian dari arah Jakarta atau Bekasi, kalian bisa menggunakan angkot angkot yang melewati Jalan Raya Kalimalang dan turun di pertigaan Transito Kalimalang atau Jl haji Naman Pondok Kelapa, yang kemudian bisa di sambung lagi dengan menggunakan angkot 26 Jurusan Rawamangun.

Untuk Harga Tiket Masuk di Kolam Renang HS Agung masih relatif murah standar dengan kolam renang lainya di Jakarta hanya 20.000/Orang untuk hari Libur dan 15.000/Orang untuk hari biasa.
Kolam Renang HS Agung buka setiap hari mulai jam 07:00 WIB s/d 18:00 WIB kecuali hari Jum’at Pukul 13:00 s/d 18:00 WIB.

Kolam renang ini menurut saya sangat cocok sekali untuk liburan keluarga bersama buah hati tercinta, dimana di Kolam Renang HS Agung juga terdapat kolam renang yang di khususkan untuk anak anak dengan seluncur yang tidak terlalu tinggi, selain itu juga terdapat pelampung pelampung besar yang bisa di jadikan sarana bermain anak anak.

Sedangkan kalau untuk kolam renang dewasa kedalamanya mulai dari 1,2M sampai 2,2M saran buat yang mau berlatih renang di sini kalau bisa datang dihari biasa saat pengunjung tidak terlalu ramai.

Selain itu fasilitas di dalam kolam renang HS Agung juga cukup baik, dimana terdapat Mushola dengan fasilitas yang bersih dan wangi, Ruang P3K, Kantin, tempat bilasdan kamar ganti, menurut saya cukup nyaman untuk bisa berlama lama di situ.






Nah itulah dia sekilas tentang Kolam Renang HS Agung yang bisa saya ceritakan, mudah mudahan bermanfaat buat kalian yang suka berenang atau mainan air yang pengin datang kesini.

Baca Juga : Nyobain Kolam Renang Palem Pondok Kelapa Jakarta Timur


Buat Bapak atau Ibu yang membawa buah hatinya jangan lupa untuk selalu mengawasinya, dan sekian dari saya, jangan lupa comment and share artikel ini jika bermanfaat.
#Indahnyaberbagi

Friday, February 3, 2017

Bukit Alesano : Bukit Gemes Dan Kekinian Di Bogor Yang Bikin Nagih

Aduuhh kenapa si terkenalnya Bukit Alesano padahalkan nama aslinya Alisano sodaranya Aliando 😁😁 tapi Up to Youlah apalah arti sebuah nama, yang jelas Bukit Alesano merupakan spot kece baru di Bogor Yang Nggemesin dan bikin nagih buat datang kesini lagi, bagaimana tidak ketagihan, pemandangan malam yang di suguhkan bener bener bikin suasana camping menjadi romantis, dan gak cuman pemandangan malam, pemandangan Gunung Pangrangopun menjadi daya tarik tersendiri untuk Bukit Alesano, pokoknya buat kalian yang masih ragu buat datang kesini tidak perlu ragu lagi, Ok. πŸ‘Œ


Bukit Alesano terletak di Desa Cijeruk Bogor Jawa Barat yang lokasinya berdekatan dengan Balai Embrio Ternak (BET), Bukit Alesano sangat recomended banget buat kalian yang sedang mencari tempat camping di sekitar Jakarta, 
Saat ini Bukit Alesano masih di kelola masyarakat sekitar sehingga tidak ada tarif resmi, dan saat ini Bukit Alesano juga masih dalam proses pembenahan fasilitas, seperti akan di buatkanya tempat untuk beribadah dan MCK.

Kunjungan kami ke Bukit Alesano sebenernya tidak di sengaja karena kami yang tidak jadi Camping di Gunung Pancar akhirnya melampiaskannya ke Bukit Alesano.
Baca : Gunung Pancar : Rute, Tiket, dan Reservasi Camping

Rute atau Jalur Ke Bukit AlesanoπŸ›΅
Untuk menuju Bukit Alesano bisa kalian tempuh dengan menggunakan kendaraan pribadi, baik motor atau mobil, namun untuk kendaraan roda empat disarankan jangan mobil yang terlalu tinggi karena jalan menuju kesana terdapat portal yang di khusukan hanya untuk kendaraan tertentu saja.

Perjalanan menuju Bukit Alesano kami tempuh dengan menuju ke arah Stasiun Kreta Api Batu Tulis Bogor dengan bantuan GPS, yang kemudian di lanjut dengan menuju Argowisata Warso Farm, masih terus  lurus  saja mengikuti petunjuk jalan yang di kasih GPS sampai menemukan pertigaan dengan papan petunjuk Balai Embrio Ternak (BET), kemudian kami belok kanan, masih lurus terus lagi saja sampai kembali menemukan pertigaan, belok kiri lagi mengikuti arah ke Balai Embrio Ternak (BET) sampai menemukan pintu gerbang Balai Embrio Ternak dan kalian bisa ambil kiri untuk menuju ke Bukit Alesano. 


Kurang lebih sekitar 100M kamu kembali akan menemukan pertigaan lagi untuk menuju Bukit Alesano dan disini  kamu akan dikenakan biaya masuk 10.000/ Motor dan tak jauh dari situ sampailah kami di Bukit Alisano, Jalan sebelum ke Bukit Alisano belum beraspal dengan rata, sangat nanjak  dan licin kalau hujan, yang membuat kami kesusahan dalam mengendarai motor dan sempat terjatuh, bahkan saat pulang turunpun kami minta bantuan temen disitu.

Pemandangan di Bukit Alesano cukup mengobati kekecawaan kami pada Gunung Pancar, kami yang mendadak bahagia langsung menuju basecamp dan melakukan registrasi dengan biaya 15.000/ Orang dan 10.000 untuk parkir motor sekalian titip helm, jadi total biaya yang kami keluarkan 35.000.


Saat kami sampai di sana Bukit Alisano Sudah ramai pengunjung dan tempat tempat untuk mendirikan tendapun sudah hampir penuh di isi oleh meraka yang datang duluan, kami terus berjalan ke atas mencari tempat lagi untuk mendirikan tenda, karena habis hujan, kami lebih memilih lokasi yang masih terdapat banyak rumput hijaunya agar tidak terlalu becek.

Gue gak nyangka pemandangan di bukit Alesano bisa sebagus ini, karena dari beberapa video yang gue lihat pada berkabut semua dan terdapat sebuah rumah di bukit Alesano, yang membuat saya berfikir kalau bukit Alesano sangat berdekatan dengan rumah penduduk, namun ternyata dugaan gue salah :D Bukit Alesano ternyata indah dan nggemesin banget....udaranya dingin dan kalau lagi beruntung bisa melihat pemandangan Gunung Pangrango yang indah dari Bukit Alesano.



Beruntungnya kami sampai di sana tidak terlalu sore sehingga bisa menikmati sore yang yang Indah di Bukit Alesano dengan ngopi ngopi ganteng, gila gilaan dan membuat beberapa video dokumentasi, “Ditonton ya kakak videonya kalau sudah jadi :D”

Waktu mulai malam, kabut tebal mulai berdatangan, kami yang kehabisan bateraipun akhirnya mencoba mencari colokan buat ngecarger.




Sekilas info di Bukit Alesano selain bisa di lewati dengan kendaraan bermotor juga sudah terdapat aliran listrik jadi buat kamu yang lemes karena hapenya lowbet bisa numpang ngecarger di Basecamp atau di warung, namun jangan mikir kamu bakalan gampang dapet colokan ya karena banyaknya temen temen yang lain  juga yang pada ikut ngecarger :D so tipsnya bawa terminal sendiri dari rumah πŸ˜‹πŸ˜‹

Gue lebih memilih ngecarger di warung, selain mencari beberapa Informasi mengenai Bukit Alesano pada pemilik warung juga biar bisa sambil ngopi dan makan pisang goreng 😁 bete jugakan kalau cuman nungguin hape penuh gak sambil ngapa ngapain, menariknya meskipun di bukit, warung di bukit Alesano tidak semena mena dalam menjual makananya lo, pisang nggoreng saja cuman seribuan, duuhhh samakan harganya kaya di bawah, gue doain mudah mudahan berkah deh buat si pemilik warung tersebut.

Pemandangan malam di Bukit Alesano malam ini di penuhi kabut kabut tebal jarak pandangpun hanya beberapa meter, membuat kami memutuskan untuk masuk ke dalam tenda saja, namun setelah kabut menghilang betapa terkejutnya kami ketika pemandangan kota yang di penuhi dengan lampu lampu bisa terlihat dari atas sini :D membuat pemandangan malam jadi romantis. 






Kami menghabiskan malam dengan ngobrol ngalor ngidul bercanda cekikikan mengingat kejadian tadi sore ketika kami kehujanan di jalan dan di usir saat numpang berteduh di salah satu toko, sampai satu persatu dari kami terlelap dalam dinginya Bukit Alesano.

Hujan gerimis kembali turun, aku yang masih asikpun terpaksa harus masuk ke tenda dan segera melelapkan diri, irama rintikan hujan yang terdengar dari dalam tenda seakan berbisik  melantunkan syair syairnya agar aku segera terlelap. #sokpuitis banget yakπŸ˜…πŸ˜…

Namun karena mupeng banget pengin dapet pemandangan Gunung Pangrango di pagi hari, tidurpun jadi sering ke bangun padahal masih gelapπŸ˜ͺ

Pagi datang, tapi mendung masih menyelimuti hari, dan kabut kabutpun enggan untuk pergi membuat gagahnya gunung Pangrango tidak terlihat, tapi tidak apa mungkin nasib belum perpihak pada kita :D dan inilah pemandangan pagi di Bukit Alesano yang dipenuhi dengan kabut.



09:30 Kabut juga belum pergi, padahal pengin banget foto dengan bacground Gunung Pangrango di belakangnya, sampai akhirnya kami harus rela meninggalkan Bukit Alesano karena sudah waktunya kami pulang.
Jangan lupa tonton videonya kakak :D



Itulah Gengs πŸ˜ sekilas perjalanan kami kemaren ke Bukit Alesano yang tidak sengaja, semoga bisa menjadi referensi buat perjalanan kalian, jangan lupa komeng ya, share juga kalau suka πŸ˜πŸ˜

Wednesday, February 1, 2017

Gunung Pancar : Rute, Tiket, dan Reservasi Camping

Melewatkan hari libur dengan di rumah saja itu rasanya gimanaaaa gitu..?? namun bagaimana jika hari libur yang biasanya di isi dengan jalan jalan bertepatan dengan tanggal tua..?? 

Inilah yang menimpa gue sabtu minggu kemaren, dan karena hobbi gue yang suka camping akhirnya gue berfikir kalau hari minggu ini gue isi saja dengan camping ala ala yang tidak terlalu memakan banyak biaya.


Dan yang menjadi penasaran gue selama ini adalah Gunung Pancar yang terletak di Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, yang merupakan salah satu tempat Camping yang katanya kekinian di Bogor.

Tanpa menggali informasi lebih dalam soal Wisata di Gunung Pancar sabtu pagi gue dan temen temen langsung saja meluncur ke Gunung Pancar dengan membawa perlengkapan Camp ala kadarnya.⛅

Rute Menuju Gunung Pancar dari Jakarta
Akses untuk menuju ke Gunung Pancar saya mulai dari Cilandak Jakarta Timur dengan menggunakan kendaraan bermotor, dengan mengambil arah ke Pasar Rebo belok kanan ke arah Depok – Cibinong Luruuuus terus sampai ketemu lampu merah PEMKAB Bogor, masih lurus terus sedikit lagi nanti kalian akan menemukan sebuah perempatan gede dan kalian bisa ambil kiri, kalau kalian bingung sebagai patokan perempatanya ada Pos Satlantas Polres Bogor No 11 B Pokoknya kalian harus jeli melihat rambu rambu jalan, atau kalian bisa juga menggunakan GPS.

Setelah belok kiri lurus terus saja mengikuti Jalan Alternatif  Sentul, kurang lebih sekitar 4KM nanti akan melewati terowongan dan ada sebuah pertigaan kemudian ambil kanan ke Arah Jalan Sentul Raya.

Masih lurus lagi ke arah Jalan Babakan Madang sampai menemukan pertigaan, disini kalian bisa lurus lewat jalan MH Tamrin atau belok kiri, kalau saya sih pilih belok kiri karena kalau lewat jalan MH Tamrin katanya lebih jauh, masih lurus terus sampai melewati pintu masuk Wista Jungeland kurang lebih sekitar 2KM ada pertigaan dan belok kanan.

Di pertigaan tersebut ada penunjuk ke arah Wisata Gunung Pancar namun tidak begitu terlihat 
Setelah perjalan kurang lebih sekitar 2 jaman  sampailah kami di Pintu masuk  Gunung Pancar
Untuk harga tiket masuk ke gunung pancar kami di kenakan tarif  20.000/Motor

Gunung pancar menawarkan pemandangan hutan pinus yang begitu rindang yang memang menjadi iconnya Gunung Pancar, dan dengan ketinggian sekitar 800Mdpl Gunung Pancar memberikan udara yang sangat sejuk, sehingga tak jarang orang yang ingin berkunjung ke Gunung Pancar termasuk saya.

Sesampainya di gunung pancar kami langsung mencari spot untuk mendirikan tenda, namun setelah berjalan sampai atas kami tak juga menemukan spot yang menurut kami enak untuk mendirikan tenda karena banyaknya pengunjung.

Kami terus mencari sampai ke titik atas sampai kami menemukan pintu masuk ke Pemandian Air Panas Gunung Pancar dan Pemakaman, yang artinya kami sudah tidak bisa kemana mana lagi, karena untuk masuk ke kawasan tersebut harus bayar tiket masuk lagi.

Karena bingung dengan lokasi camp yang belum juga kami temukan, kami turun lagi dan mencoba bertanya ke pos jaga dan menanyakan lokasi camp?

“Permisi Pak mau tanya, kalau mau ngecamp dimana ya Pak?...”
“Untuk berapa orang ya mas?”
“Untuk empat orang pak, satu tenda.”
“Jadi begini mas kalau mau ngecamp disini harus reservasi dulu mas dan kalau untuk individu di kenakan biaya perorangnya 80.000/Malam.
“Terus bagaimana kalau kami datangnya dadakan Pak?”
“Bisa saja mas, kalau memang masih ada lokasi, silahkan datang saja ke tempat pendaftaran di bawah.”
“Ohh begitu ya Pak?”
“Iya”
“Baiklah, Terima Kasih Pak.
Kami kembali turun sambil geleng geleng kepala karena tarif camp yang gak pas dengan isi dompet kami hahaha...
Karena kurang percaya kami coba nanya lagi sama mas mas tukang parkir, yang jawabanya malah lebih gila lagi, yaitu 150.000/Orang   *kami hampir pingsan*
Mau camping saja kok kaya mau nginep di Hotel ya...?? Nyinyir gue dalam hati.
Pas lagi nanya tiba tiba pak satpam yang tadi lewat ...

" Mas di Kantor Saja...."
***
Karena penasaran dengan harga yang gak pas dengan isi kantong kami, akhirnya kami coba datang ke kantor untuk menanyakan hal tersebut dan berharap dapet murah karena rencana kami memang pengin camp di Gunung Pancar, namun ternyata benar harganya 80.000/Orang.
Berikut daftar harga camping ground di Wisata Gunung Pancar.

Harga dan reservasi Camping Gunung Pancar







Karena niat kami penginya camp dengan biaya yang murah akhirnya dengan sedikit kecewa kami pergi meninggalkan Gunung Pancar, dan sambil mikir lagi mau kemana kami mampir di masjid dan mendirikan sholat duhur dan berharap dapat pencerahan.
Kami tidak mungkin pulang begitu saja tanpa membawa apa apa, dan untuk mengobati kekecewaan kami mencoba menuju ke Bukit Alisano Cijeruk Bogor
Baca Juga : Bukit Alisano : Bukit Gemes dan Kekininan Di Bogor (Cooming Soon)