Tuesday, November 21, 2017

Menikmati Pagi di Gunung Sunda Sukabumi

Gunung Sunda menjadi destinasi wisata pertama di Sukabumi yang saya kunjungi, karena memang sebelumnya sama sekali belum pernah ke Sukabumi.
Gunung Sunda terletak di Jl. Siliwangi, KM 03, Kampung Jambelaer Padaasih, Cisaat, Jawa Barat 43152, ±hanya berjarak sekitar 3 KM dari alun-alun Cisaat dan 6 KM dari pusat kota Sukabumi.

Sunrise Gunung Sunda

Akses untuk menuju  Gunung Sunda kalian bisa menggunakan kendaraan pribadi karena belum ada transportasi umum yang menuju ke sana, kecuali ojek atau carter mobil.

Gunung Sunda adalah merupakan gunung batuan pasir  kuarsa yang menjadi daerah resapan air  dan menjadi suber mata air yang memberikan perlindungan terhadap 7 kampung dibawahnya 

Gunung Sunda memiliki ketinggian sekitar 700 Mdpl, namun diketinggian segitu Gunung Sunda bisa di gapai dengan hanya beberapa menit saja, karena tracking menuju puncak Gunung Sunda sudah dibkin tanjakan-tanjakan gemes untuk memudahkan perjalanan, namun kalau menurut saya jadi kaya mau ziarah ke pemakaman hehehe apalagi ketika melihat ada pemakaman warga di sekitar Gunung Sunda.

Saya dan rombongan mulai tracking sekitar pukul 05:00 WIB, sepanjang perjalanan naik ke atas kami banyak disuguhi curhatan-curhatan lucu fenomena anak muda jaman now soal percintaan, bikin greget sih bacanya…
Curhatan di Gunung Sunda Sukabumi

Pemandangan dari Gunung Sunda

Selain itu banyak juga gazebo-gazebo untuk berjualan, namun karena masih terlalu pagi jadi belum ada yang buka, selain itu terdapat juga gazabe yang dibuat khusus untuk menikmati kopi sunda.
Sampai di Puncak kurang lebih sekitar 05:30 WIB itupun jalanya sambil foto ala-ala anak jaman now, bisa dibayangkan kan gak perlu capek-capek kita bisa menikmati dinginya pagi di ketinggian 700Mdpl Gunung Sunda.

Seperti biasa sampai di puncak semuanya langsung ritual wajib mencari spot masing-masing untuk mengabadikan perjalannya masing-masing dan juga sebagai bukti otentik, ya kan no pic is hoax
Udara paginya tak begitu dingin, namun pemandangan gagahnya Gunung Gede Pangrango memberikan panorama keindahan tersendiri di Gunung Sunda, awan-awan lucu pun menjadikan lukisan terindahNya, namun munculnya sunrise dari ufuk timur dengan sinarya yang terang mengusir awan-awan lucu yang sedang asik bermain.

Legenda Gunung Sunda
Saat lagi santai menunggu yang lain sambal ngopi saya mencoba mendekati salah satu penjaga tiket masuk dan mencoba tanya-tanya ala-reporter mengenai Gunung Sunda, satu pertanyaan terlontarkan.

“Mas kenapa dinamakan Gunung Sunda?” 
“Gak tau mas, sudah dari sononya”
“Ooohh…”
Kopi Sunda

Sedikit kurang puas dengan jawaban masnya , mungkin karena dia masih muda jadi belum tahu sejarahnya, karena masih penasaran dan tidak ada yang bisa ditanya lagi, akhirnya saya mencoba tanya sama simbah, dan menurut sumber yang simbah kasih katanya nama Gunung Sunda ini  dulu namanya pernah di ganti menjadi gunung kerud dan gunung tunda (taruh,, simpan) Gunung sunda sengaja disembunyikan oleh para pendahulu dikarenakan agar gunung sunda ini tidak diketahui olrh musuh-musuh pada jaman dahu, karena di Gunung Sunda terdapat pusaka yang jika diketahui keberadaanya maka orang tersebut akan menjadi kaya raya atau penguasa.

Selain itu Gunung Sunda juga merupakan tempat yang pernah di singgahi oleh rabu Siliwangi yang dibuktikan dengan jalan yang menuju Gunung Sunda yang diberinama  JL. Siliwangi (Cibatu-Babakan-Cipancur-Ciroyom) dan arah menuju kudaampit diberinama Surya Kencana

- Tepat dipuncak Gunung Sunda mitosnya banyak yang mengatakan katanya terbagi menjadi dua, kawasan pertama sebelah timur di duduki oleh Jin Timur, dan kawasan kedua sebelah barat  diduduki oleh Jin Barat oleh kerajaan Padjajaran.
- Terdapat banyak macam-macam batu dengan berbagai bentuk rupa, seperti batu lulumpang dan batu buruy  yang anehnya batu tersebut terdapat lubang seperti lumpang (jawa) yang di isi air yang sampai kapanpun tidak akan habis.
Batu Lumpang dan Batu Buruy

Kalau menurut saya seperti Gunung Sunda perlu renovasi dan inovasi lagi untuk kembali lebih menarik para wisatawan untuk dating lagi kesitu, karena terlihat banyak beberapa spot yang sudah rapuh dan perlu di perbarui lagi.
Dan waktu terbaik untuk berkunjung ke Gunung Sunda adalah pagi atau sore hari.

Sumur : 
https://awasdisini.com/2014/12/gunung-sunda/
https://www.change.org/p/gubernur-jawa-barat-jangan-biarkan-gunung-sunda-sukabumi-hanya-cerita
http://gunungsunda.blogspot.co.id/2015/09/sejarah-gunung-sunda-sukabumi.html

Monday, November 20, 2017

Menikmati 5 Wisata Alam Di Sukabumi Dalam Sehari

Ini merupakan trip keduaku bareng Backpaker Jakarta, setelah sebelumnya mengikuti trip ke Gunung Lembu, dan ini juga pertama kalinya saya menginjakan kaki di Sekretariat Backpaker Jakarta selama menjadi warganya hehehe...maafkan akuu.
5 Wisata Alam Sukabumi

Trip kali ini kita bakalan city tour menikmati keindahan alam Sukabumi dalam sehari.

Menurut infografis, Sukabumi adalah sebuah kabupaten di Tatar Pasundan, Provinsi Jawa Barat, dengan Ibu kotanya Palabuhan ratu. 

Kabupaten Sukabumi merupakan kabupaten terluas kedua di Pulau Jawa setelah Kabupaten Banyuwangi di Provinsi Jawa Timur. Kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Bogor di utara, Kabupaten Cianjur di timur, Samudra Hindia di selatan, serta Kabupaten Lebak di barat.

Letak georafis Sukabumi merupakan salah satu lokasi strategis yang menawarkan banyak keindahan, mulai dataran rendahnya seperti pantai juga dataran tungginya seperti Gunung Gede, banyak sekali wisata-wisata yang bisa di nikmati disana, seperti yang paling terkenal adalah Pantai pelabuhan ratu dan pantai-pantai cantik lainya.
Namun dalam edisi trip city tour perdana kali ini, saya akan mengajak kalian menikmati 3 keindahan alam sekaligus yang bisa kalian nikmati dalam sehari. Berikut ulasan trip Perjalanan kami.

Start awal perjalan kami dimulai dari sekretariat Backpaker Jakarta yang beralamat di Cawang Jakarta Timur, berangkat Sabtu pagi pukul 01:00 WIB waktu dimana enak² nya molor hehe...
Perjalanan malam dari Jakarta - Sukabumi Alhamdulillah lancar sehingga sampailah kami lebih cepat dari jadwal yang sudah di rencanakan.

Kami sampai pukul 04:00 WIB dan menunggu Azan shubuh untuk sholat sebelum mulai tracking ke Gunung Sunda yang menjadi destinasi wisata pertama kami.

1. Gunung Sunda
Gunung Sunda Sukabumi

Gunung Sunda terletak di Jl. Siliwangi, KM 03, Padaasih, Cisaat, Sukabumi, Jawa Barat 43152

Pukul 05:00 WIB kami mulai tracking ke Gunung Sunda, Gunung Sunda memiliki ketinggian sekitar 700mdpl dan memiki track yang sangat landai karena warga sekitar sudah memberikan tanjakan-tanjakan untuk menuju ke atas, namun kalau menurut saya jadi kaya berasa lagi ziarah ke pemakaman dengan adanya tanjakan-tanjakan yang sudah di buat itu hehe apalagi sebelum puncak ada beberapa pemakaman yang katanya pemakaman umum, hanya bedanya setiap perjalanan kalian akan di suguhi curhatan - curhatan lucu.

2. Karang Numpang
Karang Numpang Sukabumi

Karang numpang terletak di Kampung Legoknyenang, Desa Cikujang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, tidak jauh dari gunung Sunda, karena meskipun saya tak tahu arah melajunya mobil kami, tak sampai satu jam tibalah kami di karang numpang, sekitar pukul 07:40 WIB.

Kalau menurut saya track dan pemandangan di karang numpang lebih indah dari gunung sunda meski dua-duanya sama sama menawarkan keindahan gagahnya gunung gede pangrango, di karang numpang lebih natural dengn track perjalanan yang tidak di buat-buat, dan keindahan batu-batuan yang mirip karang itupun hampir mirip serada di stone garden. 
Setelah puas tidak puas menikmati keindahan karang Numpang, mau tidak mau kami harus bergegas ke lokasi trip berikutnya.

3. Karang Para
Karang Para Sukabumi

Karang Para terletak Di Desa Kebonmanggu, Gunungguruh, Sukabumi, West Java 43156 
Hanya menempuh perjalanan sekitar satu jam dari karang numpang, 
Kurang lebih sekitar pukuk 09:30 kami sampai, wisata karang kara juga masih di dominasi dengan batu - batuan  karang yang menyerupai berbagai bentuk, seperti karang masjid, karang hiu, karang atap, dan lain lain,
Selain itu spot foto kekinian juga banyak di sajikan di sana, seperti , seperti jembatan hati yang menjadi favorit anak muda jaman now.

Lama kami menikmati semilirnya angin di bebatuan karang kara dengan alunan dangdut yang terus berputar silih berganti dari si pemilik warung jajanan yang kami singgahi, kami menghabiskan waktu sampai jam 12:00 dengan makan siang, untuk harga makanan di sini masih relatif standar, so gak bikin saya nyinyir setelah pulang dari sini.

Jam 12:00 Teng, kami beranjak turun dan menuju ke destinasi selanjutnya.

4. Selabintana
Selabintana Sukabumi

Selabintana adalah sebuah taman rekreasi keluarga yang terletak di Jalan Selabintana KM 7, Sundajaya Girang, Kec. Sukabumi,Sukabumi, Jawa Barat atau berada di bawah kaki Gunung Gede Pangrango

Di sana juga terdapat kolam renang, hasrat hati pengin berenang, namun hujan turun mengurunkan niat tersebut dan membuat gue berlari menuju warung untuk makan.

Di selabintana kami hanya menghabiskan waktu untuk sholat dan makan, namun saya kecewa ketika habis makan bayarnya lumayan mahal ampe kaget, saya pikir itu mba-mba salah ngitung wkwkwk tapi yasudahlah mungkin beliau pengin cepat-cepat naik haji.

Selabintana sebenernya alternatif city tour kami, yang sebelumnya ingin kami kunjungi setelah 3 destinasi wisata di atas adalah :

5. Curug Sawer
6. Danau Situ Gunung

Namun karena mendadak terjadi drama kalau jalan menuju tempat tersebut sedang di cor atau dalam perbaikankan jadi terpaksa kita batalkan, menjadi ke SalabintanĂ , Alun-Alun Sukabumi, dan mampir ke mochi kaswari untuk beli oleh-oleh, namun karena drama kembali terjadi kamipun membatalkan perjalanan untuk menuju ke alun-alun Sukabumi, sangat di sayangkan sebenernya tapi apa mau di kata demi lancarnya perjalanan Sukabumi - Jakarta kami harus bergegas pulang jam 15:40 dari Selabintana menuju Jakarta.

Dari setiap jarak perjalanan di atas bisa di simpulkan kalau ke 5 (lima) destinasi wisata tersebut (kecuali Selabintana) bisa dijangkau dalam satu hari, kalian bisa estimasikan lagi jarak dan waktunya

Sekian dari saya, terima kasih buat semuanya, salam kangen Trip Perdana City Tour Sukabumi

Thursday, November 16, 2017

Terbang dengan Air Asia, Nikmati Keseruan Wisata di Gold Coast

Liburan di luar negeri, khususnya di Australia tidak akan lengkap jika belum mengunjungi salah satu kota yang bernama Gold Cost. 
Perjalanan menuju ke Gold Coast pun kian mudah dilakukan berkat penerbangan dari Air Asia. Jika kita berangkat dari Indonesia, wisatawan bisa memilih berangkat dari Jakarta dan Bali.  
Bagi wisatawan yang sedang atau akan berkunjung ke Australia, jangan sampai melewatkan cantiknya keindahan tempat-tempat wisata di Gold Cost yang terletak di negara bagian Queensland ini.
Berikut beberapa pilihannya yang bisa dikunjungi di Gold Coast, Australia: 

1. Bertualang di daerah pedalaman Gold Coast

Sumber:angieisagirl.wordpress.com
Satu tempat wisata yang juga merupakan bagian dari budaya Gold Coast adalah berada di daerah pedalamannya. 
Di tempat ini, pengunjung dan wisatawan akan menemukan beberapa hutan hujan serta melihat dari dekat keindahan gunung berapi Gold Coast. 
Di hutan hujan pengunjung atau wisatawan dapat melihat sekitar sembilan jembatan gantung yang terbentang  di antara tempat-tempat yang berada di hutan hujan. 
Bahkan di dalam hutan ini pengunjung atau wisatawan dapat melihat langsung koala-koala dan memeluknya di Currumbin Wildlife Sanctuary. 

2. Menelisik Lahey's Canungra Tramway Tunnel
Tempat wisata alam lainnya yang bisa dikunjungi adalah Lahey's Canungra Tramway Tunnel. Pada masa lalu Lahey's Canungra Tramway Tunnel  sendiri merupakan sebuah  terowongan yang digunakan sebagai lintasan kereta api untuk mengirim barang. 
Nah, saat menelusuri terowongan ini kita bisa melihat langsung tentang sejarah perkembangan Queensland secara umum. Untuk bisa melakukan tur ini, pengunjung hanya perlu membayar sebesar 1.95 AUD.
Bagaimana cara untuk menuju tempat ini? Setelah berangkat dengan Air Asia dari Jakarta atau Bali dan sampai di Gold Coast, Queensland, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan dengan menaiki bus dari tempat bernama Slatyer Avenue menuju Nerang Bicentennial Centre. 
Nah, terakhir pengunjung atau wisatawan dapat naik taksi menuju ke Canungra untuk melihat langsung  Lahey's Canungra Tramway Tunnel
Sumber: blokeonbike.com

3. Wisata di tiga pantai Gold Coast

Sumber: oceanfit.com.au
Tentu saja, tempat wisata yang paling digemari adalah pantai. Gold Coast punya tiga pantai menarik untuk dinikmati, yaitu Pantai Burleigh, Pantai Kurrawa dan Pantai Coolangatta.
Ketiga pantai ini memiliki keunikannya tersendiri. Pantai Burleigh dan Pantai Kurrawa misalnya lebih banyak dikunjungi karena wisatawan menginginkan suasana pantai yang indah dan tenang. 
Sementara itu, pantai Coolangatta biasanya akan dituju oleh para peselancar karena ombaknya yang besar dan memberikan tantangan tersendiri dalam berselancar. 
Lalu, bagaimana cara mencapai tiga pantai di kawasan Gold coast ini? Jika wisatawan ingin berkunjung ke Pantai Burleigh, dari Kota Gold Coast, dapat menggunakan bus dari Broadbeach Stop menuju Burleigh Heads. 
Sementara itu, jika ingin berkunjung ke Pantai Kurrawa dapat menaiki transportasi benama Tram dari Northcliffe Station menuju ke Broadbeach North Station. 
Terakhir, bagi wisatawan yang ingin menikmati segarnya air laut dan ingin menjajal ombak di Pantai Kurrawa dapat menggunakan transportasi berupa bus Line 700 dari Surfers Paradise menuju ke Griffith Station. 

4. Piknik di Esplanade North Park

Sumber:flickr.com/infinity-club
Kegiatan wisata lainnya yang bisa kamu lakukan adalah melakukan piknik di Esplanade North Park dan wajib kamu coba begitu tiba di Gold Coast. 
Bersantai setelah melakukan perjalanan panjang dengan Air Asia, menikmati keindahan taman, juga bisa menikmat beberapa kegiatan gratis yang disediakan pengelola taman. Mulai dari barbeque hingga toilet serta playground dapat digunakan secara gratis.
Untuk mencapai tempat piknik ini sangat mudah. Pengunjung atau wisatawan bisa langsung naik bus dari  Southport menuju Bayview Street untuk bisa berpikinik ria di Esplanade North Park.