Wednesday, January 24, 2018

Camping Ground Parang Gombong atau Waduk Jatiluhur

Gak pernah ngebayangin kalau bakalan bisa mengunjungi tempat ini, dan nggak ngebayangin juga kalau ternyata viewnya sebagus ini, ya anggap aja ini rakumnya Purwakarta hehehehehe...

Selama ini gue cuman bisa memandang dari jauh, yang pertama dari Gunung Bongkok, Dan yang kedua dari Gunung Lembu, Namun hari ini gue bisa melihat dan menikmatinya secara langsung.

Camping Ground Parang Gombong

Waduk Jatiluhur adalah sebuah bendungan Sungai Citarum dengan luas daerah aliran sungai seluas 4.500 km2 dan merupakan terbesar di Indonesia yang dibangun sejak tahun 1957 oleh kontraktor asal  Prancis dengan potensi air yang tersedia  sebesar 12,9 milyar m².

Waduk Jatiluhur terletak di Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta.
Akses untuk menuju ke Waduk Jatiluhur kalian bisa melalui Jalan Tol Purbaleunyi (Purwakarta-Bandung-Cileunyi), dan keluar di Gerbang Tol Jatiluhur, tapi tergantung dari arah mana kalian berada, kalau arahnya dari Karawang, kalian bisa baca cerita ini sampai habis :)

Trip To Parang Gombong With Backpacker Karawang.
Semenjak tinggal di Cikarang sudah lama gue menanti-nantikan trip tipisnya Backpacker Karawang, Karena keseringan main ke Jakarta ternyata lumayan bikin katong cepat tipis juga hahaha.
Dan Alhamdulilah akhirnya trip yang gue tunggu-tunggu datang juga.

Trip ke Pasir Gombong dengan share cost 30.000/orang, awalnya gue gak peduli dengan destinasi wisatanya karena yang pertama kali gue lihat adalah share costnya yang murah meriah dan yang penting gue bisa jalan dan mendapat kebahagiaan.

Dan setelah sampai dilokasi gue baru sadar kalau tripnya adalah ke Waduk Jatiluhur yang ternyata mempunyai wisata yang dinamakan Parang Gombong, tapi gue yakin sepertinya orang-orang lebih familiar dengan waduk jatiluhurnya.

Perjalanan ke Parang Gombong dimulai dari sekretariat Backpacker Karawang sekitar pukul 14:00 WIB dan sampai lokasi sekitar pukul 16:30 WIB, rutenya mudah diingat dari Karawang tinggal lurus aja mengikuti jalan pantura Karawang sampai ketemu pertigaan ke arah Purwakarta kalian ambil kanan.... Luruuus terus, tipsnya kalau kalian belum pernah kesana perhatikan saja dengan jeli setiap ketemu petunjuk jalan.

Track sebelum sampai dilokasi sangat asik, nanjak, dan berkelok-kelok tapi juga harus hati-hati jangan sampai keluar jalur, pemandanganya indah, kalian akan melihat bangunan bendungan Jatiluhur dari belakang, kalian juga boleh ngebayangin seandainya tembok bendungan itu hancur, tapi semoga jangan sampai (amien), setelah.melewati jalanan nanjak nan berkelok-kelok, kalian akan menemukan sebuah keindahan, danau bak Ranukumbola dengan background gunung-gunung di belakangnya.

Ya, gue exited banget dapet pemandangan sebagus ini, karena sebelumnya memang belum terbayangkan, belum browsing-browsing dulu destinasi yang bakal gue datengin jadi pas tahu keindahanya gue langsung agak shock gitu...hehehe  Tapi seexcitednya gue, gue tetep cool dan mencoba tetep kalem, biar kegantengan gue gak hilang (padahal dalam hati pengin lari-larian)

Parang Gombong

Waduk Jatiluhur Purwakarta

Pemandangan Waduk Jatiluhur

Gimana?? Baguskaaan.... menurut gue ini tempat yang sangat cocok banget buat camping ground, atau camping ceria, karena lokasinya yang sangat luaas, dekat danau, pemandangan gunung yang indah, udara yang dinging, banyak pohon buat hammockan, dan juga banyak warung-warung yang stand by 24 jam.

Dan kegiatan malam selama camping kita adalah sebagai berikut:
16:30 - 17:00 - Mendirikan tenda
17:00 - 18:00 - Games
18:00 - 19 :30 - Ishoma
20:00 - 23:00 - Perkenalan, materi survival, penerbangan lampion

FYI ini adalah pertama kalinya gue nerbangin lampion, ternyata seru yah, ada tekhnik khusus supaya lampion bisa diterbangkan…hahaha

Penerbangan Lampion Backpaker Karawang di Parang Gombong

Ada beberapa peraturan yang disampaikan sama pihak setempat, yaitu untuk tidak bermain di danau, diatas jam 00:00 WIB tidak boleh terlalu berisik, tidak boleh sembarangan, dan tetap menjaga sopan santun.

Kesurupan di Waduk Jatiluhur
Kegiatan terjadwal sudah selesai, gue yang dari tadi menahan sakit kepala karena telat ketemu nasipun langsung melipir ke tenda untuk segera merebahkan diri, sedikit menyesal karena tadi dijalan gak beli makanan, tapi entah karena gue telat.makan atau tidak, seharusnya pas tadi gue makan ini kepala sudah tidak sakit lagi.

Mencoba untuk tidur tapi susah, banyak nyamuuuk, gelisaaahh... Bangun tidur, bangun tidur,bangun tidur, begitu seterusnya... sampai gue dikagetkan dengan jeritan temen yang masih pada ngumpul....

Gue yang masih nyut-nyutan enggan untuk mendekat, bacaan ayat kursi dan lantunan ayat-ayat kursi lainya terus diucapkan oleh salah satu dari kami, ada juga yang berasal dari hanphone.

"Ada apa ini"
“Keluariiin.....Keluariiin Kaaa....”
“Kakak pasti bisa....”

“Aing Macaaan…”

“Ini bukan penyakit.... Ini jin yang keluar.....”

Mendengar kata-kata itu gue langsung merinding... Dan seketika angin yang tadinya kencangpun tiba-tiba berhenti dan udara menjadi panas....

Astagaaa semoga ada yang bisa ngusir Jin diantara kami....

Gue pengin mendekat, penasan, tapi disisi lain gue takut terbawa suasana, gue takut jinnya pindah kebadan gue, secara tadi gue pipis sembarangan karena males ke toilet...

Maafkan akuu……

Setelah kurang lebih setengh jam, Alhamdulilah ceu Kokom sudah tidak muntah-muntah lagi, Dan jinnya sudah pergi, dan bisa ditenangkan.. hmmmm ada-ada saja

Tapi kejadian ini jadi pelajaran buat kita untuk tetap menjadi etika dan sopan santun ketika berada di wilayah orang, dan menyadarkan bahwa ada kehidupan lain disekitar kita, gue yakin bahwa yang terjadi hanya mereka ingin menunjukan saja bahwa mereka ada disana, soal mereka merasa terganggu atau tidak, sebelumnya kami sudah datang dengan permisi.

Dan intinya sampai menjelang pagi tidur gue gak nyenyak gara-gara nyamuk sialaan.... So buat kamu yang mau camp di Pasir Gombong jangan lupa bawa autan yang banyak....

Gue yang suka dengan kejadian-kejadian mistis besoknya langsung dengan cepat mewawancari sang korban, berdasarkan penuturan Ceu Kokom saat gue kepoin, dia bilang seperti ini :

"Saya juga blom pules banget tidur waktu itu,  cuma udh mulai lelah gitu.."

"Antara sadar dan gak sadar,  yang pasti dada saya NEK banget, ga tau saya tiba-tiba nangis kaya sakit banget dada,  mau melek susah banget,  padahal badan biasa aja,  ga merasa Nek, mual, atau masuk angin gitu,  cuma dingin biasa aja."

"Tiap perjalanan trip saya ga pernah mabok, sekalipun itu jauh,  kalau ngecamp paling dingin2 angin malem biasa ajh."

Selain Ceu Kokom, salah Satu dari kami juga bercerita kalau hampir saja tidak bisa menahan emosinya saat seseorang menceritakan tentang kesombongannya yang membuat dirinya pernah tersesat waktu mendaki di Gunung Rinjani, suasana kala itu memang bikin sedikit merinding dengan kisah-kisah mistis yang diceritakan saat dia tersesat selama 3 Hari.
Gue sendiri sebagai bagian dari anak bpj yang sebenarnya sudah tahu watak dari gadis ini, pun sedikit merasakan hal yang berbeda, Ihhh kok masih sombong aja si.

Aura waktu itu seperti tak suka dengan kesombongannya seseorang, bukan hanya gue, tapi temen disamping gue juga ngedumel sendiri tentang bagaimana jawaban tak logis yang disampaikan, ok saya kutip sedikit beberapa pertanyaan yang di jawab.

1. Pas kamu dinyatakan hilang, bagaimana dengan orang tua kamu, menyusul kesana nggak?
"Enggak, ngapain kesini??"

2. Kamu takut nggak pas tersesat?
"Enggak, ngapain takut?"

Jawaban simpel seperti itu dipemikiran gue seperti jawaban orang yang sangat keras hatinya, tapi di akhir cerita memang dituturkan kalau dia memang orang yang keras kepala dengan keinginanya.

Senam Pagi di Parang Gombong


Backpacker Karawang


Mitos dan Misteri di Waduk Jatiluhur
Tak heran jika Waduk Jatiluhur banyak menyimpan mitos dan misteri, secara bendungan yang merupakan terbesar di Indonesia ini pada saat pembangunanya boleh dibilang banyak menelan korban.

1. Mbah Jawer Penguasa Waduk Jatiluhur
Dikutip dari http://misteritua.blogspot.co.id mbah jawer adalah yang dipercayai sebagai penguasa waduk jatiluhur, konon diceritakan Mbah jawer adalah bayi yang mempunyai jawer yang dihanyutkan di sungai Citarum oleh ayah dan ibunya karena tidak mau menanggung malu mempunyai anak yang mempunyai jawer, bayi tersebut kemudian ditemukan oleh dedemit dari sungai citarum yang kemudian dipelihara.

2. Misteri Ikan Aligator
Menurut cerita yang beredar di Waduk Jatiluhur juga pernah ditemukan tiga ekor ikan aligator seberat 5,8, dan 15 Kg, namun ikan aligator ini mempunya ciri-ciri yang aneh dimana ia memiliki kepala seperti buaya, bergigi tajam, memiliki lidah, serta sisiknya menyerupai ular.

Nahh… bagaimana, serukan ceritanya hahaha semoga bisa sedikit menambah wawasn tentang Waduk Jatiluhur, perjalan kami ternyata belum selesai sampai disini, karena kita akan tracking ke Gunung  Hawur, nah bagaimana cerita dan serunya perjalanan nanjak ke Gunung Hawur kalian bisa follow blog ini biar dulu biar menjadi orang yang pertama mendapat pemberitahuan. hihihihi

Sumber foto dan referensi:
Backpacker Karawang
*https://id.wikipedia.org/wiki/Waduk_Jatiluhur
*http://misteritua.blogspot.co.id/2017/07/kisah-misteri-penguasa-waduk-jatiluhur.html
*http://misteriduniawi.blogspot.co.id/2013/09/misteri-ikan-aligator-di-waduk-jatiluhur.html

Jasa Buat  blog

7 komentar

Nah itu pelajaran, jika melakukan hal kegiatan di luar, setidaknya ada teman yang sakti. Agar bisa mengatasi hal-hal diluar nalar.
Ya setidaknya minta ijin atau doa sesepuh setempat.
Saya pernah ke saja, tapi lupa tahun berapa .

Jadi ingat waktu sekolah kalo membaca tulisan tentang camping..keren

Jadi ingat waktu kemping saat masih sekolah dulu..nice artikel

Iya mas....penginnya si gitu, ada temen yang bisa....

Waktu itu pernah survey ke Waduk Jatiluhur, pulang malem terus ujan. Sepanjang jalan masih serem sih menurut aku, walaupun baru tau mitos-mitosnya pas baca ini.

Btw "menjadi etika dan sopan santun ketika berada di wilayah orang"? Menjadi atau menjaga, Bang Zen?

Kalau malam, jalanan yg ke waduknya emang serem ntin, apalagi yg di penyucian mobil sama motor

Hi... terima kasih sudah berkomentar
- Jangan lupa Check Notif Me. Untuk informasi balasan.

For business inquiries
zainalmutakin.pml@gmail.com
EmoticonEmoticon