Tuesday, March 12, 2019

River Tubing Ngaprak Adventure Purwakarta With Backpaker Karawang

River Tubing adalah kegiatan menyusuri sungai dengan menggunakan ban dalam mobil, dimana satu ban untuk satu orang, hal ini menurut saya sangat memacu adrenalin, dimana dialiran sungai yang deras kamu harus bisa mengendalikan ban yang kalian pakai sendiri, dan ketika kalian terbalik atau terpisah dari banpun kalian harus berusaha menyelamatkan diri dengan sendiri. Seruuu kan....!!

River Tubing Ngaprak Adventure Purwakarta

Trip kali ini saya bersama Backpacker Karawang mencoba River Tubing di salah satu sungai di daerah Purwakarta yang dikenal dengan sungai Ciherang.

Perjalanan kami mulai sekitar pukul 06:30 dari Alfamidi Anggadita Klari, menggunakan sepeda motor sekitar ada 26 orang yang ikut, cewek – cowok. Perjalanan kurang lebih memakan waktu sekitar 2,5 jam, melewati jalan raya Purwakarta, yang intinya tinggal ngikutin guide yang sudah tau jalan kesana, sampailah kami di basecamp Ngaprak River Adventure. 

Ngaprak River terletak di kampung Tanjaknangsi, Desa Raharja, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta - Jawa barat tepatnya sebelum Situ Wanayasa.

Kami mengambil paket dengan jarak sekitar 4KM dan memakan waktu sekitar 2 jam.

“Kang nanti jalurnya ada yang tinggi nggak? Maksudnya nglewatin air terjun gitu*
“Ohh gak ada kang, tapi tracknya menantang kok, karena airnya deras”
“Oughhh berati bakal biasa aja” (sombong gumamku dalam hati)

Sebelum menuju kesungai kita semua dibekali dengan pelampung, helm, dan ban, dan berjalan kaki ke arah sungai Ciherang sekitar 10 menit. Sungai Ciherang kalau tidak salah adalah dua aliran sungai yang menyatu, jadi sebelum sampai ke sungai ciherang kita berhenti di jembatan salah satu sungai yang airnya mengalir menyatu dengan sungai Ciherang.

“Kang sungainya bukan ini kan?” tanyaku
“tidak kang”
“Ohhh kirain...?, jangan sungai ini ya kang arusnya kurang deras” sombongku kembali

Di jembatan inilah kita diberi arahan sama akang-akang yang akan menjadi guide kita, beberapa tips mereka berikan seperti tips biar perjalanan lancar dan tips saat terlepas dari ban.
Persiapan sebelum river tubing

River Tubing Backpaker Karawang

Tips yang pertama supaya kalian tidak terpisah dari ban, adalah harus bisa menjaga keseimbangan badan kalian, terdengar memang sangat mudah, tapi ketika sudah berada di arus yang deras dengan banyak bebatuan emosi kita sudah tidak terkontrol lagi, yang ada hanya ketakuan, takut kepala terbentur batu dan lain-lain, tetapi jika kalian sudah menanamkan rasa percaya bahwa semua alat yang kita pakai akan menjaga keamanan kita, kalian nanti akan merasa biasa saja, hal ini saya rasakan ketika sudah melewati beberapa aliran dan perjalanan sudah hampir kelar(sudah terbiasa)

Tips yang kedua saat kalian terlepas dari ban. Karena arus yang sangat deras kadang kita susah untuk menjaga keseimbangan kita, sehingga terpisahlah kita dari ban, sama-sama terhanyut oleh arus yang deras, kejadian seperti ini sangat menakutkan dan memalukan sekali huhuhu... jadi ketika pertama jalan baru beberapa menit melewati jalur yang deras saya terlepas dari ban, langsung panik dan tak terkontrol, namun setelah merasa pelampung dan helm yang kita pakai melindungi kita, lama lama jadi biasa, dan tipsnya ketika kalian terlepas dari ban adalah terlentang saja mengikuti arus seperti body rafting, dan setelah kalian berada di arus yang bisa kalian lawan kalian bisa berenang menyelamatkan diri.

“Baru segini saja sudah takut, padahal tadi gayanya pengin nglewatin arus yang tinggi dan deras :’( maafkan hambamu ya Allah...”

Setelah mendapat arahaan kalian akan berjalan menuju sungai ciherang, sungai yang arusnya deras, kalian akan melewati persawahan yang hijau kalau beruntung, pas disini jangan sampai kalian mendahului kang fotografer ya kalau mau difoto, karena sangkin semangatnya, saya berjalan dipaling depan bareng kang guide yang lain, disisi lain kang fotografernya masih dibelakang alhasil saya tidak punya foto yang dipersawahan nan hijau itu, tapi mungkin ini juga karma, karena pas dijembatan sembelum yang lain pada datang, saya sudah minta foto duluan sama kang fotografernya heuu... (karma tuhan berlaku)

Setelah semua berkumpul satu-satu mulai meluncur, dan disinilah pertama kalinya saya terjungkir hehehe tapi asli tracknya bikin ciut nyali :’( takut sama batu batuannya

Sepanjang menyusuri sungai ciherang banyak hal-hal menegangkan dan lucu, tegang kalau lihat arus yang deras penuh bebatuan dan lucu kalau lihat ada teman yang ban-nya nyangkut atau kebalik hehehe (senang kalau lihat teman kesusahan)

River Tubing Purwakarta

Founder Backpacker Karawang




Indro Backpacker Karawang


kurang lebih ada 4 ttitik pemberhentian untuk menunggu yang lain, karena banyaknya kendala di jalan dan demi kemanan kita bersama kita juga harus memastikan yang dibelakang juga aman, dan setelah melewati 4 titik tersebut selesailah sudah perjalanan menyesurui sungainya hiks hiks sedih banget, masih kurang 😭😭😭

pulangnya kita dijembut sama mobil bak dan setelah sampai di basecamp kita langsung disajikan makanan box, entahlah waktu itu makan serasa enak banget... ada yang merasakan hal yang sama (komen di bawah)

setelah semuanya selesai, mandi makan dan bersih-bersih kitapun langsung pulang, tetapi karena waktu itu langsung sore kita mampir dulu untuk makan lagi :D karena ke purwakarta kurang lengkap kalau tidak makan sate dulu hehehe
sembari menunggu makannya datang kami isi dengan perkenalan.

Kuliner Purwakarta

Tips Sebelum Main River Tubing

Selain tips keselamatan di atas, ada juga beberapa tips yang harus kalian cermati. Berdasarkan pengalaman main river tubing menggunakan sendal itu gak asik, malah yang ada nginjek batu jadi licin, selain itu terjadinya kerusakan pada sendal juga akan terjadi, beberapa temen banyak yang sendalnya jadi korban hahaha, selain tidak enak menggunakan sendal jika kalian menggunakan kacamata atau jam, sebaiknya jangan dibawa karena berdampak juga pada kerusakan, tapi kalau soal kacamata mungkin menjadi kegalauan sendiri, tetapi jika kalian masih ngotot memakai kacamata saat river tubing artinya kalian juga harus siap kalau kacamatanya hilang atau rusak.


Pesan dan Kesan

Menurut saya pengalaman ini sangat menyenangkan, meskipun sebelumnya sudah pernah tapi kali ini merasa lebih seru, terima kasih buat Backpacker Karawang, akang guides yang setia melindungi kami, kang fotografer yang baik hati, gak ngeluh ngefotoin kita, satu yang menjadi perhatian saya terkait kemanan yaitu tidak adanya safety untuk bagian dengkul padahal itu bagian yang sering kena batu. selain itu hikmah yang saya ambil adalah kita sebagai manusia tidak boleh sombong.




This Is The Newest Post

Hi... terima kasih sudah berkomentar
- Jangan lupa Check Notif Me. Untuk informasi balasan.

For business inquiries
zainalmutakin.pml@gmail.com
EmoticonEmoticon