Update Vaksin Corona dan Hikmah Dibalik Wabah

Tahun 2020 menjadi tahun yang berat yah, diawali dengan banjir dimana mana, terutama di wilayah Jakarta.

Dilanjut dengan wabah Covid-19 yang berhasil mendarat di Indonesia. 

Kepanikan langsung muncul tiba-tiba ketika diberitakan pasien pertama terpapar covid-19. Disusul pasien ke 2 dan semakin bertambah bertambah dan bertambah.

Polemik di pemerintahan terjadi menjadikan indonesia semakin ruwet... ruwet.. ruwet.. Karena belum setiap menghadapi wabah yang penularannya begitu cepat ini.

Disaat pemerintah menginstruksikan #janganpanik disuruh #StayHome dan menjaga imunitas tubuh, justru seketika itu imunitas gue langsung menurut drastis, gue kepikiran berat tentang apa yang akan terjadi pada kita semua?

Apakah sebagian populasi dari kita akan mengalami kemataian?

Apakah benar ada konspirasi global terkait adanya pandemi ini?

Apakah benar kita akan dikendalikan oleh elit global dengan vaksin covid-19

Semakin gue update berita yang ada gue semakin ketakutan... Fix no debat awal awal korona masuk ke Indonesia gue merasakan ketidaktenangan dalam hidup.

Kisah Covid-19 belum selesai, kembali terdengar isu yang diyakini umat islam bahwa di bulan ramadhan tepatnya hari jum'at tanggal 15 Ramadhan akan munculnya peristiwa dukhon, yaitu peristiwa  kabut asap yang gelap, tebal, tidak ada oksigen, dan teramat panas sehingga mengakibatkan bumi gelap gulita selama 40 hari 40 malam. 


Gue yang masih belum taubat, masih banyak melakukan maksiat semakin takut dengan keadaan dunia yang semakin memperlihatkan tanda-tandanya. Tapi anehnya gue masih menghiraukan hal itu, gue masih stay melakukan kejahatan, gue masih dengan PDnya akan diberi umur panjang. Gue masih PD tidak akan mengalami hal-hal yang buruk.

Sampai Akhirnya dokter melalui hasil labnya memfonis kalau gue punya  penyakit serius. Tamparan yang sangat keras. Gue gak mau terima tapi ini jelas kenyataan. 


"Dokter apakah saya bisa sembuh?" 

"Untuk saat ini belum ditemukan obatnya tapi masih bisa terapi dengan minum obat penenang setiap hari."

"Mas tidak usah takut, anggap saja ini titipan dari Tuhan yang harus mas jaga, demi masa depan mas, demi calon istri dan anak mas."


Begitulah Obrolan gue sama dokter melalui aplikasi Hallo Doc. 

Dimasa pandemi pelayanan online sangat banget diperlukan demi memutus mata rantai penyebaran covid-19, selain itu bisa lebih efisien, hemat waktu dan tenaga. 

Covid-19 memang memaksa kita semua untuk cepat beradaptasi dengan industri digital, kalau dulu mungkin hanya orang-orang tertentu saja yang tau kalau semuanya bisa dilakukan via daring, tapi sekarang seluruh lapisan masyarakat indonesia dipaksa harus tau melalui belajar mengajar yang dilakukan secara online selama masa pandemi covid-19.

Gue sangat yakin sekali rencana Tuhan jauh lebih baik, gue yakin habis gelap akan datang cahaya, gue yakin semua yang kita lewati di Tahun ini akan membuahkan sesuatu yang indah, seperti halnya penyakit yang Tuhan titipkan ke gue. Mungkin gue belum sadar kalau itu semua tidak terjadi padaku. 

Ilustrasi vaksin Covid-19(SHUTTERSTOCK/solarseven)

Kabar baik Alhamdulillah sekarang sudah ada update terbaru terkait vaksin corona dan pak presiden sendiri dan para mentri orang yang pertama akan menggunakannya, gue berharap setelah ini kita akan kembali normal lagi. Pasti kalian juga udah tidak sabarkan, dan sudah muak dengan peraturan new normal yang lumayan meribetkan saat kita mau travelling dan cukup memakan biaya juga. 

Sebagi orang yang mempunyai penyakit khusus, sayapun bertanya tanya? Bagaimana reaksinya jika seorang dengan penderita penyakit terkena covid-19 atau vaksin corona? 

Konsultasi dengan dokter di Halo Doc Alhamdulillah bisa menjawab pertanyaan dan menenangkan keresahan saya, daripada browsing yang belum jelas sumbernya. 

Update Vaksin Corona dan Hikmah Dibalik Wabah